Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Ekosistem Rawa

2 min read

Ekosistem Rawa

Rawa adalah daerah yang tergenang air, baik air segar dan payau. Ada rawa yang bersifat musiman ada juga yang permanen. Rawa-rawa biasanya memiliki topografi datar, sehingga selalu genangi oleh air. Lebih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Ekosistem Rawa, Ciri, Manfaat, dan Komponen Rawa Lengkap di bawah ini.

Ekosistem Rawa

Ekosistem Rawa
Ekosistem Rawa

Ekosistem adalah sistem ekologis yang dibentuk oleh hubungan yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dan lingkungannya. Ekosistem juga dapat digambarkan sebagai tatanan kesatuan yang lengkap dan komprehensif dari semua elemen lingkungan yang saling mempengaruhi.

Rawa adalah daerah yang tergenang air, baik air segar dan payau. Ada rawa yang bersifat musiman ada juga yang permanen. Rawa-rawa biasanya memiliki topografi datar, sehingga selalu genangi oleh air.

Ciri rawa adalah drainase yang buruk, inilah yang menjadikan kadar asamnya tinggi. Air yang ada di rawa berasal dari hujan, sungai atau laut. Rawa adalah ekosistem bisa dikatakan unik karena terdiri dari tanah dan air. Vegetasi umumnya ditemukan di ekosistem rawa seperti hutan bakau/mangrove dan hutan galam.

Di Indonesia ada sekitar 33,4 juta rawa. Sekitar 60% atau 20 juta ha adalah rawa pasang surut dan sisanya adalah rawa non-pasang surut. Sebagian besar rawa berada di Kalimantan, Sumatra, Papua, dan Sulawesi. Jika dilihat lokasinya, rawa-rawa dibagi menjadi rawa pasang surut dan rawa-rawa non-pasang surut.

  • Rawa pasang surut, di pantai atau di dekat pantai, di mulut sungai atau di dekat mulut sungai
  • Rawa bukan pasang surut, adalah rawa yang  lokasinya berada di daerah pedalaman rawa ini juga tidak dipengaruhi pasang laut, tetapi dipengaruhi oleh banjir di bantarannya.

Menurut asal usulnya, ekosistem rawa dibagi menjadi rawa abadi, rawa pantai, rawa aliran sungai, dan rawa teluk.

  • Rawa abadi, adalah rawa yang tidak pernah mengering sepanjang tahun. Rawa ini terdiri dari hujan atau air tanah yang tidak adanya pelepasan. Air rawa sangat asam dan memiliki warna kemerahan karena mengandung unsur besi tinggi.
  • Rawa aliran sungai, terbentuk di sekitar tanggul alami di sepanjang tepi sungai. Pada saat banjir, air disalurkan melalui tanggul/bendungan alam yang terbuat dari materi besar yang dibawa oleh banjir.

Pada saat air surut, genangan air di luar bendungan tidak dapat kembali dan membanjiri daerah sekitarnya. Rawa ini dapat terbentuk pua dalam proses pembentukkan oxbow lake / danau tapal kuda.

  • Rawa pantai, lokasi berada di mulut/muara sungai. Rawa ini muncul pada saat air pasang. Kejadian ini terjadi dua kali sehari, dan ketika air laut surut, permukaan air rawa rendah dan naik kembali saat air pasang.
  • Rawa teluk, terbentuk di sebuah teluk yang dibendung oleh endapan pasir di dasar laut. Karena pembendungan tersebut, dasar teluk menjadi lebih dangkal dan ditutupi dengan vegetasi pantai, sehingga membentuk rawa-rawa pantai.

Baca Juga : Biodiversitas

Manfaat Ekosistem Rawa

Rawa juga menyimpan banyak manfaat. Lalu apa manfaat ekosistem rawa? berikut ini adalah manfaat dari ekosimtem rawa, diantaranya:

  1. Menjadi cadangan air permukaan 
  2. Dapat mencegah banjir
  3. Dapat mencegah intrusi air laut
  4. Menjadi tempat atau habitat dari flora & fauna 
  5. Sebagai pembangkit listrik dengan cara modifikasi teknologi.

Komponen Ekosistem Rawa

Dalam ekosistem ini akan ada banyak komponen pendukung yang ada. Karena ekosistem ini terdiri dari dua elemen berukuran sama, komponennya juga akan beragam.

Komponen yang ada dalam ekosistem ini tidak akan bergantung pada satu elemen, tetapi pada campuran dari dua elemen.

Komponen berbeda yang ada dalam ekosistem ini dan tidak bergantung pada satu elemen menjadikan ekosistem ini suatu ekosistem yang dihuni oleh banyak komponen.

Meskipun, komponennya tidak jauh berbeda dari yang lain. Sebagai manusia, kita juga harus melindungi lingkungan dengan melakukan upaya untuk melindungi lingkungan, seperti melindungi rawa-rawa asli ini.

Komponen dalam ekosistem ini sama dengan ekosistem lainnya. Tergantung pada dua poin utama, komponen abiotik dan juga komponen biotik.

Komponen abiotik adalah komponen yang tidak hidup atau benda mati sedangkan komponen biotik adalah komponen yang merupakan makhluk hidup.

Komponen abiotik ekosistem ini juga sama dengan ekosistem lainnya. Terdiri dari suhu, tanah, udara, cahaya, batu dan hal-hal lain yang tidak bernafas. Adapun komponen biotik seperti eceng gondok, katak, alga, belalang dan semua makhluk hidup yang hidup di rawa.

Apa manfaat dari ekosistem rawa?


Rawa juga menyimpan banyak manfaat. Lalu apa manfaat ekosistem rawa? berikut ini adalah manfaat dari ekosimtem rawa, diantaranya:

1. Menjadi cadangan air permukaan 
2. Dapat mencegah banjir
3. Dapat mencegah intrusi air laut
4. Menjadi tempat atau habitat dari flora & fauna 
5. Sebagai pembangkit listrik dengan cara modifikasi teknologi.

Apa itu ekosistem?


Ekosistem adalah sistem ekologis yang dibentuk oleh hubungan yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dan lingkungannya. Ekosistem juga dapat digambarkan sebagai tatanan kesatuan yang lengkap dan komprehensif dari semua elemen lingkungan yang saling mempengaruhi.

Apa ciri ciri dari ekosistem rawa?


Ciri rawa adalah drainase yang buruk, inilah yang menjadikan kadar asamnya tinggi. Air yang ada di rawa berasal dari hujan, sungai atau laut. Rawa adalah ekosistem bisa dikatakan unik karena terdiri dari tanah dan air. Vegetasi umumnya ditemukan di ekosistem rawa seperti hutan bakau/mangrove dan hutan galam.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Ekosistem Rawa. Baca juga Penjelasan mengenai Materi Fauna Oriental. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Ekosistem Rawa Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca