Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA

Fungsi Nukleus

2 min read

Fungsi Nukleus

Nukleus merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai pusat perintah atau pengendali dari seluruh kegiatan sel karena adanya benang-benang kromosom di dalam nukleus. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah Materi Fungsi Nukleus, Pengertian, Struktur, Bagian, dan Jenis di bawah ini.

Pengertian Nukleus

Nukleus merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai pusat perintah atau pengendali dari seluruh kegiatan sel karena adanya benang-benang kromosom di dalam nukleus.

Sel-sel memiliki satu nukleus atau sel inti. Namun, sesuai dengan fungsinya, ada juga sel yang memiliki 2 atau lebih inti.

Nukleus merupakan bagian sel yang ukurannya lebih besar dibandingkan dengan organel sel pada, yakni memiliki ukuran sekitar 10 – 20 nm.

Letak sel inti memiliki 2 tempat di tengah atau di bagian tepi, berbentuk bulat dan juga lonjong menyerupai cakram.

Baca Juga : Fungsi Membran Sel

Sel inti dibatasi oleh membran inti yang mengontrol sesuatu yang dapat masuk & keluar nukleus. Nukleus digunakan untuk mengontrol reaksi-reaksi kimia, pertumbuhan maupun pembelahan sel.

Nukleus berfungsi untuk membawa perintah sintesis di inti DNA karena didalamnya mengandung sandi DNA (DNA code) yang berguna untuk menentukan urutan asam amino protein.

Fungsi Nukleus

Fungsi Nukleus
Gambar Nukleus

Fungsi utama nukleus yaitu untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol kegiatan kegitan sel dengan mengelola ekspresi gen. Berikut ini adalah fungsi lengkap dari nukleus, diantaranya yakni :

  • Nukleus berisi seluruh informasi genetik dalam kromatin.
  • Fungsi diferensiasi gen menyebabkan diferensiasi sel & perkembangan morfologi tertentu.
  • Sel-sel yang baru akan terus tumbuh membesar & menjadi dewasa dengan bantuan protein struktural dan zat-zat lain yang dibentuk atas instruksi dari gen yang terkandung dalam kromatin.
  • Sel inti mengambil bagian dalam transmisi informasi genetik dari sel induk menuju ke sel anak dan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.
  • Nukleus mampu memelihara metabolisme sel dengan mengendalikan sintesis jenis enzim.
  • Divisi inti merupakan prasyarat untuk pembelahan sel.
  • Nukleus atau sel inti membentuk ribosom pada nukleus nya.
  • Berkembang karena adanya perubahan materi genetik yang terkandung di dalam nukleus.

Baca Juga : Fungsi Mitokondria

Struktur Nukleus

Struktur Nukleus

Berikut ini adalah struktur atau komponen komponen yang ada pada nukleus atau sel itu, antara lain :

1. Membran Inti

Membran inti / selubung inti ialah struktur pembatas materi inti sel dengan sitoplasma.

Struktur membran inti apabila kita amati dengan menggunakan mikroskop electron maka akan tampak seperti 2 lapisan membran yang masing-masing dipisahkan oleh celah sebesar 20-30 nm.

Membran inti luar tersebut berhubungan dengan reticulum endoplasma, oleh sebab itu ruang antar membran inti dalam & luar akan langsung berhubungan dengan lumen reticulum endoplasma

2. Nukleoplasma

Nukleoplasma adalah cairan inti sel yang merupakan zat yang tersusun dari protein.

3. Kromatin

Kromatin ada di dalam nukleoplasma. Akan terlihat jelas pada saat sel tidak membelah. Pada saat sel membelah butiran kromatin menebal menjadi struktur seperti benang yang dikenal dengan kromosom.

4. Nukleolus

Struktur nukleolus merupakan padat serta berbentuk bulat. Beberapa organisme eukariotik memiliki sel inti yang berisi hingga 4 nukleolus. Nukleolus berperan secara tidak langsung dalam sintesis protein dengan menghasilkan ribosom.

Kromosom mengandung deoxyribose-nucleic acid (DNA) yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein.

Kromatin ketika interfase akan terlihat sebagai butir-butir yang tersebar pada seluruh inti tanpa adanya benang-benang kromosom.

Bagian – Bagian Nukleus

Dari gambar nukleus sel di atas, bisa kita lihat bahwa di dalam nukleus terdapat bagian-bagian penyusun yang penjelasannya seperti berikut ini:

  • Nukleolus berfungsi menyintesis berbagai macam molekul ribose nucleic acid (RNA) atau asam ribonukleat yang digunakan dalam perakitan ribosom.
  • Nukleoplasma adalah zat yang tersusun atas protein.
  • Butiran kromatin terdapat pada nukleoplasma, akan tampak jelas pada saat sel membelah. Pada saat membelah, butiran kromatin menebal kemudian menjadi struktur seperti benang yang disebut kromosom.
    Kromosom mengandung deoxyribose-nucleic acid (DNA) atau asam deoksiribonukleat yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein.

Jenis – Jenis Nukleus

Nukleus

Berdasarkan jumlah dari inti selnya, maka nukleus memiliki 2 jenis sel, yakni sebagai berikut :

1. Sel Mononukleat

Mononuclear merupakan salah satu jenis sel fagosit yang terdiri dari sel monosit dan makrofag Mono artinya satu. Kebanyakan sel hewan maupun sel tumbuhan hanya memiliki satu inti sel.

2. Sel Multinukleat

  • Sel Multinuklea merupakan sel organisme yang berinti banyak. Contohnya Vaucheria (sejenis alga) dan beberapa jenis fungi.
  • Untuk sel yang intinya memiliki 2 sel inti yang disebut sel binukleat.
  • Sedangkan untuk sel yang intinya lebih dari 2 disebut sel polinukleat.
Sebutkan fungsi nukleus?

Fungsi utama nukleus yaitu untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol kegiatan kegitan sel dengan mengelola ekspresi gen.

Sebutkan jenis jenis nukleus?

Berdasarkan jumlah dari inti selnya, maka nukleus memiliki 2 jenis sel, yakni sel Mononukleat dan sel Multinukleat

Sebutkan struktur nukleus?

Struktur atau komponen komponen yang ada pada nukleus atau sel itu, antara lain Membran Inti, Nukleoplasma, Kromatin, dan Nukleolus

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Nukleus, baca juga artikel kami sebelumnya mengenai fungsi ribosom. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA
Fungsi Nukleus Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca