Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA

Fungsi Mitokondria

3 min read

Fungsi Mitokondria

Fungsi Mitokondria – Mitokondria merupakan organel tempat terjadi peran atau fungsi respirasi sel pada makhluk hidup. Untuk lengkapnya lagi simaklah Materi makalah mitokondria, pengertian, ciri, struktur dan manfaat, dan fungsi mitokondria pada sel hewan dan tumbuhan.

Pengertian Mitokondria

Mitokondria merupakan organel tempat terjadi peran atau fungsi respirasi sel pada makhluk hidup. Selain itu terdapat fungsi seluler lain seperti metabolisme asam lemak, homeostasis kalsium, transduksi sinyal seluler, biosintesispirimidina, dan juga sebagai penghasil energi.

Adapun fungsi yang paling utama dari mitokondria adalah untuk respirasi sel. Selain itu, fungsi mitokondria yang lainnya, baik fungsi untuk hewan, tumbuhan.

Mitokondria memiliki sistem genetik sendiri jika kita dibandingkan denga sistem genetik inti. Struktur mitokondria memiliki dua lapisan membran, yang terdiri dari :

  1. Lapisan Membran Luar
  2. Lapisan Membran Dalam

Selain itu, bagian yang ada pada mitokondria penting untuk melakukan cara kerja mitokondria itu sendiri. Sel-sel yang memiliki mitokondria dalam jumlah yang banyak antara lain ada pada jantung, hati & otot.

Bagian rRNA mitokondria lebih serupa dengan yang dimiliki bakteri dibandingkan yang disandi oleh inti sel eukariota. Tahap respirasi pada hewan & tumbuhan juga melalui jalur yang sama yang disebut siklus Krebs.

Fungsi Mitokondria

fungsi mitokondria
Gambar Mitokondria

Fungsi utama dari Mitokondria adalah Sebagai Respirasi Sel.

Respirasi Sel sendiri merupakan suatu proses kimiawi yang berfungsi untuk melepaskan energi yang tersimpan didalam Glukosa.

Energi yang digunakan dalam pemecahan glukosa tersebut, disediakan oleh molekul-molekul adenosin trifosfat (ATP). Mirip dengan fungsi ribosom yang telah dijelaskan sebelumnya.

Molekul-molekul adenosin trifosfat (ATP) ini dihasilkan oleh organel itu sendiri. Seluruh proses respirasi Aerob Sel terdiri dari tiga langkah sebagai berikut ini :

1. Glikolisis

Glikolisis memiliki arti “pemecahan glukosa“, glikolisis adalah tahap pertama dari respirasi sel.

Glukosa mempunyai 6 Atom Karbon. Enzim-enzim yang terdapat pada Sitosol berfungsi Mengoksidasi Molekul Glukosa menjadi dua molekul, yang masing-masing mempunyai tiga atom karbon.

Glikolisis menghasilkan dua molekul adenosin trifosfat , 2 molekul Asam Piruvat dan 2 molekul Nikotinamida Adenina Dinukleotida (NADH).

2. Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat)

Siklus krebs berfungsi maka harus melakukan Dekarboksilasi Oksidatif, molekul-molekul asam piruvat yang dihasilkan pada glikolisis akan diubah menjadi Koenzim-A asetil, yang kemudian digunakan dalam siklus krebs.

Siklus krebs tersebut kemudian akan mengoksidasi asetil-KoA yang menjadi karbon dioksida, dan dari proses ini juga menghasilkan tiga molekul Nikotinamida Adenina Dinukleotida (NADH) dan 1 molekul FADH₂.

3. Rantai Transpor Elektron

Rantai Transpor Elektron (RTE) terdiri dari serangkaian yang membawa elektron hasil dari membran mitokondria dari siklus krebs.

Molekul-molekul ATP dihasilkan dari reaksi redoks NADH dan FADH₂. Sel Eukariotik menghasilkan sekitar 36 ATP sesudah melakukan respirasi sel.

Ciri Mitokondria

  1. Terletak di dalam sel eukariotik.
  2. Berbentuk lonjong.
  3. Memiliki diameter sekitar 0,5 µm dengan panjang antara 0,5 sampai 1 µm.
  4. Merupakan organel yang memiliki 2 lapis membran yaitu membran dalam & membran luar.
  5. Ada ruangan yang disebut dengan matriks. Dimana pada matriks ini di dalamnya mengandung enzim dan protein.
  6. Adanya lipatan-lipatan yang disebut cristae (krista).
  7. Kebanyakan sel memiliki hanya satu sel. Sel yang memiliki banyak mitokondria terdapat di jantung, hati, dan otot.
  8. Bagian luarnya terdapat pori-pori sehingga bersifat permeabel.
  9. Mempunyai sistem genetika sendiri berupa ribosom, mtDNA, dan rRNA. Sistem genetik mitokondria serupa dengan dimiliki bakteri dibandingkan dengan inti selnya. Hal ini menjadi penyebab munculnya hipotesis bahwa mitokondria yaitu pada makhluk hidup yang bersimbiosis dengan sel eukariotik.
  10. Serupa dengan α-Proteobacteria pada makhluk hidup prokariotik.

Struktur Mitokondria

Berikut ini adalah struktur-struktur mitokondria dan penjelasannya, terdiri dari membran luar, membran dalam, krista, ruang antar membran dan matriks.

Struktur mitokondria
StrukturPenjelasan
Membran LuarMembran luar tersusun atas fosfolipid bilayer yang di dalamnya mengandung protein porin.
Lapisan ini bisa dilalui oleh ion-ion, ATP, ADP dan molekul-molekul nutrisi.
Membran DalamMembran dalam yaitu ialah membran kompleks tapi permeable yang terbentuk dari molekul-molekul kompleks transpor elektron.
KristaKrista adalah lipatan yang terdapat di membran dalam mitokondria.
Fungsi krista membantu perluasan struktur membran dalam sel ketika memerlukan ruang untuk lebih banyak molekul-molekul.
Ruang Antar MembranRuang antar membran adalah ruang yang terdapat di antara membran luar & membran dalam.
Fungsi ruang antar membran berperan atas fosforilasi oksidatif.
MatriksMatriks berisi molekul-molekul DNA yang berfungsi dalam respirasi sel serta enzim-enzim yang berfungsi dalam siklus reaksi asam sitrat.
Selain itu didalamnya mengandung air dan gas-gas terlarut seperti oksigen & karbon dioksida.

Manfaat Mitrokondria Dalam Tubuh Makhluk Hidup

Fungsi Mitokondria memiliki banyak fungsi atau manfaat didalam tubuh makhluk hidup, diantaranya seperti berikut ini :

  • Mitokondria bisa membantu sel yang mampu mencapai fungsi ini dan menyediakan tangki untuk menyimpan ion kalsium.
  • Mitokondria berperan dalam proses mematikan sel sel tertentu yang sudah diprogram oleh tubuh secara alamiah.
  • Membantu fungsi organ tubuh supaya berjalan dengan optimal, karena ketika mitokondria tidak mampu bekerja / mengalami abnormal & kematian sel bisa mempengaruhi kinerja pada organ tubuh.
  • Menghasilkan energi sel yang akan digunakan dalam sistem metabolisme tubuh.
  • Metabolisme karbohidrat yang terjadi didalam mitokondria, kemudian akan dioksidasi oleh air dan juga karbondioksida dan juga oksigen.
  • Mitokondria berfungsi menerima hasil enzim yang sudah diproses secara lanjut kemudian diproses lagi menjadi molekul bermuatan tertentu. Molekul ini mencampurkan oksigen agar bisa didistribusikan ke pembuluh darah dengan baik.
  • Berfungsi untuk menjaga konsentrasi ion kalsium, untuk kepadatan tulang & segala jenis pada bagian sel.
  • Energi yang dihasilkan mitkondria berupa 30 molekul, dibuat untuk setiap molekul glukosa
  • Didalam setiap glikosis dapat menghasilkan 2 molekul.
  • Mitokondria memiliki peranan dalam mengelola aktivitas metabolisme sel.
  • Mitokondria juga berfungsi untuk memecah makanan yang akan menghasilkan energi, seperti lemak, protein karbohidrat, & lain-lainnya.
Apa saja fungsi mitokondria?

Fungsi utama dari Mitokondria adalah Sebagai Respirasi Sel. Respirasi Sel sendiri merupakan suatu proses kimiawi yang berfungsi untuk melepaskan energi yang tersimpan didalam Glukosa.

Apa itu mitokondria?

Mitokondria merupakan organel tempat terjadi peran atau fungsi respirasi sel pada makhluk hidup.

Sebutkan struktur mitokondria?

Struktur mitokondria terdiri dari membran luar, membran dalam, krista, ruang antar membran dan matriks.

Demikianlah pembahasan kami mengenai fungsi mitokondria baca juga tentang fungsi sitoplasma, semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA
Fungsi Mitokondria Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca