Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air

3 min read

Rumusguru.com – Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air adalah aktifitas yang mepengaruhi proses perputaran air dengan berkesinambungan di bumi. Ada banyak macam aktifitas tersebut yang dilakukan dan dapat mengganggu.

Apa sajakah Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air yang dapat Anda ketahui? Simak jawaban lengkapnya pada ulasan berikut ini:

Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air

Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penebangan Hutan yang jelas dapat mengurangi penyerapan air dari tanah.
  2. Penggunaan Air dengan berlebihan.
  3. Pembangunan akses jalan yang memakai bahan aspal atau beton yang berakibat tidak terserapnya air kedalam tanah.
  4. Pencemaran lingkungan yang disengaja diberbagai tempat.
  5. Membakar hutan yang berakibat hutan menjadi tandus dan mengerasnya struktur tanah.
  6. Mengubah lahan tanaman menjadi suatu daerah untuk pemukiman.

Ulasan Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air

Jika kita perhatikan, dua pertiga dari bumi adalah air. Itu adalah sumber air dunia. Setiap kali kami menggunakan air. Namun, air tetap ada dibumi, ini karena siklus air di bumi memiliki siklus yang disebut siklus air. Daur adalah perubahan yang diulangi dengan cara

Begitu pula dengan air tanah dan vegetasi di darat. Air akan menguap dan naik sebagai awan. Ini disebut uap. Udara, awan dengan uap air, mendingin dan mengembun membentuk tetesan air. Ini karena habitat bumi yang menurunkan suhu udara, Karena tetesan air lebih berat daripada udara, maka akan jatuh seperti hujan di bumi.

Sebagian air yang jatuh akan menyerap tanah, mungkin sampai ke permukaan bumi atau di kedalaman laut. Bagian lainnya mengalir dari sungai ke laut. Proses ini disebut siklus air. Aktivitas manusia dapat mempengaruhi siklus air. Cobalah untuk memperhatikan lingkungan di sekitar Anda. Saat musim kemarau, air keluar dari beberapa tempat.

Sungai dan danau kering tidak memiliki air. Banyak sumur yang mengering. Akibatnya, kita membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan kita. Dan berbeda dengan musim muson, air banjir cukup besar dan terkadang banjir terjadi di beberapa tempat.

Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air termasuk penggundulan hutan dan polusi udara. Banyak kawasan hutan menyebabkan ketegangan pada pelepasan air yang ada. Hal ini terlihat dari perubahan iklim dan perbedaan pola curah hujan di berbagai wilayah.

Drainase yang berlebihan juga akan membawa lebih banyak hujan. Apa yang akan terjadi jika curah hujan lebih tinggi dari biasanya tetapi tidak ada lagi kemungkinan tanah menyerap air. Maka akan terjadi banjir dan longsor.

Tindakan industri juga termasuk kedalam Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air. Banyak industri membuang limbah ke sungai, sehingga mencemari air sungai. Degradasi air dapat mengganggu kehidupan akuatik. Selain itu, air yang tercemar juga bisa bocor ke sumur manusia. Ini akan mempengaruhi akses air bersih bagi masyarakat.

Penggunaan minyak dalam industri dapat menyebabkan hujan asam yang masuk ke dalam air dan dapat mengganggu siklus makhluk hidup di dalam air tersebut. Selain itu, hal tersebut juga berpengaruh pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Pengertian Daur Air

Daur Air adalah sebuah proses perputaran air dengan cara terus menerus yang berawal dari Bumi kemudian menuju ke Atmosfer, lalu air kembali lagi kepada Bumi. Ada beberapa daur air yang dapat dilakukan, seperti misalnya:

1. Proses Penguapan (Evaporasi)

Yaitu yang dimulai dari air laut atau sumber air yang lain yang menguap akibat dipapar oleh sinar matahari.

2. Proses Pengendapan (Presipitasi)

Adalah proses naiknya air ke atmosfer dan berkumpul diudara yang diakibatkan oleh penguapan atau Evaporasi.

3. Proses Pengembunan ( Kondensasi)

Merupakan suatu perubahan pada suhu menjadi lebih dingin dan menyenbabkan pembentukan awan yang berisi air dan turun menjadi hujan.

Pengertian Siklus Air

Siklus hidrologi atau siklur air adalah pergerakan konstan air dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui periode pengendapan, penguapan, pengendapan, dan pengembunan.

Suhu air laut dan sinar matahari merupakan mekanisme terpenting dalam sirkulasi hidrologi yang dapat berlangsung terus menerus. Air menguap dan kemudian jatuh sebagai hujan seperti hujan, hujan es, gerimis, kabut, dan salju.

Dengan cara ini, hujan bisa menguap atau turun langsung, yang diintersepsi tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mendarat, siklus hidrologi berlanjut dalam tiga arah berbeda yaitu Evaporasi, dan infiltrasi.

Air mengalir di atas permukaan tanah di dekat sungai dan danau besar; Ketika tanah sangat dihargai oleh penipisan tanah, itu juga meningkatkan kesuburan tanah. Air permukaan, baik air mengalir maupun genangan dan sebagian air tanah akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir di lautan. Sistem aliran airtanah ditemukan selama siklus hidrologi.

Jumlah air di dunia ini konstan, hanya berubah bentuk dan lokasinya. Sumber utama uap air adalah laut. Karena proses ini berlangsung terus menerus dan bergerak dengan cara yang menakjubkan, maka proses ini dikenal dengan daur air atau siklus air.

Tahapan Siklus Air

Pembagian pada siklus air menjadi tiga yang didasari oleh proses dan pergerakannya. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Siklus Kecil/ Siklus Pendek

  1. Air dari laut menguap kemudian menjadi gas karena disinari atau dipapar oleh panas matahari
  2. Terjadi proses kondensasi yang kemudian pembentukan awan
  3. Turun hujan yang terjadi di permukaan laut

2. Siklus Sedang

  1. Air laut yang menguap akan menjadi gas karena dipapari oleh panas matahari
  2. Terjadi proses evaporasi
  3. Uap kemudian bergerak oleh tiupan angin yang menuju ke darat
  4. Proses pembentukan awan
  5. Turunnya curah hujan yang berlabuh di permukaan daratan
  6. Air mengalir diawali dari laut ke sungai kemudian menuju laut kembali

3. Siklus Besar/ Siklus Panjang

  1. Air laut yang kemudian menguap menjadi uap yang diakibatkan oleh paparan panas matahari
  2. Uap air yang kemudian mengalami sublimasi
  3. Proses pembentukan awan yang kemudian mengandung kristal es
  4. Awan yang bergerak akibat tiupan angin menuju ke darat
  5. Proses turunnya salju ke permukaan Bumi
  6. Proses pembentukan gletser
  7. Gletser yang mencair akan membentuk aliran menuju sungai
  8. Air yang mengalir diawali dari sungai menuju ke darat lalu menuju ke laut

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air yang telah kami jelaskan secara gamblang untuk Anda jadikan referensi apabila menemukan persoalan yang terkai ini. Jangan lupa ikuti terus update artikel kami disetiap harinya. Semoga ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Kegiatan Manusia Dan Pengaruh Terhadap Daur Air Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca