Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Klasifikasi Awan

2 min read

Klasifikasi Awan

Apa itu Awan? Awan adalah akumulasi tetesan air atau kristal es di atmosfer yang diciptakan oleh penguapan nya atau kondensasi uap air di udara setelah telah melebihi keadaan jenuh. Lebih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Klasifikasi Awan meliputi Pengertian, Proses Terbentuknya Awan, Jenis Lengkap di bawah ini.

Apa itu Awan?

Awan adalah akumulasi tetesan air atau kristal es di atmosfer yang diciptakan oleh pengembunannya atau kondensasi uap air di udara setelah telah melebihi keadaan jenuh.

Proses Pembentukan Awan – Udara tentunya mengandung uap air. Ketika uap air mengembun menjadi titik air, awan terbentuk. Penguapan ini dapat terjadi melalui:

Ketika udara panas, semakin banyak uap air di udara menguap lebih cepat. Udara panas yang sarat dengan air naik ke lapisan pada suhu yang lebih rendah, uap meleleh/mencair dan membentuk awan, jumlah molekul titik air yang tak terbatas.

Ketika awan terbentuk, titik air di awan tumbuh lebih besar dan awan berangsur-angsur menjadi lebih berat, dan tarikan gravitasi bumi perlahan-lahan tenggelam (ke tanah) sampai satu titik titik jatuh ke tanah untuk turun hujan.

Namun, ketika titik-titik air menghantam/bertemu udara panas, titik titik tersebur menguap dan awan memudar. Itu sebabnya awan terus berubah.

Air yang terkandung di awan terus-menerus menguap dan mencair. Ini juga alasan mengapa terkadang ada awan yang tidak membawa hujan.

Klasifikasi Awan

Pada tahun 1894, Komisi Cuaca Internasional telah membagi jenis atau bentuk awan menjadi empat kelompok utama, yaitu: awan tinggi, awan sedang, awan rendah & awan pertumbuhan vertikal.

Menurut Bentuknya

  1. Cumulus adalah awan berbentuk awan. Ini adalah tanda cuaca normal atau stabil.
  2. Stratus adalah awan tipis yang menyebar cukup jauh untuk menutupi langit dan seringkali membawa banyak hujan.
  3. Sirus adalah awan yang lembut dan berserat sama seperti bulu angsa. Awan ini berlimpah di cuaca panas.

Menurut Ketinggian

  1. Awan tinggi (6 – 9 km)
    a. Sirus, awan lembut dengan kristal es yang seperti bentuk bulu burung.
    b. Sirostratus, awan putih yang menyerupai kain tipis atau tabir.
    c. Sirocumulus, awan yang muncul di seperti binti bintik kecil seperti sisik ikan.
  2. Awan sedang (2-6 km)
    a. Altocumulus, yaitu jeni awan yang membentuk serangkaian perahu rakit di langit dan sering disebt juga makarel.
    b. Altostratus, lapisan awan tebal yang membuat matahari tanoak dan terlihat seperti berair.
  3. Awan rendah (<2 km)
    a. Stratocumulus, awan tebal, luas dan padat seperti egumpal. Ketika bergerak sendiri, itu disebut Cumulus, dan ketika itu menghubungkan dan bergerak bersama, itu disebut Stratocumulus.
    b. Stratus adalah awan berawan dan tidak berwarna.
    c. Nimbostratus, awan yang biasanya terjadi dalam kondisi gelap dan tidak ramah, sering menghasilkan hujan ringan.
Apa itu Awan?

Awan adalah akumulasi tetesan air atau kristal es di atmosfer yang diciptakan oleh pengembunannya atau kondensasi uap air di udara setelah telah melebihi keadaan jenuh.

Bagaimana proses terentukny awan?

Proses Terbentuknya Awan – Udara selalu mengandung uap air. Ketika uap air mengembun menjadi titik air, awan terbentuk. Penguapan ini dapat terjadi melalui:

Ketika udara panas, semakin banyak uap air di udara menguap lebih c
epat. Udara panas yang sarat dengan air naik ke lapisan pada suhu yang lebih rendah, uap meleleh/mencair dan membentuk awan, jumlah molekul titik air yang tak terbatas.

Ketika awan terbentuk, titik air di awan tumbuh lebih besar dan awan berangsur-angsur menjadi lebih berat, dan tarikan gravitasi bumi perlahan-lahan tenggelam (ke tanah) sampai satu titik titik jatuh ke tanah untuk turun hujan.

Namun, ketika titik-titik air menghantam/bertemu udara panas, titik titik tersebur menguap dan awan memudar. Itu sebabnya awan terus berubah.

Air yang terkandung di awan terus-menerus menguap dan mencair. Ini juga alasan mengapa terkadang ada awan yang tidak membawa hujan.

Apa saja yang termasuk jenis awan tinggi?

Awan tinggi (6 – 9 km)
a. Sirus, awan lembut dengan kristal es yang seperti bentuk bulu burung.
b. Sirostratus, awan putih yang menyerupai kain tipis atau tabir.
c. Sirocumulus, awan yang muncul di seperti binti bintik kecil seperti sisik ikan.

Apa saja yang termasuk jenis awan sedang?

Awan sedang (2-6 km)
a. Altocumulus, yaitu jeni awan yang membentuk serangkaian perahu rakit di langit dan sering disebt juga makarel.
b. Altostratus, lapisan awan tebal yang membuat matahari tanoak dan terlihat seperti berair.

Apa saja yang termasuk jenis awan rendah?

Awan rendah (<2 km)
a. Stratocumulus, awan tebal, luas dan padat seperti egumpal. Ketika bergerak sendiri, itu disebut Cumulus, dan ketika itu menghubungkan dan bergerak bersama, itu disebut Stratocumulus.
b. Stratus adalah awan berawan dan tidak berwarna.
c. Nimbostratus, awan yang biasanya terjadi dalam kondisi gelap dan tidak ramah, sering menghasilkan hujan ringan.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Klasifikasi Awan Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Pengertian Kata Rujukan

Ami Alhasani
3 min read