Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Contoh Soal Psikotes

14 min read

Contoh Soal Psikotes

Contoh Soal Psikotes – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Contoh Soal Psikotes, yuk lihat penjelasannya dibawah ini:


Contoh Soal Psikotes


Tes psikologi merupakan salah satu tahapan seleksi pekerjaan yang sering digunakan untuk merekrut karyawan.

Tes psikologi pada dasarnya bertujuan untuk memahami sikap, kepribadian, minat, dan kecenderungan kecerdasan seseorang.

Hasil psikotes akan jadi referensi untuk memastikan apakah seseorang mencapai standar yang diharapkan oleh perusahaan atau tidak.

Terdapat beberapa jenis psikotes yang sering muncul saat perekrutan kerja.

Beberapa dari mereka tidak menekankan benar atau salah dalam jawaban mereka karena menunjuk pada aspek kepribadian manusia, selain kecerdasan.

Contoh Soal Psikotes


Jenis Tes Psikologi dan Tujuannya

Sebelum membahas contoh soal Psikologi Tes, hal yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah macam-macam tes Psikologi.

Ya, perlu dipahami jika psikotes mempunyai beberapa tipe tes. Variasi tipe tes psikologi ini sengaja dibentuk buat memberikan hasil yang lebih spesifik daripada tes yang dijalankan.

Nah, jenis-jenis psikotes yang sering digunakan dalam proses seleksi baik bagi karyawan maupun lainnya adalah sebagai berikut:

Tes Kecerdasan

Tes kecerdasan adalah salah satu jenis tes psikologi yang paling umum dan pasti digunakan dalam pelaksanaan tes psikologi.

Tes ini, sesuai dengan namanya, akan digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan seorang calon pegawai. Dalam prakteknya, tes ini dapat dibagi menjadi beberapa poin berbeda.

Adapun beberapa jenis tes psikologi yang termasuk dalam ranah tes kecerdasan adalah sebagai berikut:

1. Tes verbal

Tes verbal merupakan salah satu jenis tes psikologi yang digunakan untuk mengetahui kemampuan seseorang terkait dengan konsep kata, relasi kata atau pengenalan yang berhubungan dengan kosakata.

Dalam hal ini, materi yang sering diujikan dalam tes jenis ini adalah tes persamaan kata, tes persamaan kata, tes kebalikan kata, tes analogi dan lain-lain.

Selain itu materi yang berkaitan dengan pengetahuan umum dan bahasa juga termasuk dalam materi tes verbal.

Tentunya, memahami contoh soal Psikologi Tes terkait tes verbal akan sangat membantu.

Ini karena kata-kata yang digunakan sebagai bahan tes seringkali merupakan kata-kata yang sangat asing dan jarang terdengar serta digunakan sehari-hari.

2. Tes Kuantitatif

Jenis tes lain yang masih menjadi bagian dari tes kecerdasan psikologis adalah tes kuantitatif.

Tes ini merupakan tes psikologi yang terdiri dari tes deret angka dan huruf, tes logika matematika, tes konsep aljabar, tes aritmatika, dan tes matematika berpola. Sekilas jenis tes pada psikotes ini sama dengan tes berhitung.

Namun, yang menjadi tantangan adalah kecepatan, keakuratan, dan keakuratan adalah tolok ukur penilaian. Meski terlihat rumit, Anda tentu tidak perlu khawatir.

Hal ini dikarenakan Anda tidak perlu menghafal rumus matematika tersebut karena mengerjakan tes ini tidak memerlukan rumus yang rumit melainkan keakuratan dan ketepatan.

Namun, meski bisa dikatakan tidak terlalu sulit, nyatanya tes ini merupakan salah satu momok psikis dari tes tersebut.

Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah tes kualitatif dan waktu yang terbatas untuk menjawabnya.

Oleh karena itu, mempelajari contoh soal Tes Psikologi terkait tes kualitatif merupakan hal yang berarti dilaksanakan sebagai tahap awal pengetahuan.

3. Tes Penalaran

Bagian lain dari tes kecerdasan adalah tes penalaran. Dalam hal ini, psikotes jenis ini terdiri dari penalaran logis dan analitik.

Bagian tes ini digunakan untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami, mencerna dan menganalisis dan kemudian mengungkap sesuatu yang tersembunyi dengan kesimpulan logis.

Penalaran adalah prioritas dalam tes ini. Hal ini sejalan dengan kebutuhan penalaran dalam dunia kerja, terutama ketika seorang karyawan harus mengambil keputusan.

Nah, Anda bisa melihat contoh soal Tes Psikologi terkait tes ini.

Dengan melihat contoh soal tersebut, tentunya Anda akan mengetahui secara detail soal tes ini dan bisa memprediksi bagaimana tes ini akan disajikan saat Anda menghadapinya.

