Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Aksara Swara

2 min read

Aksara Swara

Aksara Swara – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Aksara Swara, yuk lihat penjelasannya dibawah ini:


Aksara Swara


Aksara Jawa merupakan turunan dari tipe aksara Brahmi. Tipe aksara ini memanglah telah lama digunakan pada bermacam-macam daerah dikalangan Nusantara.

Di antara daerah yang memakai tipe aksara ini merupakan Pulau Jawa, Makasar, Sunda, Melayu, Sasak dan umum dipakai buat penyusunan jenis karya sastra yang memakai bahasa Jawa.

Buat awal mula pemakaian dari aksara Jawa sendiri telah lumayan lama apalagi seak abad ke 17 Masehi pada masa berdirinya kerajaan Mataram Islam.

Pada masa tersebut pula diresmikan abjad Hanacaraka ataupun carakan yang diketahui sampai hari ini.

Setelah itu di abad 19 Masehi barulah aksara Jawa dibuat dalam wujud cetakan. Aksara Jawa sesungguhnya ialah gabungan dari aksara Abugida serta pula aksara Kawi.

Bersumber pada struktur dari masing-masing huruf yang paling tidak mewakili 2 buah dari abjad aksara di dalam wujud huruf latinnya.

Perihal inilah yang jadi fakta kalau aksara Jawa memanglah ialah gabungan dari kedua aksara yang disebutkan itu.

Di antara contohnya merupakan Ha yang jadi perwakilan dari huruf H serta pula A. Kedua suku kata yang dapat dibilang utuh dibanding dengan kata Hari.

Setelah itu aksara Na yang ialah gabungan dari huruf N serta A. Ini pula jadi suku kata yang utuh dibanding dengan kata Nabi.

Oleh sebab itu, cacah huruf yang ada pada suatu penyusunan kata yang disingkat apabila dibanding dengan tata cara menulis dalam wujud aksara latin.

Sebagaimana tipe aksara Hindi, dalam wujud yang orisinil, tata cara buat menulis aksara Jawa ialah Jawa Hanacaraka merupakan dengan metode menggantung ataupun diberi garis di sisi dasar.

Kemudian, dari waktu ke waktu bersamaan dengan berjalannya waktu ada modifikasi, tepatnya di jaman modern dimana para guru mengarahkan Hanacaraka dengan penyusunan aksara yang terletak di atas garis.

Aksara Swara


Akasara Swara

Aksara Swara memiliki fungsi buat menuliskan aksara vokal yang jadi suku kata, paling utama yang berasal dari bahasa asing, buat mempertegas pelafalannya.

Tidak semacam aksara carakan, pada aksara Swara ini tidak dilengkapi dengan wujud pendamping.

Wujud Aksara Swara dapat dilihat pada tabel berikut ini. Penyusunan Aksara Swara, memiliki aturan-aturan bagaikan berikut:

  • Aksara swara tidak dapat dijadikan sebagai aksara pendamping.
  • Jika aksara swara menemukan sigegan (konsonan di akhir kosa kata sebelum nya), makaa sigegan itu wajib di nonaktifkan oleh pangkon.
  • Aksara swara bisa dikasih sandangan wignyan, layar, cecak, suku, wulu serta yang lain.

Buat memperjelas ketentuan penyusunan tersebut, contoh berikut bisa digunakan acuan dalam pemakaian Aksara Swara.

Aksara Swara


Fungsi Aksara Swara

Aksara Swara sebagai mana aksara Murda mempunyai fungsi serta pula ke gunaan tertentu.

Aksara Swara di penyusunan Hanacaraka dipakai buat menuliskan aksara vokal yang jadi suku kata, paling utama yang berasal dari bahasa asing, kegunaan mempertegas pelafalannya.

Aksara Swara 2

Wujud Aksara Swara

  • Aksara Swara tidak semacam aksara-aksara pada yang lain. Aksara ini tidak dilengkapi dengan wujud pasangan
  • Aksara swara tidak dapat dijadikan bagaikan aksara pendamping.
  • Jika aksara swara menemukan sigegan (konsonan diakhir kosa kata sebelumnya), Jadi sigegan itu wajib dinonaktifkan oleh pangkon.
  • Aksara swara dapat diberikan sandangan wignyan, layar, suku, cecak, wulu serta yang lain.

Baca Juga : Translate Bahasa Jawa


Aksara Rekan

Diakui, wujud dari huruf yang terdapat di Hanacaraka tidak bisa penuhi kebutuhan dengan menulis perkata dari mancanegara.

Maka dari itu dibuatlah, aksara rekan dikala dalam perkembangannya, lebih dipengaruhi oleh bahasa Arab serta pula beerfungsi buat menulis kepribadian konsonan dalam perkata asing yang dipertahankan semacam kata aslinya.

Dalam Hanacaraka Aksara Rekan mempunyai 5 wujud, yang seluruhnya mempunyai wujud pendamping. Wujud aksara serta pendamping ditampilkan di sebelah kanan:

Didalam penulisanya, aksara Mitra serta pasanganya mempunyai ketentuan sebagai berikut:

  • Aksara Rekan dapat jadi pasangan
  • Aksara Rekan bisa diberikan pasangan
  • Aksara Rekan pula bisa diberikan sandangan yang sama semacam yang dipunyai Aksara Hanacaraka.

Dalam penulisanya Aksara Swara digunakan kala menulis vokal yang ialah suku kata, paling utama yang dari bahasa asing, buat menguatkan pengucapan.

Aturan Penulisan Aksara Swara

  • Aksara Swara tidak bisa digunakan bagaikan aksara pasangan
  • Kala aksara swara berjumpa sigegan (konsonan di akhir suku kata sebelumnya), maka sigegan wajib dimatikan dengan pangkon.
  • Aksara swara bisa menerima wignyan, kadal, suku, wulu, serta perkataan lainnya

Baca Juga : Landasan Teori


Perbandingan Aksara Murda serta Aksara Swara

Aksara Murda serta Swara merupakan huruf spesial dalam kepribadian Jawa, buat kepribadian Murda cuma terdapat 8 kepribadian, ialah Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Nya, Ga serta Ba.

Sebaliknya buat Aksara Swara terdapat 5 kepribadian antara lain, A, I, U, E serta O.

Kegunaan dari kedua Aksara cuma digunakan buat penulisan nama kepribadian/tokoh berarti ataupun tempat/daerah yang populer/besar.

Sebaliknya buat penyusunan Aksara Swara serta Murda cuma dibagian depan, ataupun pula dapat buat totalitas kata.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Aksara Swara, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Aksara Swara Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca