Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Gangguan Sistem Pencernaan

3 min read

Gangguan Sistem Pencernaan

Gangguan sistem pencernaan seringkali menyerang dan membuat kita merasa tidak nyaman. Sebab hal ini bukan hanya mengganggu kinerja pada sistem pencernaan kita namun juga mengakibatkan rasa sakit yang tidak tertahankan.

Secara umum sistem pencernaan merupakan sebuah sistem yang terjadi di dalam tubuh. Dan dilakukan untuk mengubah makanan atau mengambil sari sari pada makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, atau kita konsumsi. Untuk diambil sarinya dan diubah menjadi energi.

Sedangkan sisa sisa dari sari makanan dan minuman yang tidak dapat diolah oleh tubuh akan dibuang melalui sistem pembuangan atau sistem sekresi manusia.

Lalu gangguan apa saja ya, yang bisa terjadi pada sistem pencernaan di dalam tubuh kita?

Pengertian Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan merupakan sebuah sistem panjang dan proses yang rumit. Yang terjadi di dalam tubuh kita. Dan proses ini dilakukan untuk menciptakan energi. Energi ini lah yang digunakan oleh tubuh untuk melakukan beragam aktivitas. Energi ini diperoleh dari makanan yang kita konsumsi dan diubah menjadi energi.

Makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut kita biasanya akan mengalami perjalanan panjang untuk kemudian diproses menjadi energi yang kita gunakan.

Organ pada Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan pada manusia melibatkan banyak sekali organ dengan fungsinya masing masing. Organ ini akan bekerja sesuai dengan tugasnya dan menyelesaikan proses pencernaan sejak makanan dan minuman masuk ke dalam mulut. Hingga dikeluarkan menjadi bentuk kotoran.

Organ – organ yang termasuk dalam sistem pencernaan manusia di antaranya adalah :

  • Mulut
  • Tenggorokkan
  • Esofagus atau kerongkongan
  • Lambung
  • Usus halus
  • Usus besar
  • Dubur
  • Dan anus

Beberapa Gangguan Sistem Pencernaan yang Bisa Terjadi

Gangguan sistem pencernaan merupakan masalah yang biasa terjadi di saluran mau pun organ yang menyerang sistem pencernaan. Kondisi ini sendiri biasanya terjadi dikarena beberapa faktor penyebab. Bisa jadi seperti infeksi mau pun asam lambung yang naik.

Selain itu gangguan sistem pencernaan sendiri cukup bervariasi. Dari gangguan yang paling ringan seperti diare hingga yang gangguan pencernaan yang berat.

Berikut ini merupakan beberapa gangguan yang biasa terjadi pada sistem pencernaan di dalam tubuh kita :

1.) Diare

Diare sendiri merupakan sebuah peningkatan yang terjadi pada frekuensi BAB. Atau biasanya terjadi lebih dari 3 kali dalam sehari. Padahal biasanya manusia hanya mengalami buang air besar satu kali dalam satu hari. Namun jika intensitas BAB menjadi lebih sering, seperti lebih dari 3 kali dalam sehari.

Salah satu penyebab dari diare ini biasanya dikarenakan oleh perubahan dari pola makan, masuknya bakteri atau terjadi infeksi rotavirus yang membuat kita mengalami diare yang berlangsung selama beberapa hari. Atau bahkan ada yang mengalaminya hingga berminggu – minggu.

BAB juga dapat menyebabkan reaksi lainnya seperti kram perut, perut kembung, demam hingga mual.

2.) Sembelit

Gangguan berikutnya adalah sembelit. Gangguan ini disebut juga dengan istilah konstipasi. Gejala ini merupakan sebuah perubahan frekuensi BAB yang menjadi jarang. Atau bisa dibilang kesulitan BAB. Biasanya gejala ini terjadi karena adanya penurunan dari pergerakan pada usus di dalam tubuh.

Secara umum jika seseorang yang mengalami sembelit. Maka orang tersebut hanya akan melakukan BAB sekitar 3 kali dalam kurun waktu satu minggu. Atau bahkan dalam satu minggu hanya mengalami BAB satu kali.

Gejala ini biasanya dibarengi dengan reaksi mulai dari feses keras, terdapat penyumbatan pada rektum yang membuat tinja sulit keluar, mengejak dahulu pada saat melakukan BAB, merasa buang air tidak tuntas dan merasa belum lega.

3.) Wasir atau Hemoroid

Berikutnya adalah wasir. Gangguan ini pun disebut juga dengan istilah hemoroid. Gejala ini terjadi akibat terjadinya pembuluh darah vena yang letaknya ada di luar. Atau berada di dalam saluran anus atau di sebut juga dengan rektum. Yang mengalami pembengkakan sehingga mengakibatkan rasa sakit ketika BAB.

Secara umum gangguan ini sendiri dapat menyerang siapa saja. Meski pun sekitar 50% penderitanya berasal dari mereka yang berusia di atas 50 tahun. Selain mengakibatkan rasa sakit yang menganggu, ternyata wasir juga dapat membuat penderitanya merasa nyeri, gatal pada bagian anus. Hingga jika sudah dalam tahap yang parah dapat mengeluarkan darah pada saat BAB.

Tak jarang juga wasir ini membuat penderitanya menjadi susah untuk duduk.

4.) GERD ( Gastroesophageal Reflux Disease )

GERD yang merupakan singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease merupakan sebuah penyakit yang biasa terjadi di dalam sistem pencernaan tubuh. Penyakit ini sendiri biasa disebut juga dengan nama asam lambung. Karena pada dasarnya gejala ini terjadi ketika asam lambung naik untuk menuju ke bagian kerongkongan.

Gejala ini sendiri diakibatkan oleh sebuah kondisi di mana katup atau sfingter yang letaknya ada di saluran kerongkongan yang berada di bagian bawah menjadi melemah.

Jika pada kondisi normal, katup ini akan berkontraksi dengan cara membuka dan menutup saluran kerongkongan pada saat makanan telah turun ke bagian lambung. Akan tetapi hal ini berbeda pada mereka yang terkena gejala GERD yang mana katup yang lemah akan membuat kerongkongan menjadi tetap terbuka. Hingga akhirnya mengakibatkan asam lambung naik. Dan menuju ke bagian kerongkongan kita.

Terdapat beberapa gejala yang akan dirasakan oleh penderita dengan kondisi GERD ini. Seperti : merasakan perih ditambah dengan sensasi terbakar pada area dada, biasanya rasa sakit tersebut akan terasa tambah parah pada saat terbaring atau pada saat makan. Terkadang terdapat rasa asam di belakang mulut, terasa sakit pada saat menelan makanan, batuk tanpa disertai dengan dahak dan radang tenggorokan apabila asam lambung sudah berhasil mengiritasi tenggorokan.

5.) Tukak Lambung

Gangguan terakhir yang biasa terjadi pada sistem pencernaan kita adalah tukak lambung. Gejala ini merupakan sebuah luka yang terjadi pada lapisan lambung. Dan juga terjadi pada bagian atas dari usus halus. Gejala ini biasanya disebabkan oleh sebuah infeksi yang terjadi akibat terpapar oleh bakteri Helicobacter pylori. Atau penyebabnya juga bisa terjadi dikarenakan penggunaan obat pereda nyeri untuk waktu yang lama.

Gejala yang dirasakan oleh penderita adalah nyeri pada ulu hati, kemudian rasa begah dan kembung yang dirasakan, akan berujung pada rasa mual hingga muntah, tak jarang kondisi ini membuat feses menjadi berwarna gelap hingga tidak nafsu makan. Yang mengakibatkan berat badan turun secara drastis tanpa penyebab yang pasti.

 

Pada umumnya gangguan sistem pencernaan bisa diatasi dengan beberapa cara yang dilakukan sendiri di rumah. Atau pengobatan oleh diri sendiri. Namun apabila gejala menunjukkan gangguan semakin parah. Dan rasa sakit menjadi tidak tertahankan lagi. Maka disarankan bagi kamu untuk memeriksakan keadaan kamu pada dokter. Atau para ahli dalam menangani masalah ini.

Agar rasa sakit tidak berkelanjutan dan bisa diobati sehingga gangguan sistem pencernaan bisa hilang. Dan kamu pun sehat kembali.

Artikel Lainnya :

Proses Pencernaan pada Manusia

Makan Adalah

Vegetatif dan Generatif

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Gangguan Sistem Pencernaan Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca