Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Jantung

7 min read

Fungsi Jantung

Rumusguru.com – Apa Fungsi Jantung dalam tubuh Manusia? Pertanyaan ini kerap muncul bagi mereka yang memang belum mengetahuinya. Sebagai jawabannya, kami akan mengulas  hal ini secara rinci.

Lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Jantung, Pengertian, Bagian, Struktur, Jenis dan Gambar di bawah ini.

 

Pengertian Jantung

Jantung adalah salah satu organ yang terdapat di tubuh manusia yang man organ ini memiliki rongga dan juga berotot yang bertugas dalam sistem peredaran darah pada manusia.

Yang mana sistem kerja jantung ini mengendalikan seluruh aktivitas dari peredaran darah, dengan cara menghubungkan pembuluh darah yang sebagai salurannya.

 

 

Jantung kemudian akan memompa darah ke seluruh tubuh melalui kontraksi berirama dengan bantuan listrik yang ada pada jantung. yang kemudian darah ini dipompa dan/atau disebarkan ke seluruh tubuh.

Adapun kandungan yang terdapat di dalam darah yaitu ialah nutrisi dan oksigen yang berguna demi kelangsungan hidup sel-sel yang ada pada tubuh.

Kemudian, jika telah digunakan oleh sel-sel tersebut, darah tersebut dikembalikan lagi ke jantung, dan begitu seterusnya.

 

Fungsi Jantung

Fungsi jantung adalah menjadi alat transportasiyang terdapat di dalam tubuh, darah bertugas dalam membawa nutrisi dan juga oksigen yang memang di butuhkan oleh organ-organ tubuh lainnya.

Fungsi utama dari jantung adalah untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung dengan pembuluh darah kemudian akan membentuk sistem kardiovaskular guna memastikan kelangsungan makhluk hidup dlam hal ini adalah manusia.

Jantung yang normal atau jantung yang sehat akan didukung oleh jaringan otot yang kuat dan bekerja dengan baik dalam proses memompa darah.

Jantung berdetak dengan terus menerus dalam memompa darah, akan mengalirkan lebih dari 14.000 Liter darah dalam 1 hari.

Baca Juga : Fungsi Lambung

 

Bagian Bagian Jantung dan Fungsinya

Jantung memiliki bagian bagian yang mana tiap tiap bagian tersebut memiliki peranan masing masing, berikut penjelasannya lengkapnya :

 

 

1. Serambi kanan

Serambi kanan, pada bagian ini mengandung darah kotor. Darah kotor sendiri adalah darah yang memiliki sedikit sekali jumlah oksigen, memasuki serambi kanan dengan melalui vena cava superior dan juga inferior.

Dari serambi kanan, selanjutnya darah akan dipompa menuju bilik kanan. Pada jantung janin, terdapat lubang di serambi kanan yang akan memungkinkan darah bisa mengalir secara langsung menuju serambi kiri.

Hal ini juga sangat penting untuk sirkulasi janin, karena paru-paru janin belum bisa bekerja secara normal atau belum bisa bekerja dengan baik, yang kemudian janin akan mengambil darah bersih yang kaya akan oksigen langsung dari ibu.

Setelah lahir, paru-paru bayi pada umumnya akan mengembang dan sudah mulai berfungsi. Lubang tadi kemudian akan tertutup dan jug akan membuat batasan antara serambi kanan dengan serambi kiri.

Jadi, fungsi anatomi jantung bagian ini yaitu untuk menerima darah kotor dari tubuh yang kemudian di bawa oleh pembuluh darah. 

2. Bilik kanan

Bilik kanan adalah bagian yang aman bagian ini mempunyai peranan dalam memompa darah kotor yang kemudian akan menuju paru-paru agar karbon dioksida dapat ditukar dengan oksigen melalui proses pernapasan.

Bilik kanan berada di bawah serambi kanan dan berada di samping bilik kiri. Darah kotor yang mengalir melalui serambi kanan, kemudian akan melewati katup trikuspid.

Yang kemudian darah ini akan dipompa ke paru-paru melalui katup pulmonalis serta akan berjalan melalui arteri pulmonalis.

Jika pada bagian ini tidak berjalan secara normal atau tidak bekerja dengan baik, maka tidak akan bisa memompa secara efisien, sebab dari hal inilah manusia bisa mengalami gagal ginjal.

3. Serambi kiri

Pada bagian memiliki fungsi sebagai penerima darah bersih, yang mana darah bersih ini berasal dari paru-paru.

Darah bersih adalah darah yang didalamnya mengandung oksigen yang baik. Darah bersih masuk ke serambi kiri dengan melalui vena pulmonalis / pembuluh balik

Selanjutnya, darah ini tadi akan dipompa menuju bilik kiri dengan melalui katup mitral. Serambi kiri memiliki dinding yang tipis serta tidak memiliki otot, sesuai dengan perannya yakni hanya menjadi ruangan untuk menerima darah. 

4. Bilik kiri

Bilik kiri pada jantung, yang mana bagian ini berada di bawah serambi kiri dan dipisahkan oleh katup mitral.

Selain itu, bilik kiri adalah bagian jantung yang memiliki tekstur yang tebal yang mana perannya yaitu memompa darah bersih ke seluruh tubuh.

Kondisi tekanan darah tinggi dapat menyebabkan otot bilik kiri akan membesar yang kemudian juga akan mengeras, sebab dari bertambahnya beban kerja yang di alami oleh bilik kiri jantung dalam memompa darah.

Jika hal tersebut terjadi secara terus menerus, maka fungsi utama jantung pada bagian ini dalam memompa darah dan menyeebarkannya seluruh tubuh akan terganggu.

5. Perikardium

Jantung terletak di rongga berisi cairan yaitu perikardial. Dinding dan selaput lendir disebut perikardium, yang mengeluarkan cairan serous untuk melembutkan jantung saat berdetak.

Perikardium juga membantu mencegah ketegangan yang menyakitkan antara jantung dan organ di sekitarnya. Tak hanya itu, perikardium juga memiliki fungsi yang menunjang dan menahan jantung. Dinding jantung terdiri dari tiga bagian, yaitu epikardium, miokardium, serta endokardium.

6. Pembuluh Darah

Secara umum terdapat tiga saraf utama pada jantung, yaitu:

  1. Pembuluh Darah Arteri yang bertanggung jawab untuk mengangkut darah yang kaya oksigen dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Syaraf atau pembuluh darah Arteri ini mempunyai dinding yang cukup kuat untuk mengatur tekanan darah.
  2. Pembuluh Darah Vena yang mengontrol pengangkutan darah bebas oksigen dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Selain itu memiliki dinding pembuluh yang lebih kecil dari arteri.
  3. Pembuluh Darah Kapiler bertanggung jawab untuk menghubungkan vena terkecil pada arteri terkecil.

Baca Juga : Fungsi Paru-Paru

 

Struktur Jantung dan Fungsinya

Telah di bahas di ats tadi bahwa jantung dibagi menjadi dua rongga yaitu rongga kiri dan rongga kanan oleh dinding otot yang disebut dengan septum. Septum sendiri yaitu ialah pembatas yang memisahkan suatu rongga.

Rongga – rongga tersebut terdiri dari masing-masing 2 kamar, yakni bilik atas yang disebut dengan atrium dan bilik bawah yang disebut ventrikel.

Dimana rongga kanan berperan dalam menerima darah de-oksigen dari berbagai bagian tubuh kecuali pada paru-paru dan kemudian memompanya menuju ke paru-paru.

Sementara rongga kiri menerima darah yang terdapat oksigen dari paru-paru, yang akan dipompa menuju ke seluruh tubuh.

 

Jenis Katup Jantung

Ada empat macam jenis katup jantung yang mana berfungsi untuk menjaga darah agar terus bisa bergerak maju ke satu arah.

