Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Mikrotubulus

2 min read

Fungsi Mikrotubulus

Fungsi mikrotubulus yang paling utama yakni adalah untuk membantu transportasi zat, merupakan komponen utama penyusun silia, flagel, sentriol dan juga benang-benang spindel selama berlangsungnya pembelahan sel. Lebih lengkapnya lagi simaklah Materi Fungsi Mikrotubulus, meliputi pengertian, struktur, dan gambar di bawah ini.

Pengertian Mikrotubulus

Mikrotubulus merupakan organel sel, yang terdapat di dalam sitoplasma seluruh sel eukariot, berupa silinder panjang yang memiliki rongga dengan diameter luar kira-kira 25 nm & diameter dalam ± 12 nm.

Panjangnya bervariasi mulai dari beberapa nanometer hingga beberapa mikrometer. Mikrotubulus ada pada sel hewan maupun sel tumbuhan, berbentuk silinder atau tabung dan tidak bercabang-cabang.

Mikrotubulus sendiri tersusun atas molekul-molekul protein tubulin yang terangkai dalam susunan heliks (terpilin) membentuk dinding silinder yang berongga.  

Yang mana organel ini bersifat kaku, dan berperan sebagai kerangka sel (sito skeleton) yang mampu memelihara atau mengontrol bentuk sel

Fungsi Mikrotubulus

Fungsi Mikrotubulus

Fungsi mikrotubulus yakni adalah untuk membantu transportasi zat, merupakan komponen utama penyusun silia, flagel, sentriol dan juga benang-benang spindel selama berlangsungnya pembelahan sel.

Mikrotubulus merupakan silinder protein yang ada pada sebagian besar sel hewan dan tumbuhan. Diameter luarnya kirakira 25 nm dan diameter lumennya sekitar 15 nm.

Protein yang membentuk mikrotubulin disebut tubulin. Ada 2 macam jneis tubulin, yang mana kedua tubulin ini memiliki susunan asam amino yang berbeda.

Selain itu, 2 molekul tubulin tersebut bergabung membentuk dimer. Dimer sendiri merupakan blok bangunan yang membentuk mikrotubulus.

Dimer membentuk dinding silinder dalam bentuk heliks Mikrotubulus bersifat kaku sehingga penting dalam fungsinya mempertahankan atau mengontrol bentuk sel.

Mikrotubulus berperan dalam pembelahan sel, karena setiap kromosom bergerak ke kutub pembelahan yang terikat pada gelendong mitotik yang dibentuk oleh mikrotubul.

Selain itu, mikrotubul juga berguna sebagai saluran bagi arus zat sitoplasma di dalam sel yang merupakan komponen stuktural yang penting dari silia dan flagela.

Bentuk mikrotubulus sendiri yakni adalah berbentuk tabung berongga dengan diameter 25 nm. Panjang tubuhnya antara 200 nm sampai 25 μm.

Mikrotubulus memiliki suatu protein yang disebut tubulin. Tubulin terdiri atas 2 macam, yakni alpha-tubulin & betatubulin.

Mikrotubulus ini berfungsi mempertahankan aupun mengontrol mbentuk sel, berperan saat motilitas sel, seperti silia atau flagela serta membantu pergerakan kromosom saat pembelahan sel.

Baca Juga : Fungsi Kloroplas

Struktur Mikrotubulus

Struktur Mikrotubulus

Mikrotubulus yakni hanyalah polimer dari α dan dimer tubulin β. Dalam protofilamen, dimer tubulin ini polimerisasi dari ujung ke ujung.

The protofilamen kemudian membentuk bundel filamen silinder yang berongga. Dan biasanya, protofilamen mengatur diri dalam helix tidak sempurna.

Dimana satu putaran heliks berisi 13 dimer tubulin, yang masing-masing berasal dari protofilament yang berbeda pula.

Sebuah fitur mencolok yang membantu dalam fungsi mikrotubulus yaitu ialah polaritas yang khas.

Tubulin berpolimerisasi ujung ke ujung dengan subunit α satu tubulin dimer pada kontak dengan subunit β dari berikutnya.

Maka, dalam protofilament, salah satu ujung akan memiliki α subunit terkena, sementara juga yang akan terkena β subunit di ujung lain. ujungnya ini ditunjuk (-) dan (+) berakhir, masing-masing.

The protofilamen bundel dalam cara yang sejajar satu sama lain, sehingga dalam mikrotubula, salah satu ujung, yang (+) akhirnya, dengan hanya subunit β terkena sedangkan ujung yang lain, yang (-) end, hanya memiliki subunit α terkena.

The (-) end dibatasi, sehingga, meninggalkan hanya (+) akhir dari mana pemanjangan mikrotubulus yang dapat terjadi.

Baca Juga : Fungsi Dinding Sel

Apa itu mikrotubulus ?

Mikrotubulus merupakan organel sel, yang terdapat di dalam sitoplasma seluruh sel eukariot, berupa silinder panjang yang memiliki rongga dengan diameter luar kira-kira 25 nm & diameter dalam ± 12 nm.

Apa fungsi mikrotubulus ?

Fungsi mikrotubulus yakni adalah untuk membantu transportasi zat, merupakan komponen utama penyusun silia, flagel, sentriol dan juga benang-benang spindel selama berlangsungnya pembelahan sel.

Sebutkan bentuk mikrotubulus ?

Bentuk mikrotubulus sendiri yakni adalah berbentuk tabung berongga dengan diameter 25 nm. Panjang tubuhnya antara 200 nm sampai 25 μm.
Mikrotubulus memiliki suatu protein yang disebut tubulin. Tubulin terdiri atas 2 macam, yakni alpha-tubulin & betatubulin.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Mikrotubulus, baca juga artikel kami sebelumnya mengenai fungsi Inti Sel. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Mikrotubulus Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Fungsi Kromatin

Ami Alhasani
3 min read