Membran Plasma : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Kerangka

3 min read

Membran Plasma

Membran Plasma : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Kerangka – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Membran Plasma, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Membran Plasma : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Kerangka


Pada jenis-jenis sel mempunyai struktur membran plasma yang nyaris sama. Membran plasma pula disebut sebagai membran sel.

Dimana menjadi bagian sel yang membatasi bagian dalam sel terhadap lingkungan di sekelilingnya. Membran plasma ialah bagian sangat luar sel di sel hewan dan protozoa.

Tetapi, berbeda dengan sel tanaman ataupun kuman, yang terletak di dasar dinding sel. Guna mengenali membran plasma pada makhluk hidup bisa lewat sel darah merahnya.

Sel darah merah ini digunakan karena tidak memiliki organel-organel lain. Sehingga tidak hendak mengusik proses pembelahan plasma.

Membran Plasma


Pengertian Membran Sel

Membran sel merupakan fitur umum yang dipunyai seluruh jenis sel berbentuk susunan antarmuka yang disebut membran plasma.

Yang memisahkan sel dengan lingkungan di luar sel, guna melindungi inti sel serta sistem kelangsungan hidup yang bekerja di dalam sitoplasma.

Fungsi Membran Sel

  • Tempat berlangsungnya berbagai respon kimia.
  • Melindungi bagian sel serta memberikan wujud untuk suatu sel
  • Sebagai reseptor pada rangsangan yang diperuntukan untuk suatu sel.
  • Membran sel dapat jadi media komunikasi antar lingkungan dalam sel dengan lingkungan luar sel
  • Melakukan pilih terhadap bermacam zat yang masuk ataupun keluar dari sel.

Struktur Membran Plasma

Pada struktur membran plasma nyaris sama untul tiap jenis sel. Secara struktural membran plasma tersusun atas fosfolipid bilayer ialah 2 susunan lemak yang berikatan dengan fosfat, struktur fosfolipid yakni sebegai berikut:

  • Fosfolipid ialah molekul yang mirip dengan kepala serta ekor. Kepala dari fosfolipid ialah molekul fosfat sebaliknya ekornya yakni lemak. Pada 2 lapis fosfolipid dimana kepalanya fosfatnya menghadap ke arah luar serta dalam, sebaliknya ekor lemaknya di tengah-tengah.
  • Kepala fosfat bersifat hidrofilik (suka air) sehingga terletak di luar, sebaliknya bagian dalam bersifat hidrofobik (tidak suka air) sehingga terletak di tengah. Fosfolipid bilayer ialah struktur utama pembuat membran plasma, diantara fosfolipid tersebut pula ada bagian-bagian lain yang menyempurnakan kerja membran plasma, bagian tersebut antara lain:
    • Protein Membran

Ialah protein yang ada pada membran sel, walaupun penyusun membran secara struktual yakni fosfolipid tetapi protein dalam fosfolipid bisa mencapai lebih 50% dari berat membran tersebut.

Perihal ini terjadi sebab struktur protein yang lebih besar serta lingkungan dibanding lemak.

    • Glikolipid Serta Glikoprotein

Glikolipid yakni molekul karbohidrat yang melekat pada lemak, sebaliknya glikoprotein yakni molekul karbohidrat yang melekat pada molekul protein. Glikolipid serta glikoprotein berperan sebagai ciri pengenal untuk sel.

    • Kolestrol

Kolestrol dalam membran plasma hendak terletak di antara molekul fosfolipid dengan bagian hidroxil yang bersifat polar hendak terletak di dekat kepala fosfolipid.

Kolesterol mempunyai fungsi yang penting untuk membran plasma. Dikala keadaan lingkungan panas, kolestrol hendak berfungsi dalam membatasi pergerakan fosfolipid sehingga menghindari fosfolipid jadi sangat cair.

Tetapi dikala temperatur lingkungan dingin kolestrol hendak bekerja dengan membatasi interaksi antar lemak sehingga melindungi membran dari beku serta mempertahankan struktur membran cukup cair.

Kolestrol ada pada membran sel hewan, sebaliknya pada membran sel tanaman fungsinya digantikan oleh sterol.

    • Sitoskeleton

Sitoskeleton ataupun tulangnya sel bermanfaat buat mempertahankan wujud sel serta posisi organel sel. Sitoskeleton terdiri atas 2 macam ialah mikrotubulus serta mikrofilamen.

Sitoskeleton bukan bagian langsung dari membaran sel, cuma saja sitoskeleton hendak berkaitan dengan bagian dasar dari protein integral.

Dengan mengikat protein integral di bermacam tempat, sitoskeleton hendak mempertahankan wujud sel sehingga tidak berganti sangat ekstrim.


Sifat Membran Plasma

  • Sifat utama membran sel ialah sangat dinamis.
  • Sifat membran yang dinamis ini sangat bergantung pada struktur dari membran plasma itu.
  • Sebagai contoh sifat membran yang bergantung pada strukturnya ialah terdapatnya 2 susunan lemak yang menyusun membran (lipid bilayer).
  • Membran lemak bisa tercipta secara otomatis dari kombinasi lipid dalam lingkungan air apabila konsentrasi lipid melampaui nilai kritis tertentu.
  • Apabila jumlah lipid kurang dari konsentrasi kritis tersebut maka lipid larut dalam air.
  • Sebab senyawa lipid ini ialah molekul-molekul amphipatik, maka apabila dalam konsentrasi cukup besar molekul-molekul lipid tersebut secara otomatis membentuk agregat berbentuk lapisan-lapisan lemak 2 lapis.
  • Lapisan panjang lipid ini secara otomatis bisa putus ataupun bergabung kembali satu sama lain, sehingga di dalam air kerap tercipta balon-balon vesikula.
  • Mengingat sebagian besar komponen sel merupakan air, sehingga prinsip inipun warnanya pula berlaku di dalam sel dengan sistem kompartementasinya.
  • Adanya sistem membran lemak di dalam sel memungkinkan sel buat membelah diri tanpa kehabisan isi sel.

Tidak hanya dari itu pula memungkinkan terbentuknya proses endositosis serta eksositosis, apalagi mengingat hendak sfiat fluiditas asam lemak penyusun membran sel.

Memungkinkan adanya gerak pindah tempat, walaupun sel tersebut sebetulnya tidak memiliki perlengkapan gerak.


Unsur Membran Plasma

Untuk yang membangun membran plasma ialah :

  • Protein 55%
  • Fosfolipid 25%
  • Kolestrol 13%
  • Lemak yang lain 4%
  • Karbohidrat 3%.

Secara dasar membran plasma terdiri dari fosfolipid. Sebab ada susunan dari fosfolipid hingga diberi nama fosfolipid bilayer.

Fosfat pada fosfolipid bilayer bersifat hidrofilik/suka air, sebaliknya bagian lemak bersifat hidrofobia/takut air.

Sebab bagian lipid tidak suka air maka lipid ini memiliki keahlian alami buat mengikat satu sama lain sehingga tercipta membran plasma yang berupa 2 lapis dengan bagian lipid terletak di tengah sebaliknya bagian fosfat di permukaan.


Lapisan Ganda fosfolipid

Biasanya, membran sel memiliki bagian kepala polar hidrofilik dengan energi ikat gliserofosforilester yang terdiri atas fosfat, gliserol, serta gugus tambahan semacam kolina, serina, dll; dengan 2 rantai hidrofobik asam lemak yang membentuk suatu jalinan ester.

Penamaan serta sifat bagian kepala fosfolipid tergantung pada jenis gugus tambahan yang dipunyai, dengan sebutan:

  • fosfokolina (pc)
  • fosfoetanolamina (pe)
  • fosfoserina (ps)
  • fosfoinositol (pi)

Protein Integral Membran

Protein integral memiliki domain membentang di bagian luar sel serta di sitoplasma. Protein intregral pula mempunyai fungsi buat memasukkan zat-zat yang ukurannya lebih besar.

Protein transmembran

Protein ini terintegrasi pada susunan lipid serta menembus 2 susunan lipid/transmembran.

Bersifat amfipatik, mempunyai sekuen helix protein, hidrofobik, menembus susunan lipida, serta untaian asam amino hidrofilik. Banyak antara lain ialah glikoprotein, gugus gula pada sebelah luar sel.

Kerangka membran

Kerangka membran ataupun biasanya disebut pula sitoskeleton mempiliki 3 berbagai jenis ialah:

  • mikrotubulus
  • mikrofilamen
  • filamen intermediet

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Membran Plasma, semoga bisa bermanfaat.

Membran Plasma : Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Kerangka Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca