Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA

Iklim Junghuhn

3 min read

Iklim Junghuhn

Klasifikasi iklim Junghuhn sangat erat kaitannya dengan wilayah Indonesia (artinya iklim di Indonesia), karena Junghuhn juga telah melakukan penelitian iklim di wilayah Sumatera Selatan dan Dataran Tinggi Bandung. Lenih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Iklim Junghuhn, Klasifikasi Iklim Junghuhn Zona Iklim Panas, Sedang, Sejuk, dan Dingin Lengkap dengan penjelasannya di bawah ini.

Iklim Junghuhn

Klasifikasi iklim di planet bumi bukan lagi hal baru. Bahkan, sudah ada sejak jaman dahulu, halini karena iklimnya memang berbeda dan harus diklasifikasikan menurut kelompok tertentu.

Klasifikasi ini telah dilakukan oleh beberapa ahli, sehingga ada berbagai jenis klasifikasi iklim. Biasanya, klasifikasi iklim ini dinamai menurut penemunya.

Salah satunya adalah klasifikasi iklim Junghuhn yang ditemukan oleh Frnaz Wilhelm Junghuhn. Jughuhn adalah seorang naturalis, dokter, ahli botani, ahli geologi dan penulis kebangsaan Jerman, kemudian Belanda.

Jughuhn lahir pada 26 Oktober 1809 di Mansfeld, daerah Yaknik dekat Harz, dan meninggal pada 24 April 1864 di Lembang.

Klasifikasi iklim Junghuhn sangat erat kaitannya dengan wilayah Indonesia (artinya iklim di Indonesia), karena Junghuhn juga telah melakukan penelitian iklim di wilayah Sumatera Selatan dan Dataran Tinggi Bandung. Junghuhn membagi iklim ini berdasarkan ketinggian tempat itu sendiri.

Lebih jelasnya mengenai Klasifikasi Iklim Junghuhn simaklah penjelasannya berikut ini.

Klasifikasi Iklim Menurut Junghuhn

Iklim Junghuhn
Iklim Junghuhn

Franz Wilhelm Junghuhn melakukan penelitian di wilayah Sumatera Selatan dan juga di Dataran Tinggi Bandung dengan tujuan membandingkan iklim dengan ketinggian tempat.

Seperti yang kita ketahui, bahwa semakin tinggi suatu tempat, maka akan semakin sejuk dan dingin udaranya.

Dengan begitu tentunya sayuran atau tanaman pertanian yang ditanam berbeda dengan yang ada di dataran rendah, yang lebih panas. Jughuhn membagi iklim dengan berdasarkan ketinggian tempat dalam 4 kelompok.

Baca Juga : Klasifikasi Awan

Untuk mengetahui lebih lengkap nya tentang kelompok iklim tersebut, berikut ini adalah penjelasannya:

Zona Iklim Panas

Kelompok pertama dari klasifikasi iklim Junghuhn adalah zona iklim panas. Zona iklim panas adalah iklim yang berada di ketinggian tempat antara 0 dan 600 meter di atas permukaan laut.

Di daerah dengan ketinggian ini, suhu rata-rata adalah antara 22 dan 26,3 derajat Celcius. Iklim di wilayah ini merupakan iklim yang terhangat dibandingkan di wilayah lainnya.

Karena inilah, tidak semua jenis tanaman bisa ditanam di wilayah ini, terutama tanaman yang membutuhkan udara dingin.

Beberapa tanaman yang cocok untuk kita tanam di daerah yang memiliki iklim seperti ini diantaranya seperti jagung, tebu, karet, kopi, tembakau, kelapa dan tanaman cokelat

Tanaman ini biasanya bisa kita temukan di pulau Sumatra, seperti, di Sumatra Selatan, yang pernah menjadi tempat Junghuhn melakukan penelitian.

Zona Iklim Sedang

Kelompok zona iklim selanjut yakni yang kedua, menurut Jughuhn, yaitu adalah zona iklim sedang. Zona iklim sedang merupakan iklim yang berada di suatu tempat yang memiliki ketinggian antara 600 – 1500 meter di atas permukaan laut.

Di daerah ini, suhu udara antara 17,1 sampai dengan 22°C . Iklim ini lebih dingin dari iklim sebelumnya, sehingga jenis tanaman yang bisa ditanam di daerah ini sudah berbeda dari yang ada di daerah sebelumnya, walaupun beberapa tanaman masih bisa hidup di daerah ini.

Beberapa jenis tanaman yang cocok untuk kita tanam di daerah beriklim sedang ini, diantaranya padi tembakau, kopi, coklat, teh, kina dan sayuran seperti kol, selada, sawi,dan lainnya.

Beberapa tanaman ini mampu hidup sebagian di iklim dan juga di daerah beriklim sedang, tetapi untuk pertumbuhan tanaman itu sendiri tentu saja akan berbeda di kedua tempat tersebut.

Zona Iklim Sejuk

Kelompok ketiga zona iklim adalah zona iklim dingin. Iklim ini tentu saja lebih sejuk dari sebelumnya dan tempatnya juga lebih tinggi dari sebelumnya.

Zona iklim sejuk ini merupakan iklim pada ketinggian tempat antara 1500 hinga 2500 meter di atas permukaan laut. Bisakah kalian bayangkan udara dingin ketika suhu udara rata-rata antara 11,1 dan 17,1 derajat Celcius?

Di tempat ini ada beberapa tanaman yang masih bisa hidup dari zona beriklim sedang, seperti teh, kopi, kina dan sayuran. Tanaman tanaman tersebut masih bisa kita temukan di wilayah dataran tinggi Bandung.

Baca Juga : Klasifikasi Batuan Sedimen

Zona Iklim Dingin

Zona iklim yang keempat sekaligus yang terakhir dari klasifikasi iklim menurut Junghuhn adalah zona dingin. Iklim dingin ini berada di ketinggian lebih dari 2500 meter di atas permukaan laut.

Di tempat ini kita akan merasakan suhu udara rata-rata antara 6,2 atau bahkan hingga 11,1 derajat Celcius.

Di daerah beriklim dingin ini kita tidak dapat menemukan tanaman. Tumbuhan yang mampu hidup di daerah beriklim dingin tersebut, misalnya, adalah lumut.

Siapa itu Frnaz Wilhelm Junghuhn ?


Salah satunya adalah klasifikasi iklim Junghuhn yang ditemukan oleh Frnaz Wilhelm Junghuhn. Jughuhn adalah seorang naturalis, dokter, ahli botani, ahli geologi dan penulis kebangsaan Jerman, kemudian Belanda.

Jughuhn lahir pada 26 Oktober 1809 di Mansfeld, daerah Yaknik dekat Harz, dan meninggal pada 24 April 1864 di Lembang.

Klasifikasi iklim Junghuhn sangat erat kaitannya dengan wilayah Indonesia (artinya iklim di Indonesia), karena Junghuhn juga telah melakukan penelitian iklim di wilayah Sumatera Selatan dan Dataran Tinggi Bandung. Junghuhn membagi iklim ini berdasarkan ketinggian tempat itu sendiri.

Jelaskan zona iklim panas menurut Junghuhn?


Kelompok pertama dari klasifikasi iklim Jughuhn adalah zona iklim panas. Zona iklim panas adalah iklim yang berada di ketinggian tempat antara 0 dan 600 meter di atas permukaan laut.

Di daerah dengan ketinggian ini, suhu rata-rata adalah antara 22 dan 26,3 derajat Celcius. Iklim di wilayah ini merupakan iklim yang terhangat dibandingkan di wilayah lainnya.

Karena inilah, tidak semua jenis tanaman bisa ditanam di wilayah ini, terutama tanaman yang membutuhkan udara dingin.

Beberapa tanaman yang cocok untuk kita tanam di daerah yang memiliki iklim seperti ini diantaranya seperti jagung, tebu, karet, kopi, tembakau, kelapa dan tanaman cokelat

Tanaman ini biasanya bisa kita temukan di pulau Sumatra, seperti, di Sumatra Selatan, yang pernah menjadi tempat Junghuhn melakukan penelitian.

Jelaskan zona iklim dingin menurut Junghuhn?


Zona iklim dari klasifikasi iklim menurut Junghuhn adalah zona dingin. Iklim dingin ini berada di ketinggian lebih dari 2500 meter di atas permukaan laut.

Di tempat ini kita akan merasakan suhu udara rata-rata antara 6,2 atau bahkan hingga 11,1 derajat Celcius.

Di daerah beriklim dingin ini kita tidak dapat menemukan tanaman. Tumbuhan yang mampu hidup di daerah beriklim dingin tersebut, misalnya, adalah lumut.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Klasifikasi Iklim Junghuhn Lengkap. Baca juga Bioma Hutan Gugur. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Riwayat Penulis : Alumni Universitas Lampung, Jurusan MIPA. Angkatan 2010. Guru Perivat dan Penulis Website Yang Berhubungan dengan Skill dibidang MIPA
Iklim Junghuhn Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca