Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Otot Jantung

5 min read

Fungsi Otot Jantung

Rumusguru.com – Sudahkah Anda tahu apa Fungsi Otot jantung? Agar sistem peredaran darah berfungsi dengan baik, dukungan otot jantung diperlukan untuk mempertahankan fungsi yang tepat.

Jantung adalah rongga yang digerakkan oleh otot. Otot-otot ini disebut otot jantung. Otot jantung bekerja dengan cara memompa darah melalui pembuluh darah dengan frekuensi normalnya yang diulang tanpa henti.

Dalam hal ini, peredaran darah utuh merupakan fungsi utama jantung. Sebagai sistem peredaran, darah berperan dalam mengangkut nutrisi dan oksigen ke tubuh, serta mengeluarkan zat sisa. Jantung dan pembuluh darah membentuk arteri untuk bertahan hidup.

Jantung yang sehat didukung oleh otot yang kuat dan merupakan pompa yang efisien. Jantung terus memompa darah, yang dapat mengalirkan lebih dari 14.000 cairan sehari. Organ ini, yang hanya berukuran satu kepalan, terletak di tengah dada, di belakang tulang dada. Jantung adalah salah satu organ yang dilindungi oleh dua belas tulang rusuk.

Otot jantung merupakan bagian integral dari dinding jantung dan berfungsi untuk memompa darah, baik ke jantung maupun sebaliknya, agar darah tetap mengalir. Secara umum, otot jantung dapat berkontraksi seperti halnya otot rangka.

Namun di dalam jantung, sel-sel ini bekerja sama dengan saraf jantung untuk membantu detak jantung. Berbeda dengan tulang rangka yang dapat diatur dengan baik, otot jantung akan terus berfungsi dengan sendirinya, hal ini merupakan perbedaan yang signifikan dari otot lurik.

Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Fungsi Otot Jantung meliputi Pengertian, Jenis, Sifat, Letak, dan Cara Kerja Otot Jantung di bawah ini.

Pengertian Otot Jantung

Otot Jantung merupakan otot yang menjadi penyusun dinding jantung pada manusia yang mana otot ini meliputi sel sel cardiomycocyte atau sel otot myocardiocyteal yang jumlahnya adalah 1-2 buah.

Selain jumlah tersebut ada juga yang berjumlah 3 – 4 buah namun jumlah tersebut jarang sekali ditemukan, karena umumnya hanya terdiri dari 1-2 buah saja.

Otot jantung merupakan otot yang terbentuk dari gabungan dua otot yakni otot lurik dan otot polos sebab memiliki daerah yang sama gelap dan terang apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop, akan tampak memiliki banyak inti inti sel yang letaknya berada di tengah, dan juga memiliki sifat gerak yang serupa.

Otot jantung merupakan otot yang terkuat, karena otot ini mampu bekerja tanpa lelah, yang artinya otot ini bekerja tanpa istirahat selama 24 jam setiap harinya sehingga memungkinkan komponen darah dapat terus menerus mengalir.

Otot jantung ini dikatakan pula sebagai otot kehidupan bagi manusia, yang apabila otot ini berhenti bekerja, maka menyebabkan peredaran darah terhenti dan mengakibatkan kematian bagi manusia tersebut.

Seperti yang bahas tadi, bahwa Otot jantung mampu bekerja tanpa istirahat hal ini karena otot jantung memiliki senyawa yang disebut dengan mitokondria, yang mana fungsi mitokondria ini adalah sebagai respirasi sel.

Selain mitokondria, yang lainnya ialah mioglobin, serta suplai darah sehingga bisa dengan mudah memungkinkan terjadinya metabolisme aerobik tanpa henti dan selalu memberikan suplai oksigen dan juga nutrisi.

Otot jantung ini memiliki ciri khusus yang mana otot jantung ini memiliki bentuk yang memanjang dan terdapat inti sel di tengahnya, serabut nya berjumlah 1500 dengan panjang 50 – 100 um dan diameternya adalah 14 um, serta memiliki cabang yang banyak dan antar cabangnya menyatu satu dengan yang lainnya.

Fungsi Otot Jantung

Jantung
Gambar Jantung

Otot jantung berada di daerah yang sangat vital yang termasuk bagian organ yang sangat penting bagi tubuh karena bagian organ yang satu ini merupakan kunci dari nyawa manusia.

Otot jantung memiliki tanggung jawab yang sangat penting bagi kehidupan manusia, yang fungsi lain dari otot jantung yakni sebagai berikut ;

  • Bertugas menjadi pemompa darah ke seluruh bagian tubuh sehinggaberperan dalam sistem peredaran darah manusia yang kaya akan oksigen serta bersih terus menerus mengalir dalam seluruh organ tubuh.
  • Dapat membersihkan tubuh dari hasil metabolisme dengan membantu untuk mengeluarkan racun dan akan menggantinya dengan darah yang bebas dari karbondioksida.
  • Bertanggung jawab dalam membantu sel sel di sekitarnya untuk berkontraksi.
  • Bertanggung jawab dalam proses pemompaan ventrikel yang ada pada jantung.
  • Berfungsi menjadi peremas darah sehingga darah bisa keluar dari jantung saat terjadinya kontraksi dan mengambil darah pada saat relaksasi.
  • Selain itu, menunjang kerja dari organ jantung, yakni membantu jantung dalam menjalankan perannya untuk menjamin kehidupan bagi manusia.

Baca Juga : Fungsi Otot Polos

Jenis/ Tipe Otot Jantung

otot jantung
Gambar Otot Jantung

Otot jantung terdiri dari 3 jenis atau tipe, yaitu adalah otot atrium, otot ventrikel, & serat otot khusus pengantar rangsangan yang menjadi pencetus rangsangan.

Tipe otot atrium & ventrikel akan berkontraksi dengan cara yang sama seperti halnya otot rangka dengan kontraksi otot yang lebih lama.

Sementara serat khusus penghantar & pencetus rangsangan hanya akan berkontraksi dengan sangat lemah, hal ini dikarenakan serat-serat tersebut hanya mengandung sedikit sekali serat kontraktif serta menyumbat irama dan juga kecepatan konduksi sehingga serat yang satu ini bekerja sebagai pencetus rangsangan bagi jantung.

Sifat-sifat otot jantung

  • Kontraktilitas

Pada saat sistol berkontraksi, diastol akan berelaksasi dan selalu ada platau atau dataran yang dapat menyebabkan fase diastole akan lebih panjang dari sistol atau memberi kesempatan darah yang akan tertampung akan lebih banyak di jantung ).

  • Konduktivitas

Konduktivitas yakni sebagai penghantar rangsangsan atau perambatan impuls.

  • Kontraksinya otomatis dan ritmis

Kontraksinya secara otomatis dan juga ritmis yakni maksdunya selalu berdenyut kecuali jika ada gangguan.

  •  Irritabilitas / Eksitabilitas

Irritabilitas yakni adalah kemampuan otot dalam mengadakan respon jika di rangsang, dan jua peka terhadap rangsang.

Baca Juga : Fungsi Otot Lurik

Cara Kerja Otot Jantung

Cara kerja atau sistem kerja otot jantung dalam tubuh manusia yaitu adalah bekerja dengan sadar atau tanpa kendali dari indidivu tersebut, adapun aktivitas yang dilakukan oleh otot jantungini dipengaruhi oleh saraf otonom yakni saraf simpatik & saraf parasimpatik.

Sebab itulah otot jantung mampu bekerja secara terus menerus tanpa henti dan mampu memilikin peran utama dalam keberlangsungan hidup manusia.

Letak Otot Jantung

Otot Jantung adalah jenis jaringan otot spontan yang terletak di dinding jantung, terutama di myokardium. Otot jantung adalah salah satu dari tiga jenis saraf, yang lainnya kuat dan halus.

Struktur Otot Jantung

Struktur dari otot jantung adalah sebagai berikut:

I. Perikardium parietal

Ini terhubung ke lapisan luar dan membentuk cairan yang membantu melembutkan hati. Endokardium memisahkan jaringan dan darah yang dibuang ke bilik jantung. Jika kita melihat lebih dekat pada, kita dapat melihat bahwa mereka diprogram ke dalam sel, yang terhubung dengan cara kerja jaringan.

Kemudian dua sel bertemu khusus yang disebut cakram selingan dua sel pada tempatnya. Jaringan pusat dan sel-sel ini adalah saraf dan pembuluh darah. yang mengirimkan oksigen dan udara ke otot jantung. Otot jantung berbentuk seperti otot rangka.

II. Sarkoma

Sarkoma ini adalah sekelompok protein yang merespon sinyal dan koordinasi. Dalam sistem kerangka, serta di jantung, sarkomer ini terdiri dari aktin dan miosin, kemudian dilengkapi dengan protein yang sama.

III. Tropomyosin

Tropomyosin adalah protein yang membungkus aktin dan mencegah ikatan miosin. Troponin ini merupakan protein yang mengikat tropomiosin hingga mendapat tanda reduksi.

Ciri Ciri Otot Jantung

Perhatikan ciri otot jantung dibawah ini:

  1. Bentuknya memanjang.
  2. Bekerja terus menerus.
  3. Bagian inti sel berada di tengah.
  4. bekerja secara tidak sadar atau bekerja tanpa pengaruh sistem saraf pusat atau otak.
  5. Panjang antara 50 – 100 µm, pada serabut jantung.
  6. diameter sekitar 14 um.
  7. Memiliki serabut yaitu sekitar 1500 benang.
  8. Serat otot jantung dan sarcolemma yang mengandung myofibril yang muncul di dekatnya.
  9. Memiliki satu atau dua atau tiga atau empat inti sel, tetapi jarang ditemukan.
  10. Dipengaruhi oleh adanya saraf otonom.
  11. Ini memiliki bentuk silinder.
  12. Memiliki serabut dengan cabang.
  13. Dengan diskus interkalaris senyawa ini merupakan pembatas antar sarkomer.

Jenis Penyakit Pada Otot Jantung

Karena perannya yang vital, wajar saja jika gangguan otot jantung memengaruhi peredaran darah di dalam tubuh. Salah satu masalah otot yang paling umum adalah kardiomiopati. Kardiomiopati adalah penurunan kemampuan otot jantung untuk menjaga aliran darah ke seluruh tubuh. Ada empat jenis penyakit jantung yang wajib Anda ketahui, simak penjelasan berikut:

1. Kardiomiopati dilatasi

Kardiomiopati dilatasi adalah jenis penyakit jantung yang paling umum. Kondisi ini terjadi saat otot jantung tumbuh dan meregang sehingga kontraksi otot menjadi lebih tipis dan kurang kohesif. Mengurangi penyakit jantung dapat disebabkan oleh penyakit jantung bawaan, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, penyakit jantung, penyakit seperti hepatitis dan HIV, serta penggunaan alkohol dan narkoba dalam waktu yang lama.

2. Kardiomiopati hipertropik

Kardiomiopati hipertrofik terjadi karena pengerasan abnormal pada sistem otot jantung, terutama di ventrikel kiri jantung. Akibat pertumbuhan ini, otot jantung tidak dapat memompa darah secara normal. Paling sering, kardiomiopati hipertrofik adalah jenis kelainan yang terjadi dalam keluarga. Atau mungkin akibat gangguan lain, seperti hipertensi, diabetes, dan tiroid.

3. Kardiomiopati restriktif

Jenis penyakit jantung ini sangat umum terjadi pada lansia. Jenis penyakit jantung ini disebabkan oleh ketidakstabilan otot jantung sehingga tidak dapat tumbuh dengan baik. Akibatnya aliran darah ke jantung berkurang atau terhenti. Kondisi tersebut bisa menjadi bagian dari penyakit lain yang memengaruhi jantung, seperti hemochromatosis dan penyakit yang berhubungan dengan otot.

4. Arrhythmogenic right ventricular dysplasia (Aritmogenik displasia ventrikel kanan)

Jenis penyakit jantung ini sangat jarang terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh pemulihan jaringan ventrikel kanan. Perubahan ini membuat dinding jantung lebih lemah. Akibatnya, detak jantung tak beraturan dan aliran darah ke seluruh tubuh mungkin tidak normal.

Sejauh ini belum ada yang tahu pasti apa penyebab serangan kardiomiopati jantung tersebut. Namun, bagi sebagian orang, gangguan berisiko lebih besar jika terdapat sejumlah faktor, seperti penyakit jantung bawaan, obesitas, penyalahgunaan alkohol, dan lain lain.

Cara Menjaga Kesehatan Pada Otot Jantung

Penyakit jantung tidak dapat dihindari, terutama jika merupakan kecenderungan genetik. Namun, Anda bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan jenis penyakit jantung lainnya dengan menjalani pola hidup sehat, seperti:

  • Hindari minum kopi dan minuman beralkohol.
  • Berolahraga teratur.
  • Manfaatkan stress dengan baik.
  • Berhenti merokok.
  • Jaga kesehatan tubuh Anda. Jika Anda memiliki riwayat obesitas, sebaiknya ubah pola makan Anda untuk menurunkan berat badan.
  • Mulailah makan makanan bergizi secara teratur, kurangi tinggi garam dan lemak.
  • Istirahat cukup.
  • Temui dokter Anda secara teratur, terutama jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol dan diabetes.

Tips And Triks

Begitu Anda mulai menjalani gaya hidup sehat, Anda akan dapat mengurangi risiko terkena gangguan dan masalah jantung lainnya. Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, kelelahan ekstrim, nyeri dada, detak jantung cepat, dan pembengkakan pada kaki dan tubuh, segera dapatkan bantuan medis. Perawatan yang tepat mengurangi komplikasi lain yang lebih serius.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kami mengenai fungsi otot jantung baca juga tentang fungsi sitoplasma, semoga bermanfaat.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Otot Jantung Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca