Bentuk Dan Cara Membuat Patung

3 min read

Rumusguru.com – Bentuk Dan Cara Membuat Patung merupakan metode yang digunakan oleh pengrajin dengan keterampilan khusus dalam seni memahat atau membentuk. Dalam hal ini umumnya menggunakan berbagai bahan yang terdiri Plastis dan Keras.

Untuk ulasan lengkap mengenai Bentuk Dan Cara Membuat Patung, dapat Anda simak dalam pembahasan kami kali ini. Berikut sajiannya:

Pengertian Patung Bentuk Dan Cara Membuat Patung

 

 

Patung adalah benda buatan manusia tiga dimensi dan paling dikenal sebagai seni. Orang-orang yang membuat karya seni jenis ini disebut pematung. Tujuan pembuatan patung adalah untuk menciptakan karya seni yang bisa dibuat selama mungkin.

Patung sering dibuat dari bahan yang tahan lama dan murah, terutama tembaga dan batu seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang-kadang, meskipun langka, logam mulia, seperti emas, perak, giok, dan gading, digunakan.

Bahan-bahan yang terkenal dan murah digunakan secara eksternal, termasuk kayu, gerabah dan logam. Material manufaktur seperti resin juga digunakan untuk ketahanan dan harga yang murah. Di masa lalu, patung digunakan sebagai simbol dewa atau dewa. Tapi saat pikiran manusia menjadi jernih, patung tidak lagi dijadikan berhala, melainkan hanya seni.

Bentuk Dan Cara Membuat Patung

Ada beberapa bahan yang sering digunakan untuk Bentuk Dan Cara Membuat Patung, seperti berikut ini:

1. Bahan Padat/ Keras

Salah satu bahan yang digunakan untuk membuat patung adalah benda padat, dapat berupa: kayu, batu atau andesit, logam, gading, tulang dan tanduk. Cara pembuatan patung dari bahan tersebut adalah dengan menggunakan metode pahat, kecuali perkakas yang terbuat dari logam.

Sedangkan untuk membuat patung dari bahan padat seperti tembaga, tembaga, emas, perak, tembaga, dan besi dapat dilakukan pada dengan merotde pembuatan, peleburan, dan pengelasan.

2. Bahan Plastis/ Lembut

Bahan lembut yang dapat digunakan untuk membuat patung antara lain tanah liat, semen, plastik, lilin, bubur kertas, sabun dan plester. Gambar yang terbuat dari plastik dapat dibuat dengan menggunakan seni, memotong, mencetak, menyalin, merekatkan, memutar dan pelat.

Bentuk Patung

Ada beberapa Bentuk Dan Cara Membuat Patung, yaitu sebagai berikut:

  • Kop adalah pembuatan patung bagian kepala saja.
  • Buste adalah pembuatan patung bagian dada serta kepala.
  • Torso adalah pembuatan patung bagian badan utuh.

Cara Membuat Patung

Pematung ahli dapat mendesain patung dengan menggunakan berbagai teknik, tergantung pada keterampilan dan kemampuan para ahli. bagaimana Bentuk Dan Cara Membuat Patung? lihat penjelasannya:

I. Metode Cor

Metode pengecoran merupakan metode yang digunakan untuk bahan cair. Sebelum pengecoran, pematung mulai membentuk cetakan. Untuk menghasilkan cetakan, pematung harus menghasilkan gambar dari patung dan bentuk yang benar.

Bahan yang digunakan berbeda dengan yang digunakan untuk membuat cetakan misalnya seperti: jika bahan yang digunakan untuk membuat patung ini adalah logam. Makanya, bahan yang digunakan untuk membuat cetakan adalah plester atau tanah liat.

Saat membuat cetakan harus diingat bahwa tidak perlu menutup satu bagian dengan yang lain. Ada dua jenis cetakan, metode pembuatan gambar menggunakan bivalve dan a cire perdue

  • Bivalve adalah proses pembuatan untuk mendapatkan banyak hasil dengan cara yang persis sama.
  • Metode a cire perdue hanya digunakan satu, cetakan biasanya terbuat dari bahan yang mudah pecah seperti tanah liat.

II. Metode Modeling

Proses Modeling merupakan metode pembentukan dengan cara meremas, dan membentuk bentuk yang diinginkan. Bahan untuk membuat seperti lilin, plastisin, tanah liat, dan bubur kertas.

III. Metode Menempel/ Konstuktif

Teknik menempel merupakan metode pembuatan patung dengan cara menempelkan satu bagian ke bagian lainnya, yang secara bertahap dibuat menjadi patung yang indah. Bahan yang digunakan bisa bermacam-macam, mulai dari tanah liat, lilin, logam dan pulp.

Patung Berdasarkan Bentuk

Bergantung pada bentuknya, patung dibagi menjadi dua kelompok, sebagai berikut:

  • Realis / Figuratif = Bentuk patung jenis ini dibuat dan meniru bentuk yang ada dalam kehidupan nyata. Contohnya seperti bentuk manusia, hewan atau tumbuhan yang menyerupai aslinya.
  • Imajinatif/ Non Figuratif = Ptung bentuk ini bentuknya mungkin tidak sama dengan bentuk aslinya. Karya seni biasanya hanya menampilkan garis, kurva, atau bagian lain dari objek.

Patung Berdasarkan Jenis

Bergantung pada warnanya, patung dibagi menjadi dua kategori:

  • Zonde Bosse = Merupakan model yang berdiri sendiri dan tidak berdiri di satu sisi.
  • Relief = Adalah patung yang menempel di dinding. Patung ini biasanya berkaitan dengan peristiwa dalam sebuah cerita.

Sejarah Patung

Ada berbagai patung di berbagai belahan Asia, baik Hindu maupun Budha. Banyak patung Hindu di Kamboja telah dilestarikan di Angkor. Di Thailand, banyak patung dipersembahkan untuk Sang Buddha.

Di Indonesia, patung relief Hindu dapat ditemukan di situs Candi Prambanan dan di berbagai lokasi di pulau Bali. Sedangkan pengaruh Budha ada di Candi Borobudur. Di India, patung tersebut pertama kali ditemukan pada Peradaban Lembah Indus (3300-1700) SM.

Ini adalah salah satu contoh patung paling awal di dunia. Belakangan, seiring berkembangnya Hinduisme, Budha, dan Jainisme, India mengembangkan ukiran perunggu dan batu yang rumit, seperti yang ditemukan di kuil Hindu, Jain, dan Buddha.

Patung yang ditemukan di Republik Rakyat Cina berasal dari sekitar 10.000 SM. Banyak patung Cina yang dipajang di museum sejak sejumlah barang antik, garis Zhou (1066-221 SM) menghasilkan sejumlah kapal berdekorasi rumit dari bejana perunggu.

Dinasti Qin (221-206 SM) dikenal dengan patung terakota. Dinasti Han (206 SM – 220 M) adalah patung yang kuat dan mengesankan. Gambar paling awal dari Buddha ditemukan pada masa pemerintahan tiga kerajaan (abad ketiga).

Diperkirakan bahwa tahun-tahun keemasan di Tiongkok dan periode Dinasti Tang, selama perang saudara, ornamen dekoratif dibuat semakin banyak dan dikirim ke perang. Belakangan, pada akhir Dinasti Ming (akhir abad ke-17).

Ada banyak sekali patung di Jepang, seringkali di bawah arahan pemerintah. Banyak patung di Jepang yang dikaitkan dengan agama, dan seiring dengan menurunnya peran Buddha, begitu pula jenis objeknya. Selama periode Kofun, patung haniwa dari tanah ditempatkan di depan makam.

Di dalam Konda di Horyu adalah Shaka Trinity (623), patung Buddha dengan dua bodhisattva dan patung Raja Penjaga di empat sisi. Sebuah patung kayu (abad ke-9) yang menggambarkan Shakyamuni, patung Buddha, dekorasi di Muro-ji, dan potret patung Heian, dengan tubuh yang berat dan kerudung yang dilapisi dengan hompa-shiki , serta wajah yang tampak besar dan keluar.

Fungsi Dari Berbagai Jenis Patung

  • Patung Seni berfungsi untuk dijadikan titik dalam membuat ornamen yang menyampaikan pesan dan bentuk.
  • Patung Kerajinan berfungsi untuk dijual, karena dirancang oleh pengrajin dan menghasilkan banyak uang
  • Patung Religius berfungsi untuk pemujaan lain dan memiliki makna religius bagi umat beragama lainnya.
  • Patung Arsitektur berfungsi untuk mendukung konstruksi bangunan.
  • Patung Dekorasi berfungsi untuk mendekorasi rumah atau area taman, dan taman bermain.
  • Patung Monumen berfungsi untuk mengenang peristiwa masa lalu.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kali ini dari https://rumusguru.com/ tentang Bentuk Dan Cara Membuat Patung yang telah secara rinci kami bagikan untuk Anda yang membutuhkan referensi terkait ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Bentuk Dan Cara Membuat Patung Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca