Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA

Dampak Positif & Negatif Tenaga Eksogen

3 min read

Dampak Positif dan Negatif Tenaga Eksogen

Apa itu tenaga eksogen? Tenaga eksogen merupakan suatu tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi yang mana sifatnya adalah merombak dan merusak struktur yang sudah dibangun oleh tenaga endogen. Mengenai Dampak Positif dan Negatif Tenaga Eksogen simaklah penjelasan nya di bawah ini.

Pengertian Tenaga Eksogen

Apa itu tenaga eksogen? Tenaga eksogen merupakan suatu tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi yang mana sifatnya adalah merombak dan merusak struktur yang sudah dibangun oleh tenaga endogen.

Antara tenaga eksogen dan tenaga endogen pada dasarnya saling melengkapi sehingga wujud dari permukaan bumi ini bervariasi dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya.

Contoh tenaga eksogen yaitu adalah erosi, sedimentasi, masswasting, dan pelapukan. Berikut ini adalah dampak positif dan dampak negatif dari adanya tenaga eksogen bagi kehidupan di bumi.

Dampak Positif Tenaga Eksogen

Dampak Positif Tenaga Eksogen
Dampak Positif Tenaga Eksogen

a. Merangsang munculnya habitat Tenaga endogen seperti panas matahari yang memang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Tentunya dengan tidak adanya matahari, tidak akan ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup.

Panas matahari, hujan dan cuaca lainnya akan membantu dalam pelapukan batuan sehingga dengan begitu akan menghasilkan tanah yang menjadi komponen penting bagi munculnya habitat. 

b. Perluasan daratan Gunung api berperan dalam membangun sebuah struktur kulit bumi, namun dalam bentuk dataran tinggi.

Gaya eksogen, salah satunya yaitu erosi akan membuat dataran tinggi menjadi lebih datar sehingga akan mengalami perluasan ke segala arah.

Dengan adanya perluasan daratan ini tentunya akan bermanfaat bagi kehidupan dan manusia. Erosi akan membangun atau menciptakan sebuah dataran rendah luas atau peneplain.

c. Sebagai sebab timbulnya bahan galian ekonomi Tenaga eksogen tentunya akan mempermudah manusia dalam mencari-bahan galian ekonomi.

Erosi dan juga pelapukan yang membuat lapisan kulit bumi yang terangkat akan mengelupas dan akan menghilang. Dari akibat pengelupasan ini, bahan galian yang sebelumnya tidak terlihat atau bahkan sulit untuk diambil, bisa mudah didapatkan oleh para penambang.

Proses erosi yang menggerus lapisan kulit bumi yang keras sehingga bahan galian dengan sendirinya akan bermunculan.

d. Membantu penyebaran flora dan fauna, angin dan air bisa membantu pertumbuhan bibit-bibit tumbuhan tertentu untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain sehingga terbentuk sebaran-sebaran flora maupun fauna baru di tempat yang lain. 

Baca Juga : Jenis Jenis Tanah Longsor

Dampak Negatif Tenaga Eksogen

Dampak Negatif Tenaga Eksogen
Dampak Negatif Tenaga Eksogen

a. Abrasi – arus gelombang laut yang terjadi secara berkesinambungan di dinding pantai akan dapat mengubah bentuk pantai menggerus ke arah daratan.

Selain itu abrasi juga akan membuat intrusi air laut ke air darat semakin besar sehingga sumur-sumur yang berada di pesisir akan cenderung memiliki rasa yang asin. Selain itu, bangunan akan cepat mudah rusak, hal ini terjadi apabila tidak dibangun tanggul di bibir pantai.

b. Erosi longsor – apabila hujan lebat di lereng gunung maka potensi erosi akan meningkat hal ini menyebabkan kesuburan tanah akan menurun.

Hal tersebut disebabkan unsur hara dalam tanah yang berada di bagian atas hilang tergerus oleh erosi. Selain itu longsor juga bisa menelan korban jiwa apabila hal ini terjadi secara masif dan tiba-tiba.

c. Angin kencang merusak – angin kencang seperti puting beliung dan tornado akan merusak kehidupan yang berada di atas permukaan bumi. Tornado di Amerika contohnya yang meluluhlantahkan satu kota dan memakan korban jiwa yang jumlahnya ribuan. Di Indonesia angin kencang jarang terjadi, di karenakan adanya efek doldrum di khatulistiwa.

d. Panas matahari memicu kebakaran – Panas matahari yang terjadi di musim kemarau akan memperbesar kemungkinan atau memicu kebakaran lahan terutama di lahan stepa dan sabana maupun hutan gambut.

Udara yang kering juga tentunya akan memperparah kekeringan dan kebakaran di lahan-lahan. Selain itu, panas matahari yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama akan memicu kekeringan karena sumur air tanah yang mengering.

Adapun daerah-daerah yang rawan kebakaran lahan yang ada di Indonesia yaitu adalah di Kalimantan dan Sumatera.

Apa itu Tenaga Eksogen?

Tenaga eksogen merupakan suatu tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi yang mana sifatnya adalah merombak dan merusak struktur yang sudah dibangun oleh tenaga endogen.

Antara tenaga eksogen dan tenaga endogen pada dasarnya saling melengkapi sehingga wujud dari permukaan bumi ini bervariasi dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya.

Contoh tenaga eksogen yaitu adalah erosi, sedimentasi, masswasting, dan pelapukan. Berikut ini adalah dampak positif dan dampak negatif dari adanya tenaga eksogen bagi kehidupan di bumi.

Apa dampak negatif dari tenaga eksogen?

a. Abrasi – arus gelombang laut yang terjadi secara berkesinambungan di dinding pantai akan dapat mengubah bentuk pantai menggerus ke arah daratan.
Selain itu abrasi juga akan membuat intrusi air laut ke air darat semakin besar sehingga sumur-sumur yang berada di pesisir akan cenderung memiliki rasa yang asin. Selain itu, bangunan akan cepat mudah rusak, hal ini terjadi apabila tidak dibangun tanggul di bibir pantai.
b. Erosi longsor – apabila hujan lebat di lereng gunung maka potensi erosi akan meningkat hal ini menyebabkan kesuburan tanah akan menurun.
Hal tersebut disebabkan unsur hara dalam tanah yang berada di bagian atas hilang tergerus oleh erosi. Selain itu longsor juga bisa menelan korban jiwa apabila hal ini terjadi secara masif dan tiba-tiba.
c. Angin kencang merusak – angin kencang seperti puting beliung dan tornado akan merusak kehidupan yang berada di atas permukaan bumi. Tornado di Amerika contohnya yang meluluhlantahkan satu kota dan memakan korban jiwa yang jumlahnya ribuan. Di Indonesia angin kencang jarang terjadi, di karenakan adanya efek doldrum di khatulistiwa.
d. Panas matahari memicu kebakaran – Panas matahari yang terjadi di musim kemarau akan memperbesar kemungkinan atau memicu kebakaran lahan terutama di lahan stepa dan sabana maupun hutan gambut.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Dampak Positif dan Negatif Tenaga Eksogen Lengkap. Baca juga Tipe Tipe Sungai

Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA
Dampak Positif & Negatif Tenaga Eksogen Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca