Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh

3 min read

Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh

Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Arti Referensi, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh


Pengertian Referensi

Referensi merupakan suatu yang dipakai dalam pemberian informasi untuk menguatkan statment dengan tegas. Ataupun kita kenal pula dengan “rujukan”.

Referensi memkai faktual ataupun non faktual. Referrensi faktual terdiri atas statistik contoh, kesaksian, dan objek faktual.

Referensi dapat berrupa bentuk bukti, nilai-nilai, dan kredibilitas. Sumber materi Referensi yakni tempat materi itu ditemui.


Jenis-jenis Referensi

Materi Referensi faktual dan non faktual bisa jadi ada pada 3 wujud berikut ini:

  • Bukti semacam, statistik, contoh-contoh serta kesakisan
  • Nilai-nilai yang dipakai oleh orang yang menerima argumentasi (orang banyak)
  • Kredibilitas pemberi informasi. Semacam orang pemberi informasi mungkin menuju pada pengalamannya sendiri untuk bisa meyakinkan pendengarnya kalau ia yakni orang yang berbicara.

Karya Referensi

Karya Referensi ialah wujud tertentu dari publikasi ataupun novel ilmiah yang dapat dipakai untuk dasar ataupun gagasan statment melalui fakta-fakta yang telah terbukti.

Karya Referensi dapat pula berbentuk dokumen eletronik maupun fisik. Tidak hanya itu pula buku cetak dan publikasi hasil dari belajar.

Karya dokumnetasi fisik kerap digunakan yakni kamus, ensiklopedia, almanak, tesaurus, harian ilmiah, katalog, naskah otentik dan atlas.

Sebaliknya informasi dari dokumen elektronik berbentuk DVD, CD-ROM, informasi rekaman, program aplikasi, maupun internet.

Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh


Tujuan Membuat Referensi

Pada dasarnya ada beberapa tujuan meningkatkan Referensi dalam suatu tulisan. Mengacu pada makna rujukan di atas, ada pula beberapa tujuan membuat Referensi merupakan sebagai berikut:

  • Menguatkan Statment ataupun Argumentasi

Umumnya suatu data yang di informasikan, baik lewat statment ataupun tulisan, memerlukan referensi buat menguatkan statment tersebut.

Dengan terdapatnya Referensi, maka suatu statment ataupun argumentasi mempunyai landasan serta dasar yang kuat sehingga bisa dianggap sebagai statment yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Menjauhi Plagiarisme

Tiap karya seseorang (harian, riset, serta yang lain) ialah hak kekayaan intelektual dari penulis tersebut.

Saat seseorang memakai data dari hasil karya orang lain, maka dia wajib mencantumkan sumber referensi tulisannya tersebut supaya tidak dianggap sebagai pelaku plagiat.

  • Wujud Penghargaan Karya Orang Lain

Para penulis serta periset sudah menghabiskan waktu, pikiran, serta tenaga dalam membuat suatu karya.

Oleh sebab itu, telah sepantasnya pihak-pihak yang memakai hasil karya orang lain menarangkan dari mana sumber referensi sebagai wujud penghargaan.

  • Menaikkan Data Untuk Pembaca

Tujuan lain meningkatkan Referensi di dalam tulisan merupakan buat memberikan informasi lebih dalam kepada pembaca mengenai suatu topik.

Dengan adanya rujukan, maka pembaca bisa menggali informasi lebih jauh mengenai topik yang dibahas.


Metode Membuat Referensi

Berikut ini ada beberapa metode membuat Referensi, terdiri atas:

  • Suatu catatan Referensi cuma berisi buku, postingan, halaman website serta yang lain yang dilansir dalam teks dokumen. Catatan pustaka mencakup seluruh sumber konsultasi buat melatar belakangi ataupun teks lebih lanjut.
  • Catatan rujukan disusun menurut abjad oleh penulis. Bila isi butir tidak mencantumkan pengarang, perihal ini dilansir dengan judul, serta tercantum dalam catatan alfabet memakai kata signifikan awal dari judul.
  • Bila Kamu mempunyai lebih dari satu butir dengan penulis yang sama, susun butir urutan waktunya, diawali dengan publikasi terkini.
  • Tiap rujukan muncul pada baris baru.
  • Tidak ada indentasi dariReferensi.
  • Tidak ada penomoran dari Referensi.

Penelusuran Referensi

Penelusuran Referensi meliputi:

  • Tahapan penetapan segi penelusuran,
  • Tahapan mendatangi sumber Referensi,
  • Identifikasi sumber Referensi,
  • Menelaah sumber Referensi,
  • Kompilasi sumber Referensi.

Penelusuran literatur ataupun pustaka membutuhkan suatu arahan serta fokus. Langkah awal merupakan mengenali bidang kajian yang cocok serta sekalian tercantum deskriptornya.

Langkah selanjutnya merupakan menelusuri judul-judul serta abstrak yang relevan. Penelusuran yang baik mencakup 3 jenis dokumen, ialah:

  • Artikel-artikel yang diterbitkan,
  • Artikel-artikel yang tidak diterbitkan,
  • Disertasi ataupun tesis

Diantara 3 dokumen penting ialah artikel-artikel harian, disertasi ataupun tesis, serta laporan tidak diterbitkan (laporan riset).

Artikel-artikel harian ialah sangat ringkas serta secara teknis sangat baik sebab terdapatnya tuntutan yang amat besar dari harian yang hendak diterbitkan.

Dalam mengkaji bahan pustaka kita bisa melakukan dengan metode mengenali sumber ataupun bahan yang relevan dengan permasalahan riset, mencari judul-judul hasil riset yang relevan.

Memilih serta memilih sumber pustaka yang sangat relevan dari hasil riset, menyusun bahan pustaka mana yang sangat cocok buat menunjang riset, menuliskan bagian kajian literatur, serta menyusun bahan acuan.


Sumber Referensi

Berikut ini ada beberapa sumber referens, terdiri atas:

  • Memesan

Buku merupakan sumber Referensi yang sangat kerap digunakan serta sangat direkomendasikan buat menulis.

Tidak hanya buku sumber rujukan, dianjurkan buat memakai buku-buku terbitan terkini sehingga teori yang dilansir merupakan teori yang diperbarui ataupun penyesuaian serta penyempurnaan teori tadinya.

  • Pesan Berita/Majalah

Pesan berita ataupun majalah sebagai rujukan tidak sering digunakan, sebab susah buat menciptakan teori ataupun alasan yang relevan dengan tulisan.

Tidak hanya itu, pesan berita serta majalah tidak sering ditaruh buat waktu yang lama ataupun dirancang buat ditaruh semacam novel di bibliotek.

  • Jurnal

Harian riset pula bisa digunakan sebagai rujukan, baik harian cetak ataupun online.

  • Internet

Sumber Referensi di Internet bisa digunakan dengan memikirkan kredibilitas web yang digunakan sebagai bahan Referensi.

Umumnya, pemakaian sumber dari Internet terbatas dalam penyusunan postingan ilmiah tertentu, sebab tulisan yang diambil dari Internet lewat web website ataupun web biasanya ditulis oleh para ahli yang tidak bisa penuhi standar ilmuwan.

Walaupun bisa digunakan sebagai bahan rujukan, biasanya jumlahnya sangat terbatas serta pula sangat ketat dalam pemilihan posisi.


Contoh Referensi

  • Smith, J.(2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.
  • Smith, J.(2005b). Dutch Citing Practices. The Hague: Holland Research Foundation.

Dalam Menuliskan Kota Tempat diTerbitkan, Kota Yang sudah Dikenal Secara Internasional (Semacam London Maupun pula New York) itu Dikutip Hanya Kotanya Saja.

Apabila Kotanya itu Kurang Dikenal Secara Internasional, Negaranya (Maupun pula Provinsi Buat Indonesia) Pula Disertakan.

Contoh Dari Referensi Jurnal

  • Smith, John Maynard.(1998). The Origin Of Altruism. Nature 393:639–40.

Postingan pada Pesan Kabar Biasanya itu Dikutip Dalam Teks Namun Dihilangkan didalam Bagian “Catatan Referensi”. Contoh Pengutipan Pesan Kabar Formal ialah:

  • Bowcott, O. (2005,18 October). “Protests Halt Online Auction To Shoot Stag”, The Guardian. Diakses 7 Februari 2006.

Apabila Publikasinya Offline:

  • Bowcott, O. (18 Oktober 2005). Protests Halt Online Auction To Shoot Stag. The Guardian.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Arti Referensi, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Arti Referensi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Sumber Dan Contoh Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca