Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Klasifikasi Batuan Sedimen

2 min read

Klasifikasi Batuan Sedimen

Batuan sedimen sebagian besar berasal dari batuan beku yang lapuk dan diangkut oleh daya eksogen, sehingga mengendap dan menjadi sedimen di daerah yang netral / cekungan. Lebih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Klasifikasi Batuan Sedimen Menurut Ganesa / Pembentukannya, Tenaga, dan Lokasi beserta Proses terbentunya Batuan Sedimen Lengkap di bawah ini.

Klasifikasi Batuan Sedimen

Batuan sedimen sebagian besar berasal dari batuan beku yang lapuk dan diangkut oleh daya eksogen, sehingga mengendap dan menjadi sedimen di daerah yang netral / cekungan.

Sedimen tersebut kemudian lama kelamaan mengeras atau mengalami kompaksi dan kemudian jadilah batuan sedimen. Batuan sedimen ini diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria berikut:

Menurut Genesa/Pembentukannya

a. Batuan sedimen klastik / mekanis
Batuan sedimen yang satu ini adalah batuan yang dibentuk oleh proses mekanis sehingga tidak mengubah komposisi kimia batuan induk/ batuan awalnya.

Sebagai contoh, batu di hulu pegunungan diangkut oleh air melalui sungai, dan kemudian hancur menjadi butiran yang lebih kecil dan mengendap di bagian hilir dalam bentuk pasir atau kerikil. Contoh batuan sedimen klastik diantaranya yaitu :

  • Breksi,
  • Batupasir,
  • Konglomerat.

b. Batuan sedimen kimia
Batuan sedimen, batuan jenis ini muncul dari sebab reaksi kimia batuan dengan air, yang mana air melarutkan batuan sebelumnya, seperti yang bisa kita jumpa di daerah karst /batu kapur, yaitu

  • Stalaktit,
  • Pilar,
  • Stalagmit.

c. Batuan sedimen organik
Batuan sedimen ini adalah akumulasi dari bahan organik ataupun makhluk hidup, baik itu hewan maupun tumbuhan. Contoh batuan sedimen organik ini adalah :

  • Batubara
  • Batu Karang

2. Menurut Tenaga Pengangkutnya

a. Batuan sedimen akuatik
Batuan sedimen akuatik, jenis batuan yang satu ini diangkut oleh media air baik di darat maupun di laut, contohnya yaitu :

  • Konglomerat,
  • Batu Karang,
  • Batupasir.

b. Batuan sedimen Aeolian
Batuan jenis Aeolian ini dibawa oleh angin, contoh dari jenis ini adalah :

  • Batu jamur.
  • Tanah Pasir

c. Batuan sedimen glasial
Batuan yang satu ini diendapkan oleh erosi es atau biasa disebut dengan gletser, contohnya :

  • Morena.

3. Menurut Lokasi Pengendapan

a. Batuan sedimen teristris
Batu yang satu ini diendapkan di wilayah daratan, contohnya :

  • Tuff,
  • Tanah Loss
  • Batu Pasir

b. Batuan sedimen fluvial
Batu ini diendapkan di laut maupun di muara, contoh dari jenis batuan ini yaitu:

  • Karang
  • Garam

c. Batuan sedimen limnis
Batu ini diendapkan di danau atau lahan basah/rawa, contohnya :

  • Tanah gambut.

d. Batuan sedimen glasial
Batu ini diendapkan di wilayah es / gunung es, contohnya :

  • Morena.

Proses Terbentuknya Batuan Sedimen

Proses pembentukan batuan sedimen dimulai dengan erosi/pengikisan batuan beku. Erosi ini dapat disebabkan oleh pergerakan air, es, angin maupun dari aktivitas makhluk hidup.

Partikel yang tererosi/terkikis tersebut bergerak mengikuti media pebgikutnya. Kemudian kumpulan partikel tersebut mengalami proses pengendapan atau disebut dengan Sedimentasi.

Kemudian pengumpulan partikel ini mengalami proses sedimentasi. Sedimentasi adalah proses sedimentasi bahan batuan yang dapat terjadi di darat, di pantai atau di dasar laut.

Setelah mengendap, partikel-partikel mengeras menjadi batuan sedimen. Proses sedimentasi pada batuan dapat dibagi menjadi tiga proses, yaitu:

  1. Proses sedimentasi mekanik
    Proses sedimentasi mekanik adalah proses pengendapan yang dipengaruhi oleh pergerakan (aktivitas mekanis) dari banyak hal. Beberapa dari hal-hal ini seperti air, gravitasi, angin, es dan bahkan pergerakan makhluk hidup.
  2. Proses sedimentasi kimia
    Sedimentasi kimia adalah proses pengendapan yang terjadi akibat perubahan kimia dalam komposisi mineral pada batuan tertentu. Biasanya terjadi karena komponen kimia memasuki pori-pori dari luar dan menjadi bagian dari batuan. Setelah mineral baru telah menembus, ada reaksi kimia antara mineral baru dan mineral yang ada. Selanjutnya, kristalisasi terjadi untuk membentuk batuan sedimen.
  3. proses sedimentasi biologis (karena makhluk hidup)
    Merupakan sedimentasi yang disebabkan oleh rusaknya batuan oleh aktivitas makhluk hidup. Setelah batu-batu hancur, partikel-partikel diangkut ke lokasi baru dan berinteraksi dengan kondisi di lingkungan baru. Sehingga terjadi perubahan pada komponen batuan ini dan timbul batuan sedimen.
Apa itu Batuan Sedimen?

Batuan yang dihasilkan dari litifikasi atau pembatuan disebut batuan sedimen. Batuan ini yaitu merupakan hasil dari proses erosi dan pelapukan yang dibawa oleh arus yang kemudian diendapkan.
Pembentukan batuan sedimen dimulai dengan erosi batuan magmatik. Gerakan itu bisa disebabkan oleh pengaruh air, es, angin atau aktivitas manusia, hewan dan tumbuhan.

Seperti apa tekstur batuan sedimen?

Tekstur batuan sedimen, ada berbagai jenis dan berbeda. Batuan sedimen dapat memiliki tekstur klastik atau non-klasik. Batuan sedimen juga dapat memiliki tekstur kristal ketika batuan sedimen hadir dalam kelompok kompak dan bersama-sama melakukan rekristalisasi atau rekristalisasi. Batuan sedimen kristalin ini biasanya adalah jenis batu kapur dan batuan bersilik.

Tekstur batuan sedimen klastik adalah batuan yang diciptakan oleh penghancuran batuan lainnya. Fraksi tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi lain dan disimpan di sana (terbiasa dengan lingkungan) hingga tahan terhadap diagenesis. Sementara batuan sedimen terstruktur non-klastik terkandung dalam batuan sedimen kimia dan organik.

Apa yang di maksud dengan proses sedimentasi kimia?

Sedimentasi kimia adalah proses pengendapan yang terjadi akibat perubahan kimia dalam komposisi mineral pada batuan tertentu. Biasanya terjadi karena komponen kimia memasuki pori-pori dari luar dan menjadi bagian dari batuan.
Setelah mineral baru telah menembus, ada reaksi kimia antara mineral baru dan mineral yang ada. Selanjutnya, kristalisasi terjadi untuk membentuk batuan sedimen.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Klasifikasi Batuan Sedimen. Baca juga Jenis Jenis Tanah Longsor. Terima kasih.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Klasifikasi Batuan Sedimen Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Pengertian Kata Rujukan

Ami Alhasani
3 min read