Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !

Kalimat Majemuk

2 min read

Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan sebuah kalimat yang memiliki 2 klausa atau lebih. Setiap kalimat tentunya memiliki klausa yang merupakan perpaduan antara 1 subjek dan predikat, dan juga bisa ditambahi objek, pelengkap, dan keterangan. Lebih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Kalimat Majemuk mulai dari Pe dapat berdiri sendiri meskipun dipisahkan ngertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya di bawah ini.

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan sebuah kalimat yang memiliki 2 klausa atau lebih. Setiap kalimat tentunya memiliki klausa yang merupakan perpaduan antara 1 subjek dan predikat, dan juga bisa ditambahi objek, pelengkap, dan keterangan.

Jadi, kalimat ini adalah sebuah kalimat yang memiliki lebih dari 1 predikat, subjek, objek, dan juga pelengkap.

Kalian bisa menemukan adanya penggabungan maupun perluasan di salah satu bagian kalimat tersebut.

Ciri-Ciri Klaimat Majemuk

Sama halnya dengan Kalimat Tunggal, Konjungsi Antarkalimat dan jenis kalimat lainnya yang memiliki cirinya tersendiri. Kalimat majemuk juga memiliki ciri yang mempermudah mengenalinya.

Maka kita harus mengetahui ciri-ciri dari pada kalimat majemuk. Adapun ciri-ciri kalimat tersebut, yakni sebagai berikut :

  1. Kalimat ini memiliki lebih dari 1 subjek dan 1 predikat.
  2. Adanya penggabungan / perluasan pada kalimat inti.
  3. Dari penggabungan / perluasan kalimat tersebut akan didapatkan pola kalimat baru.

Itulah ciri-cirinya yang bisa membantu kalian membedakan antara kalimat majemuk dan yang bukan. Jika pada kalimat kalian menemukan 3 ciri-ciri tersebut maka itu adalah kalimat majemuk.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Kalimat ini memiliki beberapa jenis, Nah, berikut ini adalah ciri-ciri dari kalimat majemuk, yakni seperti berikut :

1. Setara

Kalimat ini memiliki 2 klausa yang sifatnya sederajat yang digabungkan melalui kaat hubung.

Maksudnya, ke-2 klausa bersifat koordinatif sehingga masing-masing bisa berdiri menjadi kalimat sendiri jika konjungsinya dilepaskan.

Konjungsi yang biasa menggabungkan 2 atau bahkan lebih klausa pada kalimat ini di antaranya sementara, dan & lalu.

Contoh :

Klausa 1 : Ayah bertanding bulu tangkis
Klausa 2 : Ayah menonton di dalam rumah
Gabungan : Ayah bertanding sepak bola, sementara ibu menonton di pinggir lapangan.

2. Rapatan

Kalimat ini, yang klausa-klausanya sebenarnya bisa berdiri sendiri-sendiri. Hanya saja, jenis ini, akan dijumpai unsur klausa yang berulang. Perulangan unsur itu tadi biasanya akan dipisahkan dengan kata hubung serta, dan, atau juga maupun tanda koma (,).

Contoh:

Klausa 1 : Ilham menghadiri pentas seni tersebut
Klausa 2 : Dinda menghadiri pentas seni tersebut
Gabungan: Ilham dan Dinda menghadiri pentas seni tersebut.

3. Bertingkat

Kalimat bertingkat yaitu kalimat yang memiliki 2 klausa atau bisa juga lebih yang hubungannya tidak setara atau sejajar. Sebab dari ketidak sejajaran tersebut, salah satu klausa tidak bisa berdiri sendiri.

Bagian klausa inilah yang menjadi anak kalimat pada kalimat tersebut. Sementara itu, klausa yang bisa berdiri sendiri walaupun dipisahkan dari kalimat majemuk itu tadi, disebut dengan induk kalimat.

Ke-2 bagian kalimatnya dihubungkan dengan kata hubung, seperti sebab, karena, ketika, walaupun, dan meskipun.

Contoh :

Klausa 1 : Dinda kerap terlambat datang ke kantor
Klausa 2 : Rumahnya jauh
Gabungan : Dinda kerap terlambat datang ke kantor karena rumahnya jauh.

4. Perluasan

Jenis kalimat ini yang mana anak kalimatnya ialah perluasan dari salah 1 bagian unsur klausa yang ada. Anak kalimat tersebut dihubungkan dengan konjungsi ; yang.

Contoh:

Klausa 1 : Komputernya mulai rusak
Klausa 2 : Komputernya dibeli pada enam tahun lalu
Gabungan : Komputernya yang dibeli pada enam tahun lalu mulai rusak.

5. Campuran

Jenis kalimat ini memiliki penggabungan atau perpaduan antara bentuk kalimat setara maupun kalimat rapatan dengan kalimat jenis bertingkat.

Di dalamnya, kalian dapat menemukan 2 buah konjungsi atau bahkan lebih yang sifatnya menjadi konjungsi koordinatif ataupun bukan. Jumlah klausanya juga lebih dari 2.

Contoh :

Klausa 1 : Samsul bermain sepak bola di lapangan terbuka
Klausa 2 : Anton bermain sepak bola di lapangan terbuka
Klausa 3 : Regi bermain sepak bola di lapangan terbuka
Klausa 4 : hujan deras
Gabungan : Samsul, Anton, dan Regi bermain sepak bola di lapangan terbuka, meskipun hujan deras.

Apa itu kalimat majemuk?

Yaitu ialah sebuah kalimat yang memiliki 2 klausa atau lebih. Setiap kalimat tentunya memiliki klausa yang merupakan perpaduan antara 1 subjek dan predikat, dan juga bisa ditambahi objek, pelengkap, dan keterangan.

Sebutkan jenis-jenis kalimat majemuk!

1. Kalimat Majemuk Setara, Rapatan, Bertingkat, Perluasan, dan Campuran

Berikan contoh kalimat majemuk!

Contoh
Klausa 1 : Ayah bertanding bulu tangkis
Klausa 2 : Ayah menonton di dalam rumah
Gabungan : Ayah bertanding sepak bola, sementara ibu menonton di pinggir lapangan.

Demikianlah pembahasan kami menegnai Materi Kalimat Majemuk. Baca juga artikel lainnya mengenai Konjungsi Korelatif. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !
Kalimat Majemuk Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Kalimat Simpleks

Ilham Zulfikar
2 min read

Kalimat Definisi

Ilham Zulfikar
2 min read

Kalimat Imperatif

Ilham Zulfikar
2 min read