Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan

3 min read

Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan

Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Jurnal Khusus, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan


Didalam proses akuntansi, catatan transaksi yang terjadi hendak lebih pas bila terlebih dulu dicatat kedalam Jurnal.

Kemudian setelah itu jumlah debit serta kreditnya ditransfer ke rekening buku besar yang sesuai. Dalam Jurnal, kronologis transaksi yang terjadi tercatat dengan baik serta lengkap.

Sehingga Kamu bisa mereview segala pengaruh transaksi-transaksi penting industri Kamu.

Aktivitas serta frekuensi transaksi dari industri pasti mempengaruhi pada jumlah Jurnal dari masing-masing jenisnya. Akan ada baiknya Kamu mengidentifikasi fungsi dari masing-masing jenis Jurnal.

Harian yang digunakan buat mencatat tiap transaksi dalam industri pada dasarnya dibagi jadi 2 jenis, ialah Jurnal khusus serta harian umum.

Sesungguhnya ada bermacam jenis wujud Jurnal yang dipakai oleh industri dagang ataupun industri jasa.

Jurnal-jurnal tersebut antara lain merupakan Jurnal umum, Jurnal penyesuaian (adjustment Jurnal), Jurnal penutup serta harian pembalik.

Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan


Pengertian Jurnal Khusus

Di dalam pencatatan pembukuan akuntansi, diketahui sebutan Jurnal umum serta Jurnal khusus. Jurnal umum ialah Jurnal serbaguna yang mencatat seluruh transaksi.

Buat industri kecil serta menengah, Jurnal umum cukup buat pencatatan berbagai transaksi. Tetapi lain halnya bila industri yang dijalankan ialah industri besar dengan banyak sekali transaksi.

Dalam permasalahan ini, bila seluruh transaksi dimasukkan ke dalam Jurnal umum, pencarian data terhadap transaksi tertentu hendak jadi susah.

Maka dari seperti itu harian spesial mencuat buat mencatat transaksi-transaksi spesial yang terjadi pada industri.

Transaksi khusus yang diartikan merupakan transaksi yang banyak serta kerap terjadi dan bersifat sama serta berulang.


Jenis-Jenis Jurnal Khusus

Transaksi yang dicatat dalam Jurnal Khusus ada beragam. Maka dari itu Jurnal ini dipecah ke dalam 4 macam. Berikut ialah jenis-jenis Jurnal khusus yang perlu Kamu pahami:

  • Jurnal Pembelian

Jurnal pembelian ialah Jurnal yang dikhususkan buat mencatat seluruh jenis pembelian, baik benda ataupun bukan benda secara kredit.

Jenis-jenis transaksi pembelian tersebut ialah pembelian barang dagang secara kredit serta pembelian peralatan, perlengkapan dan aktiva lain secara kredit.

Jurnal ini berperan buat menyederhanakan pencatatan serta mempermudah pembukuan transaksi bervolume besar ke dalam buku besar.

Jurnal pembelian pula mencatat transaksi secara setiap hari sesuai dengan bersamaan pada terbentuknya transaksi.

Nantinya, pada akhir masing-masing periode pelaporan, catatan dalam Jurnal pembelian hendak diringkas serta diterbitkan dalam buku besar.

  • Jurnal Penjualan

Jurnal penjualan ialah Jurnal yang digunakan buat mencatat seluruh transaksi penjualan secara kredit.

Dengan kata lain, data yang ditaruh dalam Jurnal ini merupakan ringkasan dari faktur yang dikeluarkan buat pelanggan.

Sama halnya dengan Jurnal pembelian, Jurnal penjualan pula berperan buat mempermudah pencatatan transaksi bervolume besar dibuku besar.

Transaksi penjualan perhari hendak dicatat pada Jurnal penjualan, yang setelah itu disederhanakan buat diterbitkan ke dalam buku besar di akhir periodenya.

Ada pula data yang biasa tersimpan dalam Jurnal penjualan meliputi: bersamaan pada transaksi, no rekening, nama pelanggan, no faktur, serta jumlah penjualan.

Pada akhir tiap periode pelaporan, jumlah total debet serta kredit dicatat ke dalam buku besar umum.

Bila Kamu mau mempelajari serta melihat saldo yang sudah tercatat dalam buku besar umum, Kamu bisa merujuk kembali ke Jurnalpenjualan, serta bisa memakai no faktur yang tercantum dalam Jurnal penjualan buat mengakses kopian faktur.

Konsep Jurnal penjualan sebagian besar terbatas pada sistem akuntansi manual serta umumnya Jurnal khusus ini tidak selaludigunakan dalam sistem akuntansi terkomputerisasi.


  • Jurnal Penerimaan Kas

Jurnal penerimaan kas digunakan buat mencatat seluruh transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang.

Bila Jurnal sebelumnya digunakan buat pencatatan transaksi kredit, maka Jurnal penerimaan kas difungsikan buat transaksi secara tunai.

Transaksi yang dicatat dalam Jurnal penerimaan kas antara lain, penjualan tunai, penerimaan pelunasan utang, retur pembelian secara tunai serta penerimaan pemasukan.

  • Jurnal Pengeluaran Kas

Jurnal pengeluaran kas berperan buat mencatat seluruh transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran duit. Jurnal ini hendak mencatat secara terperinci transaksi secara tunai.

Transaksi yang termasuk ke dalam Jurnal pengeluaran kas antara lain, pembelian secara tunai, pelunasan utang, retur penjualan, pembayaran beban serta pengambilan duit tunai buat individu.

Seluruh arus kas masuk dicatat dalam Jurnal lain yang diketahui sebagai Jurnal penerimaan kas. Contoh umum arus kas keluar dalam bisnis merupakan seperti dibawah ini:

    • Pembayaran kas untuk pembelian tunai.
    • Pembayaran kas buat pembelian kredit sebelumnya semacam pembayaran hutang ataupun kreditor
    • Pembayaran kas buat bermacam bayaran seperti sewa, iklan, upah serta pendapatan dll.
    • Pembayaran kas buat pembelian peninggalan berwujud ataupun tidak berwujud.
    • Pengembalian kas buat benda yang dipulangkan oleh pelanggan.

Tiap industri bisa merancang Jurnal khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaannya. Oleh sebab itu, Jurnal dalam suatu industri hendak berbeda dengan industri yang lain.

Akan namun, bila industri tersebut sejenis dapat mungkin Jurnal yang dirancang memiliki wujud yang sama.


Manfaat Harian Khusus

  • Memungkinkan pembagian pekerjaan.

Jurnal umum yang mencatat seluruh transaksi pada satu hari susah membagi pekerjaan secara baik. lain halnya dengan Jurnal khususu.

Pembagian pekerjaan ini dapat dilakukan dengan baik sebab ada sebagian hari sesuai dengan jenis transaksinya.

Jadi, untuk industri yang besar sangat mungkin satu orang menontrol satu ataupun 2 hari. Dapat jadi cuma satu orang pegawai yang diberi tugas mencatat Jurnal pembelian serta Jurnal pengluaran kas.

Ini hendak mendesak terdapatnya spesialisasi dalam penindakan suatu pekerjaan sehingga hasilnya terus menjadi baik.

  • Mempermudah posting ke account novel besar.

Salah satu tujuan penyelenggaraan Jurnal khusus ialah biar lebih gampang ataupun lebih instan melakukan posting kebuku besar.

  • Membolehkan pengendalian internal yang lebih baik.

Pengendalian internal hendak lebih baik bila cuma satu orang petugas yang Menangani satu ataupun 2 hari khususu. bandingkan dengan satu orang yang menangani semua hari.


Kesimpulan

Memakai Jurnal khusus memanglah hendak mempermudah laporan keuangan pada bisnis Kamu. Tetapi seperti yang Kamu baca diatas, komputerisasi akuntansi sudah mempermudah seluruhnya.

Kamu dapat memakai aplikasi akuntansi yang pas buat mempermudah tiap pencatatan transaksi serta membuat laporan keuangan yang valid dengan cepat serta gampang.

Kamu dapat memakai Accurate online, Sotware akuntansi berbasis cloud dengan bermacam-macam fitur andalan semacam:

Menghaslikan laporan pajak dengan gampang, menghaslikan laporan laba-rugi serta segudang fitur lain yang mempermudah pencatatan transaksi keuangan bisnis Kamu.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Jurnal Khusus, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Jurnal Khusus : Pengertian, Jenis, Manfaat Dan Kesimpulan Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca