Metamorfosis Lebah

4 min read

Metamorfosis Lebah

Rumusguru.com – Metamorfosis Lebah adalah proses perkembang biakan Lebah dengan 4 tahapan perubahan fisik dan termasuk kedalam Metamorfosis sempurna. Sama halnya dengan kehidupan pada serangga semut, lebah juga memiliki kasta dalam kehidupannya.

Ada 3 kasta dalam kehidupan lebah, yakni kasta pekerja, lalu kasta prajurit, dan terakhir adalah kasta ratu lebah. Penasaran bagaimana Metamorfosis Lebah? Silahkan lihat penjelasannya berikut:

 

Lebah Dan Cara Metamorfosisnya

 

 

Mungkin sebagian dari Anda telah mengetahui bahwa Lebah merupakan satu kelompok spesies serangga yang memiliki ukuran cukup besar. Mereka mengalami metamorfosis dimulai dari tahap telur, kemudian berubah menjadi larva, dilanjutkan dengan tahapan pupa, dan terakhir adalah tahap imago.

Keseluruhan dari jenis lebah digolongkan kedalam keluarga serangga membran atau Ordo Hymenoptera (Apidae). Dengan mencapai 20.000 jenis spesies lebah yang terdapt diseluruh dunia kecuali di daerah Antartika.

Lebah mempunyai ciri ciri yang jelas seperti mempunyai sayap pada bagian punggungnya, kemudian dilengkapi dengan 6 kaki. Mereka membangun sarang umumnya diatas pohon dengan ketinggian tertentu dan memanfaatkan Propolis atau lem yang terbuat dari getah pohon dan malam dari kelenjar lebah betina. Mereka mengkonsumsi sari bunga.

Dengan metamorfosis sempurna yang dialami oleh lebah, mereka melewati tahap perkembang biakan sebagai berikut:

1. Telur

Tahapan pertama adalah telur yang dihasilkan oleh ratu lebah. Telur telur tersebut kemudian diletakkan dalam sarang mereka yang dibuat koloninya dengan 3 jenis sesuai kasta yang dimiliki oleh lebah.

Sarang mereka membentuk beberapa sel yang pada tiap tiap selnya diletakkan satu buah telur. Telur lebah itu senriri berukuran sangat kecil mirip seperti Mikroorganisme, yang dapat dilihat hanya dengan menggunakan mikroskop.

Telur lebah mempunyai karakter mirip butiran beras tetapi dengan bentuk yang lebih kecil sekitar 1,7 mm. Sementara waktu yang dibutuhkan oleh lebah untuk menetaskan telur telur mereka hanya sekitar 3 hari saja dengan pembagian masing masing kasta.

2. Larva

Setelah telur telur lebah menetas, maka akan berubah menjadi larva. Pada tahap ini larva juga akan berbentuk seperti butiran beras berwarna putih dengan ukuran yang juga hampir sama dengan butiran beras.

Meskipun telah berubah menjadi larva, namun masih berada dalam sel sarang lebah. Larva larva tersebut berdiam dalam sarang dengan posisi meringkung seperti belatung. Dengan pergantian kulit pada larva sebanyak 5 x dan berwarana merah pada ujungnya.

Larva lebah mengkonsumsi sari bunga yang dibawakan oleh lebah pekerja. Dengan jumlah makanan yang cukup besar mereka makan sebanyak 1.300 x per harinya, maka tak heran pertumbuhan dari larva lebah sangat cepat.

Kecepatan pertumbuhan pada larva lebah juga tergantung dengan kasta masing masing. Untuk larva kasta pekerja memiliki pertumbuhan yang lebih lama yaitu 13 hari, jika dibandingkan dengan kasta  prajurit hanya membutuhkan waktu 10 hari saja.

Untuk larva kasta ratu lebah memerlukan waktu pertumbuhan selama 9 hari, lebih singkat dari kasta prajurit dan pekerja. Larva lebah itu sendiri termasuk kedalam rantai makanan yang sering dimanfaatkan oleh manusia.

3. Pupa

Tahap berikutnya setelah larva adalah pupa, dalam bentuk ini pupa memiliki ciri bulat bergaris mirip dengan ekor pada lebah. Tetapi pupa belum memiliki bulu, hanya segel mirip dengan lilin.

Pup adalah tahapan penyempurnaan pembentukan tubuh pada lebah dimulai dari bentuk mata sampai kaki yang akan berubah sebanyak 2 tahap. Dengan warna awal adalah merah, lalu berubah warna menjadi ungu kebiruan yang diakhiri dengan warna hitam pada matanya.

Pupa mengkonsumsi segel yang seperti lilin itu tadi, dengan menghabiskan segel tersebut maka kemudian pupa akan keluar menjadi lebah yang sempurna. Pada tahapan ini pupa membutuhkan waktu berbeda sesuai dengan kastanya untuk keluar menjadi lebah sempurna.

Biasanya pupa lebah untuk kasta pekerja membutuhkan waktu 6 hari, berbeda dengan kasta prajurit 7 hari, lainlagi denga kasta ratu lebah yang membutuhkan waktu paling cepat yaitu hanya 3 hari saja untuk menjadi lebah sempurna.

4. Lebah Dewasa/ Imago

Seperti telah kami terangkan diatas bahwa setelah tahapan pupa, maka lebah menjadi sempurna dan keluar dari sarangnya. Ini adalah tahapan terakhir sampai lebah menjadi lebah dewasa.

Dalam tahap ini lebah akan beraktifitas sesuai dengan kastanya masing masing. Seperti lebah bekerja yang memiliki tugas membuat sarang dan mencari makanan untuk koloninya. Sedangkan lebah prajurit bertugas untuk menjada sarang dan ratu mereka. Lain lagi denga tugas ratu lebah yang hanya bertugas untuk bereproduksi dan menghasilkan keturunan.

Sampai disini kami yakin Anda telah memahami apa yang dimaksud dengan siklus atau metamorfosis pada serangga jenis lebah madu. Pembahasan kita berikutnya adalah apa manfaat dari madu yang dihasilkan oleh lebah lebah tersebut? silahkan baca uraiannya secara lengkap dibawah ini:

 

Manfaat Dari Mengkonsumsi Madu Lebah Alami

Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi madu lebah alami bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh kita. Tidak hanya itu saja madu lebah juga berguna untuk kesehatan kulit terutama bagi kaum hawa yang gemar melakukan perawatan tubuh secara rutin.

Madu berasal dari sarang lebah yang awalnya dihisap oleh lebah dari sari bunga atau nextar. Dengan proses tertentu hingga nextar tersebut berubah sifat menjadi madu dengan rasanya yang manis karena memiliki unsur glukosa dan monosakarida fruktosa.

Tidak hanya itu saja madu juga mengandung karbohidrat yang mencakup Maltrosa, Sukrosa, dan lain sebagainya. Apa sajakah manfaat jika kita rutin mengkonsumsi madu lebah alami? Anda dapat mengetahuinya dengan membaca keterangan berikut sampai selesai:

1. Dapat Mencegah Penyakit Diabetes

Jika Anda seorang penderita Diabetes, maka Anda dapat mengganti asupan gula dengan madu alami. Dengan kandungan fruktosa yang diumiliki oleh madu, maka secara otomatis akan mengatur kadar gula dalam darah.

2. Dapat Menyehatkan Jantung Dan Mencegah Kanker

Dengan antioksidan yang cukup tinggi, dikeathui bahwa madu lebah alami mampu mengimunisasi tubuh manusia dari pertumbuhan sel kanker. Selain itu kandungan flavonoid pada madu dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke.

3. Dapat Memperkuat Sistem Imun Tubuh

Madu juga dapat mendetoks bakteri jahat yang menyerang tubuh kita. Dengan rutin mengkonsumsi madu lebah alami, maka secara otomatis tubuh akan menjadi kebal terhadap semua penyakit.

4. Dapat Menyembuhkan Luka

Madu lebah alami juga dapat membantu menyembuhkan luka pada tubuh manusia. Dengan cara mengoleskannya pada bagian yang terluka, baik itu luka karena terjatuh atau bahkan luka bakar.

5. Dapat Menurunkan Kolesterol

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa madu lebah dapat mengecilkan perut yang buncit dan menurunkan kolesterol. Caranya gampang sekali, Anda hanya perlu mencampurkan cairan masu dengan perasan jeruk nipis atau lemon kemudian diminum secara rutin.

6. Bermanfaat Untuk Kecantikan

Seperti telah kami jelaskan tadi bahwa selain untuk kesehatan madu lebah juga dapat berguna untuk merawat kecantikan. madu dapat dicampur denga bahan lainnya yang berguna untuk kecantikan dan perawatan kulit.

Setelah kita membahas manfaat madu lebah alami jika dikonsumsi secara rutin, maka berikutnya kamim akan berbagi dengan Anda bagaimana cara mengobati jika terkena sengatan dari lebah. Simak ulasannya berikut:

 

Cara Mengobati Sengatan Lebah Dengan Bahan Alami

Apabila Anda mengalami disengat lebah madu, maka Anda dapat memanfaatkan bahan bahan alami yang ada disekitar Anda. Namun sebelumnya Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa telah mencabut stingers lebah yang tertinggal setelah menyengat. Bagaimana langakh selanjutnya? Berikut penjelasannya secara lengkap:

1. Menggunakan Madu

Madu dpat dimanfaatkan untuk membantu menyembuhkan luka akibat sengatan lebah. Caranya dengan mengoleskan madu tersebut ditempat yang disengat lebah kemudian balut luka tersebut selama 1 jam.

2. Menggunakan Soda Kue

Anda dapat mencampurkan soda kue denga air untuk membantu mengobati bekas sengatan lebah. Oleskan saja campuran soda kue tersebut didaerah yang disengat kemudian perban bekas luka tersebut sampai mengering.

3. Menggunakan Cuka Apel

Cuka Apel juga sangat baik digunakan untuk menyembuhkan luka sengatan lebah. Anda hanya perlu mengkompres bekas luka sengatan lebah dengan cuka apel tersebut dan biarkan selama 15 menit untuk mengeluarkan racun sengatan.

4. Menggunakan Pasta Gigi

Cara yang paling simple dan pasti ada dirumah Anda adalah dengan menggunakan pasta gigi untuk emngobati sengatan lebah. Caranya hanya dengan mengoleskan pasta gigi merk apa saja pada luka bekas sengatan lebah madu.

5. Menggunakan Lidah Buaya

Lidah Buaya adalah tanaman yang kerap kita jumpai dimana saja. Tahukah Anda bahwa lidah buaya juga bermanfaat untuk mengatasi luka bekas sengatan lebah. Dengan cara mengambil sari lidah buaya dan mengoleskannya ditempat yang terkena sengatan.

6. Menggunakan Minyak Lavender

Minyak lavender juga sangat baik untuk mengobati luka sengatan lebah. Campurkan minyak lavender dengan minyak zaitun kemudian oleskan saja campuran minyak tersebut pada luka bekas sengatan.

7. Menggunakan Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh juga dapat dipakai untuk mengobati luka bekas sengatan lebah. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu mencampurkan minyak Pohon Teh dengan jenis minyak lainnya dan mengoleskannya pada bagian tubuh yang tersengat.

 

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan mengenai Metamorfosis Lebah yang telah secara lengkap kami bagikan untuk Anda semua. Jangan lupa untuk terus membaca Artikel menarik lainnya dari https://rumusguru.com/. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Akhir Kata:

Metamorfosis Lebah Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Fungsi Jantung

Ami Alhasani
7 min read

Pengertian Kata Rujukan

Ami Alhasani
3 min read