Katup tersebut akan menutup secara cepat agar darah tidak berbalik ke arah yang berlawanan. Di bawah ini adalah jenis katup pada jantung beserta fungsinya yang kami sajikan dalam bentuk tabel :

No Jenis Katup Fungsinya
1 Katup trikuspid Mengatur atau mengontrol aliran darah antara serambi kanan & bilik kanan.
2 Katup pulmonal Mengatur atau mengontrol aliran darah dari bilik kanan ke arteri pulmonalis yang kemudian membawa darah ke paru-paru untuk mengambil oksigen.
3 Katup mitral Mengalirkan darah yang terdapat oksigen dari paru-paru mengalir dari serambi kiri ke bilik kiri.
4 Katup aorta Membuka jalan untuk darah yang kaya akan oksigen untuk dilalui dari bilik kiri menuju ke aorta.

 

Letak Jantung

Jantung merupakan organ yang penting karena memiliki fungsi yang sangat kompleks. Fungsi jantung adalah menerima dan memompa darah ke seluruh tubuh, oleh karena itu kesehatan jantung harus dijaga. Jantung lebih besar dari tangan, yaitu sekitar 200-425 gram. Area jantung berada di tengah paru-paru, di tengah dada, terutama di belakang sternum kiri.

 

Berbagai Penyakit Jantung

Ada banyak jenis penyakit jantung yang bisa terjadi pada diri seseorang. Jenis penyakit jantung adalah:

1. Jantung Koroner

Penyakit ini terjadi ketika arteri yang memasok darah ke jantung mengeras dan pecah. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dan darah di arteri (aterosklerosis). Pengurangan arteri ini menyebabkan penurunan tekanan darah dan oksigen ke jantung, itulah sebabnya organ-organ ini tidak berfungsi dengan baik.

Gejala yang terkait dengan kondisi ini meliputi nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, dan mual. Nyeri dada terasa di leher, rahang, punggung dan lengan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung.

2. Serangan Jantung

Adalah kondisi penyakit yang terjadi ketika darah mencapai jantung saat tertutup sepenuhnya, menghancurkan sel-sel dan merusaknya. Ini disebabkan oleh jantung koroner.

Gejala yang paling umum adalah nyeri dada, sesak napas dan menggigil. Jika tidak ditangani, dapat merusak organ. Jika kerusakan meluas, dapat mengalami jantung berhenti mendadak.

3. Aritmia

Aritmia adalah serangan irama jantung. Denyut jantung pada orang dengan aritmia sangat cepat, sangat lambat, atau tidak konsisten. Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang mengatur fungsi jantung terganggu, sehingga jantung tidak berfungsi dengan baik.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh penyakit jantung koroner, penyakit gengguan elektrolit, dan kardiomiopati seperti hiperkalemia atau hipoksia. Penyakit ini mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun, beberapa pasien penyakit jantung mungkin mengeluh kelelahan, pusing, nyeri dada, dan koma.

4. Kardiomiopati

Adalah penyakit otot jantung. Kondisi ini menyebabkan ketidakstabilan dan struktur otot jantung karena gagal memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Penyakit disebabkan oleh kelainan bawaan atau genetik, sehingga penderita terlahir dengan kelainan tersebut. Selain komplikasi, kardiomiopati juga bisa terjadi akibat gagal jantung, tekanan darah tinggi atau usia lanjut.

Pada awalnya seringkali tidak menimbulkan gejala. Seringkali, gejala baru muncul ketika masalah memasuki area yang lebih luas atau jika ada penyakit penyerta lainnya. Gejala yang dapat ditemukan pada penyakit ini antara lain kaki bengkak, nyeri dada, sesak napas, kelelahan, dan batuk.

5. Gagal Jantung

Adalah kondisi jantung yang terlalu lemah untuk memproduksi darah ke seluruh tubuh. Jika berlangsung terlalu lama, gagal jantung dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti edema paru, gagal hati, dan ginjal.

Gagal jantung adalah penyakit jantung yang berkembang perlahan. Ini disebabkan oleh sejumlah faktor lain, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit jantung bawaan. Gejala utama gagal jantung termasuk sesak napas dan batuk, terutama di ekstremitas atas, nyeri dada setelah aktivitas, kelelahan, dan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.

6. Penyakit Bawaan

Penyakit jantung bawaan terjadi sejak lahir. Penyakit ini dapat ditemukan di dinding jantung, katup jantung, pembuluh darah di dekat jantung, atau kombinasi dari gangguan tetralogi Fallot.

Gejala yang timbul berbeda-beda tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Contoh gejala lain termasuk sesak napas dan nyeri dada, kulit membiru, penurunan berat badan, dan penurunan pertumbuhan janin. Gejala tersebut muncul sejak saat lahir.

Penyakit jantung bawaan disebabkan oleh komplikasi perkembangan jantung janin. Penyebab penyakit ini tidak diketahui, tetapi diperkirakan terkait dengan kecenderungan genetik, alkoholi, penggunaan narkoba, atau kelahiran prematur.

7. Penyakit Katup Jantung

Terjadi ketika katup jantung tidak dapat dibuka atau ditutup sepenuhnya, yang mengakibatkan pembekuan atau penggumpalan darah. Akibatnya tekanan darahnya terganggu. Penderita tidak merasakan gejalanya dalam waktu lama. Ketika pasien mengembangkan kondisi tersebut, ia mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada, kelelahan, detak jantung tidak teratur, dan pembengkakan di bagian tubuh lain, seperti kaki dan perut.

Infeksi katup dapat bersifat bawaan atau dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa hanya karena penyakit lain, seperti demam rematik atau endokarditis. Beberapa kemungkinan penyebab penyakit katup adalah Kawasaki, jantung koroner, stroke, dan kardiomiopati.

8. Endokarditis

Adalah jenis penyakit persendian yang mempengaruhi dinding dan katup jantung. Penyakit ini terjadi ketika kuman dari bagian tubuh lain, seperti mulut dan kulit, melewati aliran darah ke dinding jantung. Bakteri dapat masuk melalui sayatan atau luka di mulut, kateter, menggunakan tato, dan menggunakan obat suntik.

Gejala endokarditis yang umum termasuk demam dan menggigil, sesak napas dan nyeri dada saat menghirup, keringat malam yang berlebihan, pembengkakan di kaki atau perut, dan jantung atau detak jantung tidak teratur.

9. Tumor Jantung

Adalah pertumbuhan abnormal kulit di dinding jantung. Tumor bisa bersifat kanker atau non-kanker. Tumor ini dapat tumbuh di dinding otot jantung atau di mukosa pelindung jantung. Seiring bertambahnya ukuran, otot-otot ini dapat menekan dinding jantung dan mempersulit jantung untuk memompa darah.

Dalam kebanyakan kasus, tumor jantung tidak memiliki gejala. Namun, beberapa penderita penyakit jantung koroner mungkin menunjukkan lebih sedikit. Gejala berupa sesak napas, pembengkakan pada kaki, jantung berdebar-debar, kelelahan, tekanan darah tinggi, pusing, pingsan, dan penurunan berat badan.

 

Penyebab Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi karena pasokan darah terganggu. Apabila tidak mendapatkan darah yang cukup, otot jantung rusak. Penyebabnya antara lain adalah:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Kolesterol
  • Riwayat penyakit keluarga
  • Obesitas
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Merokok
  • Jarang olahraga
  • Aneurisma
  • Hipoksia
  • Penyalahgunaan obat obatan

 

Pencegahan

Beberapa upaya untuk mencegah serangan jantung, seperti:

  • Perubahan gaya hidup yang sehat
  • Upayakan agar tehindar dari diabetes serta hipertensi
  • Memilih makanan sehat
  • Menghentikan merokok
  • Menjaga tekanan pada darah
  • Memeriksakan kedokter secara rutin

 

Pengobatan

Beberapa cara untuk mengobati serangan jantung. Contohnya:

  • Operasi
  • Prosedur penanganan penyakit jantung
  • Obat obatan digunakan
  • Pemulihan setelah serangan jantung

 

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Jantung. Baca juga artikel lainnya Fungsi Xilem dan Floem . Semoga bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya:

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Jantung Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Kromatin

Ami Alhasani
3 min read

Fungsi Oviduk

Ami Alhasani
4 min read