Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Dinding Sel

3 min read

Fungsi Dinding Sel

Fungsi Dinding Sel yaitu sebagai penahan tekanan air yang berlebih pada saat memasuki sel, sehingga sel tidak pecah. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah Materi Fungsi Dinding Sel meliputi Pengertian, Struktur, Jenis, dan Gambar.

Pengertian Dinding Sel

Dinding sel merupakan lapisan yang berada di bagian luar membran sel yang mengelilingi jenis sel tertentu dan membatasi ruang bagi sel untuk mengembang.

Dinding sel merupakan karakteristik yang terdapat pada tumbuhan, jamur, alga, maupun dari bakteri.

Dinding sel tidak ada pada jenis hewan dan protozoa. Dinding sel memiliki struktur yang fleksibel, kuat, namun ada juga yang kaku.

Dinding sel mengakibatkan sel tidak dapat berkembang dan bergerak secara bebas, seperti pada sel tumbuhan.

Namun hal ini mala berdampak positif karena dinding sel dapat memberikan perlindungan, dukungan dan penyaring terhadap struktur serta fungsi sel tersebut.

Selian itu juga, dinding sel bisa mencegah tekanan air yang berlebih ketika akan memasuki sel. Baca Juga : Fungsi Retikulum Endoplasma

Fungsi Dinding Sel

Dinding Sel

Dinding sel juga berfungsi untuk memberi bentuk pada beberapa jenis sel serta melindungi bagian dalam sel dari pengaruh lingkungan luar.

Fungsi utama Dinding Sel yaitu sebagai penahan tekanan air yang berlebih pada saat memasuki sel, sehingga sel tidak pecah.

Selain itu, dinding sel juga berfungsi untuk memberi bentuk pada beberapa jenis sel serta melindungi bagian dalam sel dari pengaruh lingkungan luar. Baca Juga : Fungsi Badan Golgi

Maksud dari lingkungan luar tersebut yakni seperti bakteri yang mencoba menyerang sel. Berikut fungsi dinding sel pada tumbuhan, jamur atau fungi, alga dan bakteri, yaitu :

1. Fungsi Dinding Sel pada Tumbuhan

Fungsi dinding sel pada tumbuhan yakni sebagai berikut :

  • Bentuk, Kekuatan, dan Penyokong
    Dinding sel berperan sebagai rangka serta bertanggung jawab dalam menjaga bentuk sel. Kemudian laju pertumbuhan sel ditentukan oleh dinding sel.
  • Mengendalikan Tekanan Turgor
    Tekanan turgor merupakan tekanan yang diberikan oleh komponen-komponen sel terhadap dinding sel. Fungsi penting dari dinding sel yakni untuk menjaga tekanan turgor
  • Lewatnya Zat-Zat
    Maksud dari fungsi ini yakni berkaitan erat dengan sifat semi-permeable yang dimiliki dinding sel. Dinding sel membantu difusi materi melalui apoplas.
  • Sebagai Pelindung
    Tumbuhan tidak bisa bergerak, maka tumbuhan-tumbuhan membutuhkan perlindungan lebih untuk mengatasi berbagai bahaya yang ada. Dinding sel merupakan garis pertahanan pertama terhadap serangan patogen-patogen dan mikroorganisme-mikroorganisme.
  • Penyimpanan Karbohidrat
    Dinding sel merupakan cadangan karbohidrat (terutama biji-bijian) yang bisa digunakan sel dalam situasi-situasi yang berbahaya bai tumbuhan.
  • Pemberi Isyarat
    Dinding sel mengandung oligosakarida yang berperan sebagai hormon. Oligosakarida ini menstimulir sintesis etilena, kitinase, dan enzim-enzim lain. Pelepasan enzim-enzim ini mengakibatkan oxidative burst atau respiratory burst, menghasilkan peroksida, superoksida, dan senyawa oksigen lain yang menyerang patogen dan membuat dinding sel lebih kaku & sulit ditembus.

2. Fungsi Dinding Sel pada Bakteri

Pada bakteri dinding sel berfungsi untuk :

  • Membantu dalam menjaga organel-organel terletak di dalam sel
  • Mencegah pecahnya sel akibat perubahan tekanan osmotik
  • Tersusun atas peptidoglikan dan memiliki sifat kaku atau rigid
  • Menjadikan sel memiliki bentuk

3. Fungsi Dinding Sel pada Fungi

Pada fungi atau jamur, dinding sel memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelindung struktural
  • Menentukan pola pertumbuhan sel
  • Melindungi sel supaya tidak pecah akibat adanya perubahan tekanan osmotik
  • Menjadi tmpat pengikatan dalam reaksi enzim
  • Menjadi perantara interaksi sel dengan organisme lain

4. Fungsi Dinding Sel pada Alga

Alga sendiri merupakan sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata. Alga bahkan bisa dianggap tidak memiliki “organ” seperti yang dimiliki oleh tumbuhan.

Adapun fungsi dinding sel pada alga yakni sebagai berikut :

  • Menjadikan sel lebih kuat
  • Membantu dalam melindungi sel
  • Sebagai perantara antar sel dengan sekitarnya
  • Karena sifatnya yang permeable, sehingga membantu perpindahan molekul-molekul dari satu sel ke sel lain
  • Reseptor yang membantu berkomunikasinya satu sel dengan sel yang lainnya.

Struktur Dinding Sel

Fungsi Dinding Sel

Berikut ini adalah struktur dinding sel yang ada pada jamur, alga, bakteri beserta penjelasannya :

1. Struktur Dinding Sel pada Jamur

Dinding sel pada jamur terdiri dari kitin, yaitu merupakan turunan glukosa yang memiliki kemiripan dalam struktur selulosa. Kitin sendiri adalah molekul yang sama dengan molekul yang dijumpai pada eksoskeleton kaku pada hewan.

Dari teksturnya, lapisan kitin sangat keras. Selain tiu, pada dinding sel jamur juga terdapat glukan (polimer glukosa dan lainnya) bersama dengan protein & lipid.

Protein yang ada pada dinding sel jamur disebut hidrofobin. Yang mana hidrofobin berfungsi untuk memberikan kekuatan pada sel, dan membantu mengatur pergerakan air yang masuk ke dalam sel, serta membantu sel jamur menempel ke permukaan.

Dinding sel pada jamur sendiri merupakan lapisan yang berada paling luar sel serta mengelilingi membran sel.

2. Struktur Dinding Sel pada Alga

Ada beberapa jenis alga, seperti ganggang hijau, yang memiliki dinding sel yang strukturnya sama dengan tumbuhan.

Ganggang lainnya, yakni seperti ganggang merah dan ganggang coklat, yang mana ganggang tersebut memiliki selulosa serta polisakarida atau fibril lainnya.

Kelompok ganggang yang dikenal dengan diatom memiliki dinding sel yang tersusun dari asam silisik. Di dalam dinding sel alga tersebut terdapat molekul penting lainnya, seperti asam slginat, xilan, dan mannan.

3. Struktur Dinding Sel pada Bakteri

Dinding sel pada bakteri terdiri dari peptidoglikan polisakarida yang memiliki pori pori, sehingga molekul kecil akan bisa melewatinya.

Pada bakteri, dinding sel dan membran sel dikenal juga dengan selubung sel.

Dinding sel menjadi bagian yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bakteri, karena berperan dalam melindungi sel bakteri dari tekanan turgor internal serta menyediakan struktur mekanik untuk bakteri, yang hanya memiliki sel tunggal.

Bakteri memiliki konsentrasi molekul yang lebih tinggi di dalam jika di bandingkan dengan lingkungan luar, sehingga dinding sel pada bakteri dapat menghentikan air mengalir ke dalam sel.

Dinding sel pada bakteri memiliki ketebalan yang berbeda-beda yang bisa memungkinkan pewarnaan gram.

Pewarnaan Gram sendiri berguna untuk identifikasi umum bakteri seperti bakteri dengan dinding sel tipis yang merupakan gram negatif, sedangkan bakteri dengan dinding sel tebal yaitu adalah gram positif.

Pada Archaea tidak semuda dinding sel yang mengandung peptidoglikan. Beberapa jenis dinding sel di archaea yang berbeda, ada yang mengandung pseudopeptidoglikan.

Ada juga beberapa yang memiliki glikoprotein, ada beberapa yang memiliki polisakarida, dan yang lain ada yang memiliki protein pada lapisan permukaan yang disebut dengan lapisan-S, yang juga ada pada bakteri.

Sebutkan fungsi dinding sel ?

Fungsi utama Dinding Sel yaitu sebagai penahan tekanan air yang berlebih pada saat memasuki sel, sehingga sel tidak pecah.

Apa itu dinding sel ?

Dinding sel merupakan lapisan yang berada di bagian luar membran sel yang mengelilingi jenis sel tertentu dan membatasi ruang bagi sel untuk mengembang.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Dinding Sel, baca juga artikel kami sebelumnya mengenai fungsi Inti Sel. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Dinding Sel Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Fungsi Kromatin

Ami Alhasani
3 min read