4. Tes Persepsi Citra

Tes lain yang termasuk dalam tes psikologi untuk tes kecerdasan adalah tes persepsi citra. Tes ini sering disebut juga tes logika gambar atau tes penalaran logika.

Seperti namanya, tes ini disajikan dengan rangkaian gambar yang memiliki pola dan irama gambar yang teratur.

Pada contoh soal Psikotes terlihat bahwa bentuk tes ini sangat bervariasi.

Ada beberapa variasi dalam pengujian ini, diantaranya melanjutkan rangkaian gambar, mengidentifikasi atau mengelompokkan gambar, membedakan gambar dan memadukan gambar.

Tes ini bertujuan untuk melatih ketepatan, imajinasi dan kemampuan membaca pola.

Anda yang belum atau kurang paham dengan pola tersebut mungkin akan bingung ketika harus menghadapi ujian ini.

Oleh karena itu, pelajari contoh soal Tes Psikologi yang berkaitan dengan tes persepsi citra untuk mempelajari pola yang disajikan dalam tes tersebut.

5. Uji Spasial

Jenis tes psikologi lain yang terkait dengan tes kecerdasan adalah tes spasial. Ini adalah tes menggunakan gambar, apakah memiliki ritme atau tidak.

Secara umum tujuan dari tes ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kemampuan seseorang dalam melihat dan memanipulasi potongan figur di ruang angkasa.

Pada tes ini biasanya variasi soal yang disajikan adalah struktur ruang, rotasi, refleksi dan lain-lain.

Terkadang masalah ini cukup pelik dengan berbagai bentuk yang unik dan asing.

Oleh karena itu, mempelajari contoh soal psikotes seputar tes spasial bisa menjadi persiapan yang tepat untuk dilakukan agar tes ini berjalan dengan lancar.

6. Uji Nomor Kolom

Tes angka berkolom adalah bagian lain dari tes kecerdasan. Tes ini menggunakan kolom dan angka sebagai bahan dasarnya.

Tujuan tes ini adalah menguji ketepatan, kecepatan penyelesaian soal dan konsistensi dalam hal kekuatan dan ketahanan dalam menyelesaikan soal.

Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah soal pada tes ini sangat banyak.

Secara umum, tingkat kesulitan tes ini tidak terlalu tinggi. Hanya saja, jumlah soal yang banyak dan waktu yang terbatas membuat soal nomor kolom semakin sulit dilakukan.

Oleh karena itu, Anda harus mempelajari contoh soal Tes Psikologi untuk tes angka berkolom ini.

Dengan mempelajari contoh soal, Anda akan lebih familiar dan memahami variasi yang ditampilkan dalam tes.


Tes Kepribadian

Bagian lain dari tes psikologi adalah tes kepribadian. Tes ini adalah salah satu yang paling penting untuk dilakukan.

Sesuai dengan namanya, tujuan umum dari tes ini adalah untuk mengetahui kepribadian pelamar atau calon karyawan.

Dalam praktiknya, disajikan beberapa jenis tes kepribadian. Jenis tesnya adalah sebagai berikut:

1. Tes kuesioner

Tes angket merupakan salah satu jenis tes kepribadian dalam psikotes. Arti dari tes ini adalah untuk menjawab pertanyaan.

Pada tes yang disajikan akan ada dua model tes angket yaitu pernyataan yang sesuai dengan kondisi kita dan diberi tanda (+) dan jika tidak sesuai maka diberi tanda kuburan (-).

Selain itu, jenis tes ini adalah untuk menjawab YA untuk pernyataan yang kami setujui dan menjawab TIDAK untuk pernyataan yang berbeda. Salah satu kunci bagaimana tes ini dilakukan adalah menjawab dengan jujur.

Kejujuran penting karena menunjukkan karakter dan kepribadian pelamar atau calon karyawan.

Meski terlihat mudah, mempelajari contoh soal tes Psikologi untuk tes ini tetap akan membantu. Ini akan membuat Anda lebih paham dengan berbagai pertanyaan yang akan diujikan.

2. Tes Wartegg

Nama tes ini cukup unik. Nah, dalam psikotes, tes ini adalah tes lanjutan dengan 8 gambar.

Soal yang disajikan terdiri dari 8 kotak segi empat. Masing-masing persegi panjang ini mengandung tanda khusus yang tidak memiliki arti khusus.

Jadi dalam hal ini, peserta tes akan diminta untuk melengkapi tanda kecil tersebut sehingga membentuk gambaran baru dan memiliki arti baru.

Tentu saja, dalam tes ini, peserta tes dapat menggambar apapun mengikuti pola yang disajikan dalam soal.

Setelah itu, peserta harus menyelesaikan soal dengan memberikan judul gambar. Meski terlihat mudah, masalah ini tergolong tricky atau tricky.

Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut tentang tes ini, mempelajari contoh soal psikotes bisa menjadi solusi yang tepat.

3. Gambar Orang, Pohon dan Rumah

Tes kepribadian lain yang digunakan sebagai materi psikotes adalah menggambar orang, pohon dan rumah.

Ini merupakan salah satu bagian dari psikotes yang akan membantu perusahaan mengidentifikasi kepribadian pelamar atau calon karyawan yang mengikuti tes tersebut.

Seperti namanya, tes ini terdiri dari tiga bagian berbeda. Penjelasan singkat dari berbagai bagian tes ini adalah sebagai berikut:

  • Tes Menggambar Orang

Salah satu bagian dari tes psikologi untuk menentukan kepribadian ini adalah tes menggambar.

Tes ini digunakan untuk mengukur kestabilan emosi, tanggung jawab dan kepercayaan diri peserta tes.

Letak, ukuran dan kekuatan garis semua bagian tubuh harus menunjukkan pola yang proporsional.

Selain itu, bentuk orang yang digambar harus memperlihatkan seluruh bagian tubuh.

Bagian tubuh yang dimaksud adalah tangan dan kaki, memakai baju, memperlihatkan hidung, telinga, mulut dan bagian tubuh lainnya. Untuk bagian wajah, gambar harus terlihat bersemangat.

Memang secara umum tes ini tidak membutuhkan persiapan khusus. Namun untuk mengetahui standar penilaian dari tes ini, diperlukan contoh Psikologi Tes.

  • Tes Menggambar Pohon

Test melukis pohon ialah variasi kedua yang diberikan buat menu test ini.

Nah, gambar pohon ini dipakai buat memberi nilai ego, kepekaan, sikap dan juga adaptasi peserta tes.

Tes menggambar pohon yang dibuat adalah pohon yang berkayu dan tidak boleh menggambar bambu, pisang, kelapa, pinus, rerumputan dan kapuk.

Ada beberapa hal yang akan menjadi objek penilaian tes ini. Bentuk pohon, kekuatan garis, detil pohon – batang, daun, cabang, akar, bunga dan buah, ada guratan atau tidak dan lain-lain akan mempengaruhi penilaian.

Selain itu, bentuk pohon yang tegak atau lainnya juga menjadi penilaian.

Oleh karena itu, cobalah melihat contoh soal Tes Psikologi untuk tes ini untuk mendapatkan informasi tambahan yang bisa berguna untuk membantu Anda dalam mengerjakannya.

  • Tes Menggambar Rumah

Tes menggambar rumah adalah bagian lain dari tes kepribadian yang dilakukan dalam tes psikologi. Tes ini bertujuan untuk membaca kekurangan dan ketidakberesan mental para peserta tes.

Dalam hal ini terdapat beberapa hal yang menjadi elemen penilaian dalam upaya menggambar rumah.

Beberapa aspek yang dijadikan sebagai penilaian dalam psikotes bagian ini adalah ukuran rumah, kualitas rumah dan juga kelengkapan rumah.

Oleh karena itu, melukis rumah dengan bagian yang sempurna condong lebih berarti daripada melukis rumah yang megah.

Selain itu, bentuk rumah harus proporsional dan garis-garisnya harus tegas.

Oleh karena itu, simak contoh soal tes Psikologi terkait tes menggambar rumah untuk informasi lebih lengkap terkait tes ini.


Tips Menghadapi Tes Psikologis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa psikotes merupakan bagian penting dalam seleksi masuk perusahaan.

Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan ujian ini dengan baik. Untuk sukses dalam mengerjakan soal, ada beberapa tips Psikologi Tes yang harus diperhatikan saat mengerjakan soal demi soal.

Adapun tips mengerjakan psikotes adalah sebagai berikut:

  • Perhatikan dan dengarkan baik-baik instruksi yang diberikan.

Ini adalah salah satu tip terpenting. Ini beralasan karena instruksi akan mempengaruhi bagaimana tes dilakukan. Seringkali peserta tes menerima begitu saja dan akhirnya gagal

  • Lewati pertanyaan yang dianggap sulit.

Sudah diperjelas sebelumnya jika psikotes memberikan waktu penugasan yang cukup ter batas dengan jumlah soal yang cukup banyak.

Oleh karena itu, efisiensi waktu menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Untuk melakukannya dengan lebih efektif, kerjakan soal-soal yang mudah dan tinggalkan soal-soal yang dianggap sulit.

  • Bacalah pertanyaan dengan seksama

Sebagian besar pertanyaan tes psikologi cenderung rumit. Oleh karena itu, dalam prosesnya, Anda harus membaca pertanyaan dengan cermat.

Selain itu, jangan malas untuk melakukan koreksi atas soal-soal yang sudah dikerjakan. Ini penting agar tidak ada kesalahan dasar yang sangat merugikan.


Contoh Soal dan Jawaban Tes Psikologi

Berikut ini adalah jenis-jenis soal psikotes yang sering diujikan untuk mendaftar kerja beserta jawabannya.

1. Tes Logika Aritmatika

Selesaikan rangkaian (rangkaian) dengan memilih salah satu jawaban yang benar.

1. Seri A: 100-4-90-7-80 seri selanjutnya adalah …

a. 8
b. 9
c. 10
d. 11
e. 12

Jawaban: C

2. Seri: 50-40-31-24-18- seri berikutnya adalah …

a. 16
b. 15
c. 14
d. 16
e. 12

Jawaban: D

3. Seri: 9-5-1-2-10-6-2-3-11 -7- seri berikutnya adalah …

a. 3
b. 4
c. 12
d. 8
e. 7

Jawaban: A

4. Seri A: 2-1-2-1-3-3-3-4-4- Seri selanjutnya adalah …

a. 3,4,7
b. 4,5,7
c. 5,4,7
d. 6,5,4
e. 7,4,5

Jawaban: C

5. Rangkaian seri: 13-14-13-14-11-12-11-12-15-16-15-16-13 seri selanjutnya adalah …

a. 11-15-13
b. 12-16-14
c. 14-13-14
d. 14-15-13
e. 13-14-13

Jawaban: C

6. Rangkaian seri: 26-5-9-25-6-11-24-7 seri selanjutnya adalah …

a. 9
b. 10
c. 11
d. 12
e. 13

Jawaban: E

7. Rangkaian seri: 5-6-7-5-6-7-8-5-6-7-8-9 seri berikutnya adalah…

a. 5-6
b. 7-6
c. 9-10
d. 10-9
e. 12-9

Jawaban: A

9. Rangkaian seri: 11-19-10-20-9-21-8 seri selanjutnya adalah …

a. 22-7
b. 23-22
c. 7-24
d. 7-22
e. 29-26

Jawaban: A

10. Seri A: 3-4-4-5-5-5-6-6-6 seri berikutnya

a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
e. 9

Jawaban: B


2. Tes Analog Verbal: Sinonim (Persamaan Kata)

Petunjuk Pertanyaan: Pilih jawaban yang memiliki arti yang sama atau paling dekat dengan arti dari kata yang dicetak dengan huruf kapital

1. RELATIF =

A. Biasa
B. Ukuran
C. Relatif
D. Statis
E. Tentu

JAWABAN: C

2. RENOVASI =

A. Anggar
B. Restorasi
C. Pembongkaran
D. Peningkatan
E. Ekspansi

JAWABAN: B

3. KEPENTINGAN RUSIA =

A. Astronomi
B. Attronomi
C. Kosmonot
D. Astronesia
E. Astronot

JAWABAN: E

4. BALAI YASA =

A. Rumah Sakit
B. Restoran
C. Hall
D. Ruang Rapat
E. Bengkel Lokomotif

JAWABAN: E

5. PSEUDONYM =

A. Nama Asli
B. Nama samaran
C. Nama Lengkap
D. Tidak Asli
E. Pencocokan Kata

JAWABAN: B

6. LAYANAN BOGA =

A. Jasa Desain Rumah
B. Seni Rias Wajah
C. Persewaan Baju Pernikahan
D. Pakaian Adat
E. Katering

JAWABAN: E

7. IKHTISAR =

A. Dimensi
B. Gambar
C. Imajinasi
D. Formulir
E. Penampilan

JAWABAN: B

8. PRESTISE =

A. Luar biasa
B. Elite
C. Martabat
D. Berkah
E. Pilihan

Jawaban: A

9. KONFRONTASI =

A. Debat
B. Perbedaan
C. Pertandingan
D. Kontroversi
E. Persaingan

Jawaban: E

10. PENGURANGAN =

A. Transduksi
B. Intuisi
C. Reduksi
D. Konduksi
E. Induksi

Jawaban: B

11. PROMINEM =

A. Setuju
B. Pionir
C. Dukungan
D. Biasa
E. Terkemuka

Jawaban: D

12. EPILOG =

Sebuah bantuan
B. Dialog
C. Ahli Hipologi
D. Analog
E. Prolog

Jawaban: E

13. SUMBANG =

A. Barel
B. Keseimbangan
C. Kokoh
D. Serupa
E. Benar

Jawaban: E

14. NOMADIC =

A. Menetap
B. Anomali
C. Tidak teratur
D. Sesuai norma
E. Mapan

Jawaban: A

15. BONGSOR =

A. Penyusutan
B. Kemacetan lalu lintas
C. Menumpuk
D. Dwarf
E. Tertua

Jawaban: D


3. Tes Antonim (Kata Berlawanan)

1. AHLI> <

A. Orang awam
B. Cendekia
C. Mahir
D. Spesialis
E. Tidak peduli

Jawaban: A

2. ORATOR> <

A. Pemirsa
B. Pemikir
C. Pendengar
D. Pembicara
E. Dosen

Jawaban: C

3. DINAMIS> <

A. Pasif
B. Statis
C. Kondusif
D. Apatis
E. Pragmatis

Jawaban: B

4. NETRAL> <

A. Terikat
B. Kontradiktif
C. Bergabung
D. Memihak
E. Terintegrasi

Jawaban: D

5. TUGAS> <

A. Apatis
B. Berlebihan
C. Apa adanya
D. Mengarang
E. Keras

Jawaban: A

6. MUHIBAH> <

A. Kunjungan
B. Persahabatan
C. Negara
D. Pekerjaan pariwisata
E. Kesulitan

Jawaban: E

7. NARATIF> <

A. Puisi
B. Prosa
C. Pengembangan
D. Deskriptif
E. Sistem

Jawaban: A

8. WAHANA> <

A. Kehutanan
B. Wadah
C. Kendaraan
D. Keberadaan
E. Spasi

Jawaban: C

9. HARMONI> <

A. Alat musik
B. Kompatibel
C. Percakapan
D. Sengketa
E. Merdu

Jawaban: D

10. SEKULAR> <

Tradisional
B. Lemah
C. Duniawi
D. Ilmiah
E. Keagamaan

Jawaban: E

11. REGULER> <

A. Bersikaplah teratur
B. Tidak teratur
C. Diperbaiki
D. Biasa
E. Komunikasi

Jawaban: B

12. LIBERAL> <

Gratis
B. Terbuka
C. Menerima
D. Terbatas
E. Permisif

Jawaban: D

13. UTOPIA> <

A. Keinginan
B. Cita-cita
C. Mimpi
D. Maya
E. Nyata

Jawaban: E

14. PENGURANGAN> <

A. Pengurangan
B. Induksi
C. Pendahuluan
D. Interaksi
E. Introjeksi

Jawaban: B

15. KRUSIAL> <

Sebuah divisi
B. Peradaban
C. Beruntung
D. Sepele
E. Nyata

Jawaban: D


4. Kecocokan Kata

Soal Petunjuk: Pilih jawaban yang memiliki padanan kata yang tepat untuk soal tersebut

1. September: Agustus = Mei: …… ..

A. Sebulan
B. Musim
C. June
D. Juli
E. April

Jawaban: E

2. ……. : KEBAKARAN = ……: MATAHARI

A. Panas: Hangat
B. Merah: Oranye
C. Panas: Cerah
D. Hujan: Awan
E. Arang: Abu

Jawaban: C

3. PANCING: IKAN = BEDIL: …….

A. Tembakan
B. Peluru
C. Umpan
D. Pelatuk
E. Cepat

Jawaban: E

4. DATANG: GO = AWAL: ……

A. Kemudian
B. Mulai
C. End
D. Akhir
E. Penutupan

Jawaban: C

5. METEOROLOGI: CUACA = …….

A. Gerontologi: Gigi
B. Patalogi: Penyakit
C. Astronomi: Fisika
D. Astrologi: Asterh
E. Antropologi: Penyakit

Jawaban: B

6. BERAS: PETANI…. : ……

A. Sun: Panas
B. Puisi: Penyair
C. Dokter: Pengobatan
D. Sawah: Sapi
E. Dukun: Obat Herbal

Jawaban: B

7. ……: IQ = EMOSIONAL: ……

A. Anak: Dewasa
B. Ayah: Ibu
C. Pandal: Cerdas
D. Kecerdasan: EQ
E. Mahasiswa: Guru

Jawaban: D

8. ……: UAP = ES: …… ..

A. Air: Mencair
B. Panas: Dingin
C. Uap: Batu
D. Sea: Mual
E. Orang: Dingin

Jawaban: A

9 ……: HUJAN = TANGGAL: …… ..

A. Air: Lumpur
B. Payung: Banjir
C. Air: Banjir
D. Danau: Sungai
E. Laut: Sungai

Jawaban: B

10. PRESIDEN:… =… ..: PROVINSI: …….

A. Negara: wilayah
B. Pemerintah: Regional
C. Kepala: Aparatur
D. Kabinet: DPRD
E. Negara Bagian: Gubernur

Jawaban: E


5. Tes Pasangan Gambar

Petunjuk: Temukan gambar kembar di kotak A di kotak B

Kotak A

KOTAK A

Kotak B

KOTAK B

Menjawab
1 = S
2 = U
3 = M
4 = R
5 = C
6 = L
7 = Y
8 = 0
9 = P.
10 = 1
11 = X
12 = D
13 = V.
14 = E
15 = Q
16 = J
17 = K
18 = N
IG = B
20 = F
21 = H.
22 = A.
23 = W.
24 = C
25 = T.


6. Uji Pasangan Gambar 2

Petunjuk: Beri tanda “O” jika kedua gambar sama dan “X” jika kedua gambar berbeda!

PASANGAN GAMBAR

Menjawab
1. X
2. X
3. o
4. 0
5. x
6. o
7. x
8. 0
9. x
10. 0
11. X
12. 0
13. X
14. X
15. 0


7. Tes Matematika Dasar

1. Seorang pedagang buah membeli 1.000 durian dengan harga Rp. 150.000,00. Dia menjual durian seharga Rp. 180,00 per potong. Berapa% keuntungannya?

Jawaban: Untungnya 20%

2. Rania sedang bersepeda dengan kecepatan 15 km / jam. Jarak yang ditempuh adalah 37,5 km. Jika dia berangkat jam 7.55, jam berapa dia akan sampai di tujuan?

Jawaban: 10.25

3. Dini menabung di koperasi sekolah dengan bunga 15% setahun. Jika simpanan asli Rp. 90.000,00, maka setelah 1 tahun menabung dan mendapatkan bunga simpanan akan menjadi…

A. Rp. 77.500,00
B. Rp. 99.500,00
C. Rp. 102.500,00
D. Rp. 103.500,00

Jawaban: D

4. Berapa 47 orang dan 11 orang?

Sebuah. 48 orang
b. 57 orang
c. 58 orang
d. 68 orang

Jawaban: C

5. Seseorang menghemat Rp. 350.000,00. Setelah 1 tahun menabung dan mendapatkan bunga, jumlah tabungannya menjadi Rp. 406.000,00. Bunga yang diterima dalam 1 tahun adalah…%

A.8
B. 14
C. 16
D.18

Jawaban: C


8. Tes Pencerminan Gambar

Panduan: Cari lah pasangan dari gambar C, yang merasakan perlakuan yang sama ter hadap A yang menghasilkan gambar pasangannya, B. Pilih jawaban antara angka 1, 2, 3, 4, atau 5

Pencerminan Gambar

1. Jawabannya ada pada angka 2, tercermin pada sumbu x.
2. Jawabannya ada di angka 5, ditambah bentuk yang menyerupai salib miring.
3. Jawabannya ada di angka 4, diberi garis diagonal.
4. Jawabannya ada di angka 4, garis yang membentuk sisi kiri C dihilangkan.


9. Tes Penurunan Gambar

Petunjuk: Pilih 1 gambar dari 8 gambar yang menurut Anda paling sesuai dan cocok untuk diisi pada kotak kosong yang tersedia!

 Derat Gambar

1. Jawaban soal 1 = Nomor 8.
Jika dilihat, untuk mengisi kotak kosong hanya angka 8 saja
sesuai, karena berdasarkan garis vertikal hanya satu dari atas ke bawah
dan memiliki garis putus-putus atau horizontal dari kiri ke kanan sebanyak 3 garis.

 Derat Gambar 2

2. Jawaban soal 2 = Nomor 4.
Jika kita perhatikan urutan kotak hitam di tengah dari kiri ke kanan dan
dari atas ke bawah selalu berkurang 1 baris dan 1 baris. Jadi itu hanya angka
4 sesuai.

 Derat Gambar 3

3. Jawaban soal 3 = Nomor 5.
Jika kita perhatikan garis dari kanan ke kiri (horizontal) dan dari bawah ke
atas (vertikal) membentuk sudut, hanya angka 5 yang pas.


10. Uji Derajat Gambar 2

Petunjuk: Temukan rangkaian gambar berikutnya dari 5 pilihan yang tersedia!

 Derat Gambar 22

Menjawab:
1. 2
2. 2
3. 6


11. Tes Spasial

1. Pilih potongan yang tepat! Carilah potongan gambar yang bisa dirangkai menjadi kubus seperti di bawah ini!

TES SPESIAL

Jawaban: E

2. Bentuk apa yang dibutuhkan untuk menutupi rangka kawat di bawah ini?

TES SPESIAL 2

Jawaban: E


12. Uji Baum (Uji Pohon)

Petunjuk: Gambarlah pohon kayu. Tidak diizinkan melukis pohon kelapa, pohon pisang, bambu, semak belukar, serta tipe tanaman monokotil yang lain.

Setelah selesai menggambar, tulislah nama pohon tersebut di sisi sebaliknya kertas! (Waktu: 10 menit)

Menjawab :

Pengujian ini terdiri dari 59 aspek yang akan dievaluasi: akar, batang, cabang pohon, pucuk, daun, lubang pada pohon, dan sebagainya.

Ada dua versi pengujian. Pada versi pertama, calon karyawan diminta menggambar pohon kambium (dikotil) yang bercabang dan berbuah.

Peserta tes tidak diperbolehkan menggambar pohon bambu, pisang, semak, atau jenis tanaman monokotil lainnya.

Pada versi kedua, audience diwajibkan melukis tipe pohon berbatang tidak dengan kriteria yang jelas, tetapi mengacu pada jenis tumbuhan dikotil.

Tipe kedua mempunyai pembeda yang tidak beda dengan versi pertama yaitu pohon bambu, pisang, serta semak belukar.


13. Tes HTP (House Tree Person)

Gambar sebuah rumah, pohon dan manusia (Waktu: 15 menit)

Menjawab:
Perhatikan hal-hal berikut sebelum menggambar rumah.

1. Garis dan dinding mewakili ego seseorang. Garis dan dinding yang terlalu samar menandakan ego yang lemah. Sedangkan jika terlalu kental menandakan kecemasan yang berlebihan.

2. Atap mewakili fantasi. Jika peserta tes terlalu memperhatikan atap, itu berarti dia terlalu memperhatikan fantasi dalam hidupnya.

3. Pintu dan jendela merepresentasikan keterbukaan buat berinteraksi bersama orang lainnya serta berhubungan bersama lingkungan.

Bila Audience tes menarik tirai atau daun jendela lainnya, itu berarti mereka kurang terbuka dan cenderung tidak berinteraksi dengan orang lain.

Pintu dan jendela yang terbuka menandakan bahwa orang tersebut sangat terbuka dan suka berinteraksi dengan orang lain.

4. Tanah tempat rumah berdiri melambangkan penerimaan akan kenyataan. Jika peserta tes menggambar tanah di mana rumah itu berdiri, ini berarti dia dapat menerima kenyataan hidup dengan baik.


14. Menggambar Tes Orang

Petunjuk: Gambarlah seseorang. Buat sedetail mungkin! (waktu 10 menit)

Menjawab:
Dasar utama penilaian adalah sebagai berikut:

• Proporsi anggota tubuh. Semakin proporsional (proporsi ukuran satu tungkai dengan yang lain), semakin tinggi skor yang diperoleh.

• Kelengkapan bagian tubuh. Semakin lengkap semakin tinggi nilainya: kepala, leher, batang tubuh, tangan, kaki, dan sebagainya.

• Gambar detail. Semakin detail gambar yang Anda buat, semakin tinggi nilainya


15. Tes Wartegg

Petunjuk: Di bawah ini adalah 8 kotak. Gunakan kreativitas Anda untuk membuat bentuk-bentuk ini menjadi gambar yang dapat diinterpretasikan.

Setelah itu beri judul sesuai dengan arti gambar yang Anda buat, cantumkan urutan pekerjaan Anda.

Ucapkan jumlah gambar yang paling Anda sukai, tidak suka, yang paling sulit, dan paling mudah menurut Anda!

Menjawab:

Berikut ini adalah referensi untuk mengikuti Tes Wartegg

1. Untuk awalan garis lengkung, lebih baik menggambar benda hidup. Untuk garis lurus, yang terbaik adalah menggambar benda mati. Barang yang dibuat secara alami menunjukkan bentuk yang kurang kaku seperti yang dibuat oleh manusia.

2. Jaga kebersihan media gambar, tidak banyak tercoreng akibat kesalahan penggambaran garis.

3. Gambar tersebut sesuai dengan karakter asli dari formulir yang dimaksud. Misalnya membuat garis tiang listrik yang berjajar. Dengan demikian tiang listrik dapat ditarik dengan garis yang agak tebal dan kabel dengan garis tipis.

4. Gambarlah sesuatu yang unik atau tidak terpikirkan kebanyakan orang, namun tidak se-abstrak lukisan model kontemporer yang mengajak tidak sedikit persepsi.

Contohnya buat garis lengkung, umumnya peserta melukis payung serta jamur. Alternatif yang jarang digunakan termasuk telur, keranjang buah, dan wanita berjilbab.

5. Gabungkan barisan sesuai dengan nomor / barisan dan random, misalnya 1, 2, 3, 4 lalu 8, 7, 6, 5.

Jika Anda menggambar secara berurutan (1, 3, 4, 5, 6, 7, 8) Anda akan terlihat sebagai orang yang konservatif.

Sebaliknya, jika Anda menggambar semua gambar secara acak (5, 7, 6, 8, 3, 2, 4, 1) HR akan melihat Anda sebagai seseorang yang terlalu kreatif, inovatif, dan cenderung tidak peduli dengan aturan.


16. Tes Kraeplien / Pauli (Koran)

Psikotes Pauline atau yang populer dengan sebutan Tes Surat Kabar merupakan tes perhitungan yang sederhana dan juga bisa dikatakan terlihat agak mudah.

Tugas Anda dalam mengerjakan tes ini hanya menjumlahkan deretan angka 0-9 yang tersusun vertikal.

Namun jangan senang dulu karena angka yang harus dijumlahkan cukup banyak. Mirip dengan lembaran koran yang diisi deretan angka.

Tes surat kabar ini cukup melelahkan dan menguras konsentrasi karena banyaknya jumlah angka berturut-turut yang harus dijumlahkan.

Untuk melakukan tes jenis ini, kuncinya adalah melakukannya dengan kecepatan Anda sendiri, jangan terpengaruh oleh cara melakukannya orang lain yang dapat membuat Anda panik dan tertekan.

Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat, dan yang penting masalahnya adalah memastikan kecepatan tempo Anda konsisten dengan pertanyaan ini.


17. Tes Psikologi Jadwal Preferensi Pribadi Edwards (EPPS)

Diantara tes psikologi yang ada, psikotes EPPS bisa dibilang tes termudah. Tujuan dari tes psikologi ini adalah untuk mengetahui kepribadian dan karakter Anda secara detail.

Meski tesnya mudah, jangan menjawab sembarangan. Karena yang dilihat dari tes ini adalah konsistensi Anda dalam menjawab soal.

Cobalah untuk menjawab semua pertanyaan dalam pertanyaan tersebut, meskipun tidak sesuai dengan kepribadian Anda.

Karena akan ada banyak pertanyaan yang berulang, akan mudah untuk mendeteksi apakah Anda jujur ​​atau tidak saat menjawabnya.

Tahap ini biasanya melihat kepribadian dan kesesuaian untuk bekerja. Oleh karena itu, tes ini juga dapat dijadikan referensi seperti apa suasana kerja nantinya, baik dari budaya maupun sistem yang diterapkan di kantor.

Contoh soal:

Contoh Soal Tes Psikotes EPPS

Tips tambahan memahami deskripsi pekerjaan dari pekerjaan yang Anda cari ketika mengerjakan masalah ini, kemudian menjawab sesuai dengan kepribadian yang dibutuhkan untuk pekerjaan itu.

Sehingga penguji bisa menilai bahwa kepribadian Anda ternyata cocok dengan jenis pekerjaan yang Anda cari.


18. Tes Psikologi Kecerdasan Alfa Angkatan Darat

Tes psikologi kecerdasan alfa tentara adalah tes yang terdiri dari kombinasi bentuk dan rangkaian angka. Biasanya soal-soal tersebut sangat erat kaitannya satu sama lain sehingga membutuhkan ketelitian yang tinggi.

Tujuan dari psikotes ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman dalam melaksanakan dan menerima instruksi secara tepat dan cepat.

Penguji yang mengelola tes ini akan memberi Anda instruksi hanya sekali, sehingga Anda dapat melakukan tip dan trik berikut:

Tes Psikotes Army Alpha Intelegence

  • Perhatikan lingkaran di no. 1, lalu buatlah tanda silang di lingkaran 2 dan sebuah huruf di lingkaran 5.
  • Saat mengerjakan pertanyaan ini, perhatikan juga isyarat yang dikatakan penguji kepada Anda dan berhenti dalam 5 detik.
  • Perhatikan lingkaran no. 2, lalu beri nomor pada lingkaran tersebut. kemudian tarik garis dari lingkaran 3 ke lingkaran 6. Garis itu harus melangkahi bundaran dibawah no 4 serta no 5.

Selama proses tersebut yang terutama ialah memperhatikan panduan penguji sebab cuma disampaikan satu kali.


Persiapkan dengan baik dari aspek materi hingga mental dan fisik

Usahakan untuk tidak terburu-buru mempelajari jenis-jenis psikotes di atas. Setidaknya 1-2 pekan sebelum hari yang ditentukan atas undangan oleh perusahaan.

Usaha kan bila mau mengerjakan tes menenangkan diri agar konsentrasi tidak putus.

Jangan lupa mengisi perut terlebih dahulu sebelum mengikuti tes karena tahap psikotes bisa memakan waktu lama dan perut yang kosong akan membuat Anda mudah lelah dan kehilangan fokus.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Contoh Soal Psikotes, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Contoh Soal Psikotes Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca