Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Fungsi Oviduk

4 min read

Fungsi Oviduk

Rumusguru.com – Sudahkah Anda mengetahui apa Fungsi oviduk? Jika belum, maka Anda dapat melihat referensinya pada artikel kami kali ini yang akan membahas secara lengkap pembelajarannya berikut ini.

Pengertian Oviduk

Oviduk atau Tuba Fallopi merupakan saluran penghubung antara ovarium dengan rahim. Yang mana Masing-masing tuba falopi umumnya mempunyai panjang sekitar 10 sampai 13 cm dengan diameter 0,5 sampai 1,2 cm. Fungsi utama dari oviduk atau tuba fallopi ini adalah sebagai jalur transportasi ovum dari ovarium ke rahim.

Letak Oviduk

Tuba fallopi atau oviduk terdapat di tiap tubuh perempuan, yaitu (sepasang) di kanan dan kiri. Oviduk terletak dengan memanjang ke samping dari uterus. Fungsinya membawa sel telur dari infundibulum kepada rahim. Disinilah kemudian akan terjadi fertilisasi atau yang disebut dengan pembuahan.

Baca Juga : Fungsi Kloroplas

Fungsi Oviduk

Fungsi Oviduk
Gambar Oviduk

Tuba falopi atau oviduk bekerja dan menjadi cara untuk mengisi sel telur (ovum) dengan sperma. Ketika sel telur melewati oviduk, dan segera sperma masuk ke dalam tuba fallopi, barulah proses pembuahan berlangsung.

Ketika sel telur dilepaskan dari rahim, itu ditutupi dengan jaringan yang disebut folikel ovarium. Saat sel telur matang, folikel dan dinding ovarium terlepas, memungkinkan telur bergerak dan memasuki saluran tuba fallopi. Dari situ, proses berlanjut ke rahim, dibantu dengan pergerakan perkawinan di dalam saluran tersebut.

Perjalanan ini bisa memakan waktu berjam-jam, saat telur dibuahi di dalam tuba falopi ia menempel pada endometrium saat mencapai rahim, yang merupakan tanda kehamilan. Dalam beberapa kasus embrio tidak menempel pada rahim tetapi menempel pada tuba falopi, sehingga terjadi kehamilan ektopik, yang dikenal sebagai “kehamilan di luar rahim”.

Proses mengarahkan sel telur atau sel telur ke dalam rahim membutuhkan waktu yang lama, bisa memakan waktu beberapa hari, bahkan berminggu-minggu.

Selain itu, fungsi tuba falopi yakni merupakan saluran dari ovarium ke uterus. Tuba fallopi menjalankan fungsinya dengan cara menyerap otot polos pemicu gerak peristaltik, gerakan ini akan mampu membawa sel telur ke dalam rahim.

Baca Juga : Fungsi Mikrotubulus

Struktur Oviduk

Oviduk

Berikut stuktur oviduk, beserta penjelasaanya:

No Struktur Oviduk Penjelasan
1 Lapisan serosa Merupakan lapisan terluar dari tuba fallopi atau oviduk
2 Lapisan subserosa Merupakan lapisan yang terdiri dari pembuluh darah, pembuluh limfatik, otot longitudinal dan otot sirkular.
3. Lamina propria, Merupakan lapisan yang sebagian besar terdiri atas pembuluh darah sehingga sering disebut juga dengan lapisan vaskular.
4 Lapisan mucosa Merupakan lapisan yang tersusun oleh epitel kolumnar bersiliata dan sel sekretori.

Bagian-Bagian Tuba Fallopi (Oviduk)

Berikut beberapa bagian tuba fallopi (oviduk):

  • Fimbriae = struktur bersilia, berfungsi menangkap sel telur.
  • Ampula = bagian terluas yang merupakan tempat fertilisasi.
  • Infundibulum= adalah tempat melekatnya fimbriae.
  • Isthmus = saluran sempit  menghubungkan ampula dengan rongga rahim.

Ciri Ciri Oviduk

  1. Memiliki jumlah sepasang (berpasangan).
  2. Memiliki bentuk oval.
  3. Memiliki ukuran sekitar 3-4 cm.
  4. Ovarium setiap 28 hari menghasilkan sel telur
  5. Bagian pangkal oviduk terdapat sesuatu yang disebut infundibulum dengan bentuk seperti corong.
  6. Ujung infundibulum ditempati fimbrae dengan bentuk rumbai.

Penyebab Oviduk Tersumbat

  • Penyebab oviduk tersumbat karena infeksi oleh bakteri yang bernama bacteria Neisseria gonorrohoeae serta bakteri lainnya yaitu bacteria Chlamydia trachomatis yang berawal dari vagina kemudian menjalar hingga bagian oviduk.

Beberapa Gangguan Penyakit Pada Oviduk

Seperti organ lainnya, saluran tuba juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi:

I. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah yang paling umum di oviduk. Kehamilan terjadi ketika sel telur ditempatkan di luar rahim, biasanya di salah satu tuba fallopi. Jika sudah begini, sel telur sperma tidak bisa menjadi janin. Kehamilan ini dapat merusak kesehatan Anda. berupa sakit di satu sisi perut, diikuti oleh terlambat haid sebagai tanda kehamilan, keluarnya cairan berwarna ungu/ coklat atau perdarahan, dan sesak napas.

II. Tersumbatnya Tuba Fallopi

Jika tuba fallopi tersumbat maka ini akan mencegah keluarnya sperma untuk sel telur dan kembali ke rahim sel sperma. Penyumbatan ini paling sering disebabkan oleh jaringan parut, tukak panggul, dan gangguan saluran tuba fallopi. Penyebabnya adalah penyakit radang panggul, endometriosis, penyakit menular seksual, kehamilan ektopik, dan fibroid.

III. Kista (Indung Telur)

Ini adalah penyakit dengan kantong berisi cairan di indung telur. Kista bisa berkembang jika telur tidak dilepaskan atau kantung yang berisi telur tidak pecah saat telur dilepaskan. Dalam kebanyakan kasus, kista terbentuk selama ovulasi menghilang. Meskipun biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun, kista ovarium tetap berisiko menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan jika lebih tua atau telah pecah.

IV. Endometriosis

Saat sel telur tidak dibuahi, dinding rahim keluar dari tubuh melalui proses yang disebut menstruasi. Namun, pada beberapa wanita, otot rahim bisa tumbuh di bagian tubuh lain, seperti ovarium, tuba falopi, dan vagina. Otot-otot itu kemudian membengkak dan berdarah setiap bulan, tetapi tidak ada cara untuk menghentikannya. Gejala, seperti kram menstruasi yang parah, perdarahan di luar haid, kram perut seperti kembung dan sakit perut saat haid, haid berkepanjangan, dan nyeri saat berhubungan seks.

V. Tumor Rahim

Tumor serviks bisa bersifat ganas atau jinak. Kanker serviks adalah penyebab paling umum di kalangan wanita menopause. Gejala tumor rahim jarang diketahui, terkadang seperti sembelit, kehilangan nafsu makan, sakit perut, dan penurunan berat badan yang tidak wajar.

Cara Menangani Penyakit Pada Oviduk

Terdapat beberapa cara untuk menangani gangguan pada Oviduk tergantung dengan jenis penyakitnya, silahkan simak berikut ini:

1. Jika terjadi penyumbatan Oviduk maka lakukan beberapa hal berikut ini:

  • Bicaralah dengan dokter Anda tentang pengobatan fertilitas. Jika terjadi hanya pada satu oviduk saja dan tidak ada masalah kesehatan lainnya, dokter mungkin meresepkan obat, seperti Femera, Follistim, Clomid, Serophene, dan lain lain.
  • Bicaralah dengan dokter Anda tentang operasi laparoskopi. Jika, menurut dokter Anda, kondisi Anda perlu dirawat dengan operasi, operasi laparoskopi mungkin disarankan untuk mengangkat tumor dan menutup salurannya. Namun, operasi laparoskopi tidak selalu efektif, bergantung pada penyebab dan risiko obstruksi usus serta usia pasien.
  • Bicaralah dengan dokter Anda tentang operasi salpingectomy. Dengan ini maka Ahli bedah mengangkat satu bagian oviduk. ini dilakukan untuk mencegah penutupan tabung oleh jenis hidrozsalpinx.
  • Bicaralah dengan dokter Anda tentang prosedur kanulasi oviduk selektif. Jika penutupnya berada di daerah tuba dekat rahim, dokter Anda mungkin merekomendasikan tindakan pencegahan. Dalam prosedur ini, penutupan tuba falopi dikeluarkan oleh kanula yang dimasukkan melalui uterus, serviks hingga ke oviduk.
  • Minta dokter Anda untuk memberi tahu Anda tentang fertilisasi in vitro. Jika salah satu cara di atas gagal atau saluran tuba yang Anda alami tidak dapat diatasi, kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah fertilisasi in vitro (bayi tabung). Selama IVF, sel telur dibuahi di luar tubuh pasien, dan embrio dimasukkan ke dalam rahim pasien.

2. Untuk Mendeteksi Tumor Indung Telur

Dokter Anda akan mendiagnosis dan mengevaluasi tes, seperti MRI untuk mendeteksi keberadaan tumor, serta tes darah untuk mendeteksi protein CA-125. Protein ini meningkat pada wanita dengan tumor pada bagian indung telur. Pengobatan kanker serviks meliputi kemoterapi dan radioterapi, serta pengangkatan sel telur dan rahim.

3. Untuk Memastikan Ada Atau Tidaknya Endometriosis

Dokter Anda akan melakukan tes tambahan seperti USG, laparoskopi serta MRI. Perawatan untuk endometriosis termasuk obat penghilang rasa sakit, terapi hormon, dan pembedahan jika perawatan lain gagal.

4. Jika Disebabkan Oleh Kerusakan Pada Tuba Fallopi

Dokter biasanya akan mengangkat bagian yang rusak dan menghubungkan kedua bagian yang sehat. Saat ini, jika penyumbatan disebabkan oleh jaringan parut, pengobatan untuk mengurangi penyumbatan tidak memungkinkan. Namun apabila jaringan parut yang menutup tuba falopi masih kecil, dokter melakukan operasi laparoskopi untuk mengangkat sumbatan dan membuka tuba falopi.

Tips Dan Triks

  • Meskipun tuba falopi yang tertutup tidak dapat dikeluarkan atau kehamilan tidak memungkinkan, ada kemungkinan lain. Anda bisa menggunakan metode mengasuh atau menganggkat anak asuh jika ingin menjadi seorang ibu.
  • Apabila terjadi sumbatan hanya pada satu bagian, pasien bisa tetap hamil tanpa intervensi apapun. Penyebab gangguan faktor reproduksi lainnya memengaruhi perlu atau tidaknya pengobatan. Tanyakan kepada dokter Anda.
  • Infertilitas dapat menyebabkan kecemasan yang hebat. Alangkah baiknya jika ini diatasi. Bicaralah dengan orang terdekat Anda untuk mengdapatkan dukungan dan mengurangi stress berlebih. Selain itu, tetap jaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan cukup tidur.
  • Menjaga fungsi tuba falopi merupakan hal penting bagi seorang wanita. Oleh karena itu, pastikan selalu menjaga kesehatan oergan vital dan hindari kebiasaan yang dapat membahayakan kesehatan.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kami mengenai Fungsi Oviduk pada sel hewan dan sel tumbuhan. Baca juga pembahasan kami kemarin tentang fungsi membran plasma , Semoga bermanfaat.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Fungsi Oviduk Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Fungsi Kromatin

Ami Alhasani
3 min read