Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !

Contoh Prasasti di Indonesia

2 min read

Contoh Prasasti

Contoh Prasasti di Indonesia – Prasasti Kutai berbentuk monumen atau sansekerta dalam bahasa Sansekerta dan Pallava. Lebih lengkapnya simak saja langsung penjelasan kami mengenai Materi Makalah Contoh Prasati di Indonesia Lengkap di bawah ini.

Prasasti Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai terletak di sekitar Sungai Mahakam di Kalimantan Timur. Menurut prasasti yang ditemukan, Kutai adalah kerajaan tertua di Indonesia.

Prasasti Kutai berbentuk monumen atau sansekerta dalam bahasa Sansekerta dan Pallava. Dalam salah satu prasasti, nama-nama raja seperti Kudungga, Aswawarman dan Mulawarman disebut-sebut sebagai upacara peringatan.

Dilihat dari gaya / bentuk tulisan di Yupa, prasasti diduga dibuat pada abad ke 5 Masehi. Raja Kutai yang termasyhur adalah Mulawarman, sebagai berikut dari salah satu Yupa yakni ialah:

“Maharaja Kudungga yang paling mulia memiliki seorang putra terkenal bernama Aswawarman”.

Dia memiliki tiga putra yang seperti api. Terkemuka di antara ketiga putranya adalah Mulawarman, raja besar yang berbudi luhur, kuat, dan kuat, yang melakukan begitu banyak upacara pengorbanan emas dan mengingat upacara pengorbanan yang mendirikan tugu peringatan ini.

Ia sering disamakan dengan Ansuman, dewa matahari. Diketahui bahwa Raja Mulawarman sangat dekat dengan rakyatnya. Dia juga memiliki hubungan yang baik dengan para Brahmana yang datang ke Kutai.

Dikatakan bahwa Raja Mulawarman sangat bermurah hati. Dia memberi sedekah minyak dan lampu. Dia juga memberi Brahmana 20.000 ekor sapi di sebuah tempat bernama Wafrakeswara.

Wafrakeswara adalah tempat suci untuk menyembah Dewa Siwa. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa Raja Mulawarman berpegang teguh pada Siwa Hindu.

Ukuran sedekah Raja Mulawarman menunjukkan bahwa masyarakat di Kutai baik-baik saja. Kekayaan ini didukung oleh peran yang besar.

Kerajaan Kutai dalam pengiriman dan perdagangan dunia. Ini karena lokasi Kutai yang sangat strategis, yang terletak di jalur perdagangan utama Cina dan India.

Baca Juga : Hasil Kebudayaan Mesolitikum

Prasasti Kerajaan Tarumanagara

Kerajaan Tarumanagara terletak di daerah Bogor, Jawa Barat. Keberadaan kerajaan tertua di Jawa, didukung oleh berbagai prasasti, seperti:

1. Prasasti Ciaruteun / Ciampea (Bogor)

Prasasti Ciaruteun ditemukan di dekat Muara Cisadane. Prasasti itu ditulis di atas batu besar dan dilengkapi dengan dua jejak kaki

Terjemahan dari prasasti tersebut yaitu : Ini adalah bekas kaki dewa Wisnu, kaki Yang Mulia Purnawarman, raja Taruma yang berani di dunia.

2. Prasasti Kebon Kopi (Bogor0

Prasasti ini ditemukan di Cibungbulang, Bogor. Dalam prasasti ini adalah gambar dua telapak tangan gajah, yang disamakan dengan telapak tangan Airawata (kendaraan gajah Dewa Wisnu)

Terjemahan dari prasasti tersebut adalah : Inilah sepasang dua sol … yang seperti Airawata, penguasa agung Taruma (Yang) agung dan … kejayaan

Isi prasasti tidak dapat dibaca sepenuhnya karena ada bagian skrip yang sudah usang.

3. Prasasti Tu g u (Cilincing, Jakarta)

Prasasti ini ditemukan di Desa Tugu, Cilincing, Jakarta Utara. Prasasti ini adalah prasasti Tarumanagara terpanjang dan paling penting. Isinya termasuk penggalian kanal di sepanjang Tumbak 6112 (sekitar 11 km) bernama Gomati.

Penggalian itu dilakukan pada tahun ke-22 masa pemerintahan Raja Purnawarman. Pekerjaan penggalian selesai dalam 21 hari. Pada akhirnya, suatu keselamatan terjadi dimana raja memberi para brahmana 1000 sapi.

Selain itu, prasasti monumen menyebutkan penggalian sungai yang disebut Candrabaga.

4. Prasasti Jambu (Leuwiliang)

Prasasti ini berhasil ditemukan di Bukit Koleangkak, termasuk di perkebunan Jambu, sekitar 30 km barat Bogor.

Prasasti ini berisi sanjungan, kebesaran dan keberanian Raja Purnawarman.

5. Prasasti Lebak (Banten)

Prasasti Lebak ditemukan pada tahun 1947. Ini hanya terdiri dari dua baris. Gaya penulisan mirip dengan tulisan pada monumen. Isinya memuji kebesaran dan keagungan Raja Purnawarman.

Sumber prasasti Tarumanagara diberikan dalam bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa. Salah satu prasasti menunjukkan bahwa raja Tarumanegara yang terkenal adalah Purnawarman.

Seperti yang dinyatakan dalam prasasti Ciaruteun, yang berbunyi: “Ini adalah dua jejak kaki Raja Purnawarman, raja tanah Taruma, raja yang gagah dan juga berani

6. Prasasti Muara Cianten (Bogor)

Prasasti ini ditulis dalam bentuk ikal dan tidak dapat dibaca.

Baca Juga : Faktor Urbanisasi di Indonesia

Prasasti Kerajaan Sriwijaya

Prasasti yang berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya adalah:

1. Prasasti Kedukan Bukit

Isi prasasti ini menyatakan bahwa Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci (Sidhayarta) dengan menggunakan perahu, membawa serta 2.000 orang. Selama perjalanan ia berhasil menaklukkan beberapa daerah.

2. Prasasti Talang Tuwo

Isi prasasti menyatakan bahwa taman yang disebut Srikseer telah dibuat. Taman ini diciptakan oleh Dapunta Hyang untuk kemakmuran semua makhluk.

3. Prasasti Telaga Batu

Isi prasasti adalah kutukan bagi orang-orang yang melakukan kejahatan dan tidak mematuhi perintah raja

4. Prasasti Kota Dapur

Isi prasasti tersebut menunjukkan upaya kerajaan Sriwijaya untuk menaklukkan Jawa, yang tidak setia kepada Sriwijaya.

5. Karang Berahi

Isi kedua prasasti itu menunjukkan permintaan para dewa untuk menjaga kerajaan Sriwijaya dan menghukum siapa pun yang berniat jahat.

Sebutkan contoh Prasasti Kerajaan Sriwijaya?

1. Prasasti Kedukan Bukit
2. Prasasti Talang Tuwo
3. Prasasti Telaga Batu
4. Prasasti Kota Dapur
5. Karang Berahi

Sebutkan contoh Prasasti Kerajaan Tarumanagara?

1. Prasasti Kedukan Bukit
2. Prasasti Talang Tuwo
3. Prasasti Telaga Batu
4. Prasasti Kota Dapur
5. Karang Berahi

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Contoh Prasasti di Indonesia Lengkap. Baca juga Bagian-Bagian Matahari. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !
Contoh Prasasti di Indonesia Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca