Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !

Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Miskin

2 min read

Faktor Perbedaan Perkembangan Negara

Dunia terdiri dari ratusan negara yang tersebar tidak merata di 6 benua. Mengapa ada negara maju dan juga ada negara yang keadaannya begitu begitu (miskin)? Untuk itu simaklah penjelasan kami Materi Makalah Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Miskin Lengkap di bawah ini.

Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Miskin

Dunia terdiri dari ratusan negara yang tersebar tidak merata di 6 benua. Mengapa ada negara maju dan juga ada negara yang keadaannya begitu begitu (miskin)? Adanya berbagai pembangunan berarti pembangunan yang terjadi secara tidak merata pada suatu negara atau kelompok negara. 

Di satu negara, daerah perkotaan (urban) lebih maju daripada daerah pedesaan. Pada kelompok negara yang perkembangannya lebih baik (negara maju), yang mana rakyatnya memiliki standar hidup yang lebih tinggi, sementara negara kecil (negara berkembang) memiliki standar hidup yang lebih rendah daripada kebanyakan negara maju.

Kondisi ini disebut negara maju sebagai negara kaya, sedangkan negara miskin berlaku untuk negara yang tidak terlalu maju. Istilah negara-negara maju dan berkembang dengan demikian adalah bahasa yang halus, pada kenyataannya itu adalah negara yang kaya dan miskin.

Menurut GCE O level Topical Geography Elective, 2012 setidaknya ada 3 alasan utama terjadinya berbagai pembangunan, yakni antara lain sebagai berikut :

Baca Juga : Masalah-Masalah Yang Dihadapi Negara Maju

a. Sejarah penjajahan bangsa barat

Negara-negara Eropa seperti Inggris, Portugis, Belanda, Spanyol terutama menjajah negara-negara di Asia, Afrika dan juga Amerika Selatan.

Tujuan utama penjajahan yaitu adalah penguasaan sumber daya alam di wilayah jajahan untuk kepentingan pembangunan negara dan sumber daya industri atau bahan mentah industri.

Selain sumber daya alam (pertambangan dan minyak bumi), negara-negara penjajah juga menanam seperti kopi, teh, kakao, karet dan kapas untuk keperluan industri di negara jajahan.

Yang kemudian hasil industri tersebut diekspor dengan harga tinggi ke koloni dan negara lain. Koloni-koloni tetap miskin, meskipun kaya akan sumber daya alam

b. Sumber daya alam

Beberapa negara memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti berbagai mineral seperti bijih besi, emas, nikel, tembaga, batubara, dan minyak.

Negara-negara ini seperti Amerika Serikat, Rusia, Iran dan Indonesia. Negara-negara industri telah menggunakan sumber daya alam mereka untuk pengembangan industri, infrastruktur modern, telekomunikasi, pendidikan, fasilitas kesehatan dan perumahan.

Di negara-negara berkembang, dana pembangunan dari sektor pertanian diperoleh dan menjual minyak mentah. Penjualan barang-barang ini tidak terlihat oleh populasi.

Sementara pengembangan pemerintah masih berfokus pada daerah perkotaan, masih ada kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedesaan.

c. Cuaca dan Iklim

Negara-negara maju sering ditemukan di daerah antara 30 dan 60 ° lintang utara dan selatan. Di daerah ini suhu sedang antara 15 ° C dan 25 ° C dan curah hujan tahunan adalah 1000 mm.

Situasi ini sangat bermanfaat bagi kegiatan ekonomi penduduk, baik dalam industri maupun dalam jasa, yang berkembang lebih cepat daripada daerah tropis.

Iklim yang dingin membantu meningkatkan produktivitas pekerja dan industri di sektor jasa.

Negara-negara berkembang sebagian besar terletak di 0 tropis-30⁰ lintang utara dan selatan. Suhu rata-rata> 25 ° C dengan curah hujan deras yang memengaruhi produktivitas di sektor manufaktur dan jasa.

Namun, produktivitas di sektor pertanian dapat ditingkatkan kecuali jika kekeringan atau banjir secara terus-menerus.

Di beberapa negara berkembang, seperti Thailand, Vietnam dan India, teknologi modern (seperti pertanian yang menggunakan mesin, irigasi, dan juga pemupukan) digunakan sebagai cara mengurangi ketidakpastian iklim.

Di wilayah / negara tropis, banjir dan kekeringan lebih sering terjadi daripada di negara non-tropis.

Kurangnya sumber daya dan sumber daya keuangan untuk mengatasi banjir dan membangun kembali daerah banjir, menyebabkan produktivitas pertanian yang lebih rendah di negara-negara berkembang dibandingkan dengan negara-negara industri.

Keuangan dan teknologi sangat diatur di negara-negara industri untuk mencegah dan mengelola efek negatif dari perubahan iklim dan sektor pertanian.

Baca Juga : Daftar Negara Maju di Asia

Apa yang di maksud dengan negara maju?

Negara maju merupakan sebutan yang digunakan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi dengan adanya teknologi tinggi dan ekonomi yang relatif merata. Kebanyakan negara yang mempunyai GDP per-kapita tinggi dianggap sebagai negara maju.

Apa yang di maksud dengan negara berkembang?

Negara berkembang adalah istilah untuk mengklasifikasikan tingkat ekonomi negara-negara di dunia. Poin sebenarnya bahwa negara berkembang merupakan negara berkembang untuk menjadi negara industri yang sejahtera dalam segala hal. Negara-negara berkembang juga bisa disebut sebagai negara-negara Dunia Ketiga, yang merupakan negara-negara yang baru saja merdeka dari negara-negara maju.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Makalah Rangkuman Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Negara Miskin Lengkap. Baca juga Pengertian Negara Theokrasi Langsung dan Tidak Langsung. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !
Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Miskin Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca