Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Konjungsi Penerang

3 min read

Konjungsi Penerang

Apa itu konjungsi penerang? Dalam pengertian sempit, konjungsi didefinisikan sebagai kata penghubung atau kata hubung. Lebih lengkapnya lagi simaklah penjelasan kami mengenai Materi Konjungsi Penerang meliputi, Pengertian, Jenis, Arti, dan Contoh dalam Kalimat di bawah ini.

Pengertian Konjungsi Penerang

Dalam pengertian sempit, konjungsi didefinisikan sebagai kata penghubung atau kata hubung.

Konjungsi adalah salah satu tipe kohesi gramatikal yang pada umumnya dilakukan dengan menghubungkan suatu unsur kepada unsur yang lain dalam tulisan.

Menurut Kamuas Besar Bahasa indonesi, konjungsi ialah kata ataupun ungkapan penghubung antar frasa, antar kalimat, antar kata, dan antar klausa.

Unsur yang dibuat atau dihubungkan seperti satuan lingual kata, frasa, kalimat, klausa, dan juga unsur – unsur lainnya seperti alinea atau paragraf dengan penanda lanjutan dan juga topik pembicaraan dengan penanda disjungtif.

Konjungsi penerang ini sendiri adalah konjungsi yang berguna untuk menjelaskan atau menerangkan suatu peristiwa/kejadian di dalam kalimat.

Contoh Konjungsi

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa konjungsi yaitu sebagai kata yang gunanya untuk menghubungkan kata yang satu dengan kata, ungkapan-ungkapan maupun kalimat – kalimat dan lain-lainnya, namun tidak untuk maksud lain

Contoh :

1. Konjungsi Koordinatif

Contoh Katanya :

  • Dan,
  • Tetapi,
  • Namun ,
  • Atau,
  • Sedangkan,
  • Padahal, dan serta.

Contoh kalimat:
1. Ibu membeli kepasar buah untuk membeli semangka, dan apel.
2. Ibnu minta dibelikan Hp kepada ayahnya, sedangkan samsuri minta dibelikan ponsel.
3. Samsul bingung ingin memilih jurusan IPS atau IPA .
4. Nawan harus membayar hutangnya kepada Bank atau rumahnya akan disita. oleh Bank tersebut
5. Juminten masih belum pandai dalam berhitung, padahal ia sudah kelas sekolah.
6. Dinda kerumahku karena ingin meminjam uang lagi, padahal hutang bulan lalu belum juga ia lunasi.
7. Dinda ingin melanjutkan kuliah perguruan tinggi negeri, Akan tetapi ia tidak punya biaya.
8. Ibnu ternyata anak orang kaya, tetapi ia rendah hati.

2. Konjungsi Korelatif

Kata penghubung korelatif/ konjungsi korelatif merupakan konjungsi yang pada penggunaannya berupa kata berhunbungan . Fungsinya juga sama seperti konjungsi koordinatif.

Contoh Katanya:

  • jangankan …, … pun
  • baik … maupun
  • sedemikian rupa … sehingga
  • bukan hanya …, melainkan
  • tidak hanya …, tetapi juga
  • apakah … atau

Contoh kalimat:
1. Jangankan motor seperti itu, mobil mewah pun bisa ia beli.
2. Baik Linda maupun Sulis, ternyata keduanya sama-sama pintar dalam bidang ilmu kimia dan fisika.
3. Di bangun sedemikian rupa gedung itu, sehingga terlihat sangat bagus dan menarik.
4. Nawan masih merasa kebingungan apakah ia harus tetap tinggal di rumah atau ia harus meninggalkannya
5. Andre tidak hanya bekerja sebagai tukang cukur, tetapi juga ia juga sebagai tukang ojek online.

3. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Koorsinatif adalah kebalikan dari konjungsi koordinatif. Konjungsi koordinatif ini sebagai penghubung antar unsur kalimat yang tidak setara atau tidak sama kedudukannya.

Contoh katanya : 

  • Biarpun,
  • Meskipun,
  • Yang,
  • Sebab,
  • Karena,
  • Sampai,
  • Sehingga,
  • bahwa,
  • Jika,
  • Seolah-olah,
  • Seperti,
  • Walaupun
  • Andaikan,
  • Selama,
  • Sebelum,
  • Sesudah, ,
  • Saat,
  • Ketika,
  • Dengan, dan tanpa.

Contoh kalimat:
1. Jika punya uang yang sangat banyak aku ingin membeli tanah yang sudah lama aku idamkan.
2. Telah terbukti bahwa bukan Andi yang mencuri
3. Meskipun ia bukan orang kaya tapi setiap bulan ia selalu memberi santunan kepada anak yatim piatu.
4. Andaikan saja kau tahu mungkin tidak akan pernah menghina ku lagi.
5. Sebelum matahari terbenam andi biasanynakan pulang kerumah.
6. Kau menunggumu sejak tadi sore, sampai aku tertidur di kursi ini.

Contoh Kalimat Konjungsi Penerang

  1. Pak budi memiliki anak yang sangat pintar yakni Susanti.
  2. Tadi sore kampung kami dilanda banjir yakni disebabkan oleh hujan yang sangat deras.
  3. Agus lahir di luar negeri yakni Prancis.
  4. Joni memakai alasan yang tidak masuk akal agartidak masuk sekolah yakni kehilangan tas.
  5. Buku ini terdapat isi yang tidak biasa yakni tentang dunia arwah.
  6. Pak Haji Saidi memiliki cita-cita yang sangat mulia yakni menjadi guru ngaji karena didesanya minim sekali pelajaran tentang agama.
  7. Andre divonis menderita penyakit yang berat yakni gangguan jantung.
  8. Ayah membeli mainan yang sangat keren yakni mobil-mobilan.
  9. Rumah Pak Untung jauh dari kantornya yakni di Jakarta.
  10. Bola yang ditendang oleh samsul masuk ke dalam rumah orang yakni rumah Pak Salim.
  11. Masakan ini lezat karena menggunakan bumbu yang tepat yakni bumbu rempah yang melimpah.
  12. Jalan menuju ke sekolahku tidak terlalu jauh yakni hanya berjarak 100 Meter. dari rumahku.
  13. Cerita dalam dongeng ini mengisahkan hidup seorang gadis yang malang yakni Cinderella.
  14. Nenek Fatimeh mengidap penyakit yang langka yakni Parkinson.
  15. Gol pertama pada pertandingan tadi diciptakan oleh pemain baru yakni Asensio.
  16. Baru saja terjadi peristiwa bunuh diduga karena ada masalah yang berat yakni masalah ekonomi dan masih banyak lagi
  17. Pak anton akan datang berkunjung ke tempat yang terkena bencana nanti sore yakni Jombang.
  18. Hadiah ini memiliki kenangan yang sangat indah, karena diberi oleh orang yang sangat berarti dalam hidupku yakni kedua orang tuaku.
  19. Kulit Sulis terluka akibat terkena benda tajam yakni pisau.
  20. Jodi tidak bisa ikut dalam pertandingan sepak bola karena ia mengalami cedera serius yakni pata tulang paha.
Apa yang di maksud dengan konjungsi?

Dalam pengertian sempit, konjungsi didefinisikan sebagai kata penghubung atau kata hubung.

Apa itu konjungsi penerang?

Konjungsi penerang ini sendiri adalah konjungsi yang berguna untuk menjelaskan atau menerangkan suatu peristiwa/kejadian di dalam kalimat.

Berikan contoh dari konjungsi penerang?

1. Pak budi memiliki anak yang sangat pintar yakni Susanti.
2. Tadi sore kampung kami dilanda banjir yakni disebabkan oleh hujan yang sangat deras.
3. Agus lahir di luar negeri yakni Prancis.
4. Joni memakai alasan yang tidak masuk akal agartidak masuk sekolah yakni kehilangan tas.
5. Buku ini terdapat isi yang tidak biasa yakni tentang dunia arwah.

Itulah penjelasan kami mengenai Materi Konjungsi Penerang. Baca juga artikel lainnya menegnai Materi Persebaran Flora Di Indonesia. Semoag bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Konjungsi Penerang Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca