Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Jaringan Parenkim

2 min read

Fungsi Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar yang tersusun atas sel-sel hidup yang membentuk struktur morfologi & fisiologi bervariasi serta masih melakukan segala kegiatan proses fisiologis. Lebih lengkapnya simaklah Fungsi Jaringan Parenkim meliputi Pengertian, Struktur, Ciri, dan Gambar di bawah ini.

Pengertian Jaringan Parenkim

Jaringan Parenkim
Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar yang tersusun atas sel-sel hidup yang membentuk struktur morfologi & fisiologi bervariasi serta masih melakukan segala kegiatan proses fisiologis.

Jaringan parenkim termasuk kedalam jaringan dasar karena hampir semua tumbuhan terdapat jaringan parenkim. Parenkim sendiri pada tumbuhan berada di bagian akar, batang, daun, dan juga buahnya.

Maka kerana inilah jaringan parenkim di sebut dengan jaringan dasar dan memiliki peran yang penting bagi tumbuhan.

Jaringan parenkim juga tidak hanya pada tumbuhan ber kayu melainkan parenkim juga terdapat di tumbuhan non-kayu.

Sel parenkim itu merupakan massa (sel-sel) yang menyebar luas pada seluruh organ dari tumbuh-tumbuhan.

Jaringan parenkim adalah jaringan heterogen, karena telah terjadi asosiasi antara sel-sel parenkim yang menyebar luas maka jaringan parenkim biasanya akan ada pada empulur dan juga terdapat pada korteks batang, akar, mesofil daun, dan jaringan-jaringan fotosintesis, daging daun dan juga pada endosperm biji dan dalam buah.

Parenkim berasal dari tubuh primer yang merupakan perkembangan dari meristime dasar, sementara di tubuh sekunder berkembang di pembuluh & kambium gabus, bahkan bisa juga dari felogen.

Parenkim sendiri berperan untuk menumbuhkan kembali bagian tubuh yang rusak / lepas (regenerasi)

Baca Juga : Fungsi Jaringan Meristem

Struktur Jaringan Parenkim

struktur jaringan parenkim
Gambar Struktur Jaringan Parenkim

Ruang antar sel bisa terbentuk secara skizogen dan lisigen. Adapun perkembanganya yaitu pada dinding primer terbentuk antara 2 sel baru, maka lamella (struktur seperti pelat tipis) tengah antara ke-2 dinding sel barunya itu hanya berhubungan dengan dinding primer sel induknya dan bukan lamella tengah di antara sesamanya & sel tetangganya.

Rongga kecil berkembang serta lamella tengah baru akan berhubungan dengan dinding sel induknya.

Dinding sel yang berhadap-hadapan dengan rongga kecil ini akan mengalami disintegrasi dan dengan demikian akan membentuk rongga interseluler yang bisa diperbesar dengan terbentuknya rongga seperti halnya pada sel tetangga.

Ruang antar sel yang terdapat pada tangkai daun talas terbentuk atas proses lisigen karena pada susunan sel daun talas terlihat seperti terdapat kerusakan sel sehingga isi sel akan menghancurkan diri dan kemudian terbentuklah ruang antarsel.

  • Larutan vakuola yaitu adalah gula terlarut dan senyawa N dalam akar Beta vulgaris
  • Cairan dalam plasma yaitu adalah protein & minyak dalam endosperm biji Ricinus communis
  • Kritasl yaitu adalah pati dalam endosperm, kotiledon, dan umbi, dan juga buah

Ciri-Ciri Jaringan Parenkim

  1. Dinding sel-nya biasanya tidak mengandung lignin, kecuali organ yang sudah tua.
  2. Sebagian besar sel parenkim memiliki bentuk segi banyak (polihedral).
  3. Terdapat sel-sel yang masih hidup.
  4. Biasanya di dalam protoplasma terdapat plastida baik itu leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.
  5. Dinding sel yang sudah menebal biasanya memiliki plasmodesmata yang bisa membantu kelancaran pertukaran zat.
  6. Pada bagian tengah ruang sel-nya terdapat sentra vakuola besar berisi zat-zat makanan cadangan.
  7. Memiliki ruang antar sel di antara sel-sel parenkim, yang berperan dalam pertukaran maupun peredaran gas-gas.
  8. Berbentuk segi enam
  9. Bersifat meristematik
  10. Memiliki atau terdapat sel yang hidup, berdinding tipis & berukuran besar
  11. Memiliki vakuola yang banyak
  12. Memiliki atau terdapat ruang antar sel sehingga letaknya tidak terlalu rapat.

Baca Juga : Fungsi Jaringan Saraf

Fungsi Jaringan Parenkim

Berikut ini beberapa fungsi jaringan parenkim antara lain:

  • Sebagai penyimpan cadangan makanan
  • Sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis
  • Sebagai tempat cadangan air
  • Sebagai jaringan pengangkut
  • Sebagai tempat menyimpan udara
Apa itu jaringan parenkim?

Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar yang tersusun atas sel-sel hidup yang membentuk struktur morfologi & fisiologi bervariasi serta masih melakukan segala kegiatan proses fisiologis.

Apa ciri ciri dari jaringan parenkim?

1. Dinding sel-nya biasanya tidak mengandung lignin, kecuali organ yang sudah tua.
2. Sebagian besar sel parenkim memiliki bentuk segi banyak (polihedral).
3. Terdapat sel-sel yang masih hidup.
4. Biasanya di dalam protoplasma terdapat plastida baik itu leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.
5. Dinding sel yang sudah menebal biasanya memiliki plasmodesmata yang bisa membantu kelancaran pertukaran zat.

Sebutkan struktur jaringan parenkim?

Ruang antar sel bisa terbentuk secara skizogen dan lisigen. Adapun perkembanganya yaitu pada dinding primer terbentuk antara 2 sel baru, maka lamella (struktur seperti pelat tipis) tengah antara ke-2 dinding sel barunya itu hanya berhubungan dengan dinding primer sel induknya dan bukan lamella tengah di antara sesamanya & sel tetangganya.

Demikianlah pembahasan kami megenai Materi Fungsi Jaringan Parenkim, baca juga artikel kami yang lain mengenai Fungsi Tulang Belakang. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Jaringan Parenkim Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca