Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !

Musim Semi

3 min read

Musim Semi

Banyak orang mengartikan musim semi sebagai musim baru pertama. Ketika banyak kuncup bunga bertunas, banyak hewan terbangun setelah hibernasi di musim dingin, seolah-olah bumi akan terasa hidup kembali setelah musim dingin yang beku. Lebih lengkapnya langsung saja simak penjelasan kami mengenai Materi Makalah Musim Semi Meliputi Pengertian, Karakteristik, Waktu Terjadinya, dan Negara Yang Mengalami Musim Semi Lengkap di bawah ini.

Pengertian Musim Semi

Banyak orang mengartikan musim semi sebagai musim baru pertama. Ketika banyak kuncup bunga bertunas, banyak hewan terbangun setelah hibernasi di musim dingin, seolah-olah bumi akan terasa hidup kembali setelah musim dingin yang beku.

Pada saat ini tahun, banyak petani mulai menanam tanaman dan kebun karena suhunya semakin hangat. Namun, jenis perubahan bervariasi berdasarkan lokasi.

Musim semi adalah periode antara titik balik musim semi dan titik balik matahari musim panas menurut para astronom.

Ini terkait dengan posisi kecenderungan bumi terhadap matahari, sehingga para astronom mengatakan bahwa musim semi memiliki hubungan dengan fenomena ekuinoks dan titik balik matahari. Fenomena equinox dapat menyebabkan durasi malam menjadi sama di siang hari.

Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration, musim semi adalah salah satu dari dua musim di mana pusat bumi tidak mendekati atau meninggalkan Matahari.

Di belahan bumi utara, Kutub Utara adalah tempat terakhir di mana matahari bersinar selama titik balik matahari musim panas pada 21 Juni.

Sementara di belahan bumi selatan sekitar 21 Desember, Kutub Selatan adalah tempat yang dekat dengan matahari.

Musim semi di Belahan Bumi Utara dimulai dari 21 Maret hingga 21 Juni, sedangkan musim semi di belahan bumi selatan mulai dari 21 September hingga 21 Desember. Tanggal tidak dapat menjadi patokan dan dapat berubah setiap tahun.

Musim semi juga bisa diartikan musim antara musim dingin dengan musim panas di waktu yang sama suhu secara perlahan naik.

Suhu ketika musim semi adalah transisi / perpindahan musim dingin yang sejuk menuju ke musim panas yang hangat dan hanya akan terjadi di wilayah pertengahan & tinggi lintang.

Sedangkan, pada wilayah yang letaknya dekat dengan equator, akan terjadi sedikit perbedaan pada suhu sepanjang tahunnya. Pada wilayah kutub, musim semi hanya akan terjadi dalam jangka waktu yang sebentar.

Baca Juga : Musim Gugur

Karakteristik Musim Semi

Berikut ini adalah karakteristik dari musim semi antara lain, sebagai berikut :

  1. Tumbuhan akan memunculkan tunas – tunas daun nya yang sebelumnya rontok keyika musim gugur.
  2. Suhu musim semi sekitar 40 terasa dingin dan 60% terasa panas
  3. Banyak fauna yang keluar dari tempat persembunyian nya dan mulai melakukan aktivitas, salah satunya beruang.
  4. Akan sering terjadi hujan ketika musim semi yang terutama ketikas memasuki bulan April. Terkadang bisa menyebabkan banjir akibat dari meleleh nya es atau bahkan tornado yang biasanya terjadi di Amerika Serikat yang merupakan akibat perbedaan suhu.
  5. Selama musim semi, sumbu aksis bumi akan berada dekat dengan matahari.
  6. Bulan Mei, bunga – bunga akan bermekaran.
  7. Hari pertama pada saat musim semi, lamanya waktu matahari terbit dan matahari terbenam yakni sama, 12 jam. Begitu pula dengan durasi malam hari & siang hari, sama. Seiring waktu berjalan, siang hari akan lebih terasa lama dibandingkan malam hari.
  8. Burung – burung akan kembali apabila musim dingin berakhir. Burung yang sudah melakukan imigrasi selama musim dingin, akan kembali lagi di pertengahan bulan Februari & akhir Juni.
  9. Banyak ditemukan vegetasi (sayuran dan buah segar). Para petani akan banyak memanen buah dan juga sayuran ketika musim semi.
  10. Banyak juga bunga bermekaran ketika musim semi tiba.

Waktu Terjadinya Musim Semi

Berdasarkan awal terjadinya musim semi, untuk belahan bumi bagian utara, bisa dibedakan menjadi 2 yakni sebagai berikut :

  1. Secara Astronomi, lebih ditekankan posisi orbit bumi yang berhubungan dengan matahari ketika terjadinya fenomena equinox & solstices. Berdasarkan perhitungan astronomi, hari pertama musim semi terjadi di tanggal 20 Maret 2019 – 21 Juni 2019. Menurut kalender astronomi, ketika musim semi, bumi berada di sudut 23,5o pada bagian ujung / kutub nya terhadap sumbu aksis serta berkaitan dengan orbit matahari.
  2. Berdasar Meteorologi, musim semi berdasarkan siklus suhu tahunan serta perhitungan meteorologi yang sama baiknya terhadap perhitungan kalender dan akan terlihat jelas transisi nya antar musim. Musim semi berdasarkan secara meteorologi terjadi di tanggal 1 Maret 2019 dan biasanya akan berakhir tanggal 31 Mei 2019. Hal ini sesuai dengan pembagian bulan dalam satu tahun, sehingga musim semi jatuh setiap tanggal 1 Maret. Musim semi berlangsung selama tiga bulan yaitu bulan Maret, April & Mei.

Baca Juga : Musim Kemarau

Negara – Negara Yang Mengalami Musim Dingin

Tidak seperti di Indonesia, negara negara lain yang memang memiliki 4 musim akan merayakan musim semi nya dengan acara yang meriah. Tidak heran, negara negara itu menjadikan musim semi menjadi salah satu tujuan wisata di negaranya. Lalu, negara mana sajakah itu, berikut daftarnya:

  1. Negara yang terkenal akan keindahan bunga sakura nya dan hanya akan bisa dilihat ketika musim semi tiba. Tempat yang pas untuk menyasikan indahnya bunga sakura yaitu Taman Nasional Shinjuku Gyoen, Tokyo.
  2. Tidak hanya di Negara Japang, bunga sakura juga banyak tumbuh dengan baik di Korea, di Pulau Yeouido pusat kota Seoul. Di sepanjang jalan Yunjunro ada 1.000 pohon sakura sehingga tak heran banyak para wisatawan yang datang memenuhi wilayah ini ketika musim semi tiba.
  3. Saat musim semi tiba biasanya akan diselenggarakan Festival Keukenhof yang biasa berlangsung mulai dari tanggal 21 Maret 2019 – 19 Mei 2019. Dalam festival ini akan banyak dipamerkan jenis bunga tiap minggu nya, seperti bunga tulip, lili, mawar dan tentunya bunga khas musim semi.
  4. Musim semi di negara ini, akan diselenggarakan pameran bunga yang disebut dengan Taichung World Flora Exposition dan akan berlangsung tanggal 3 November 2018 – 24 April 2019 di Taichung. Pemeran bunga berskala internasional tersebut diadakan di 3 lokasi yaitu di Fengyuan, Houli dan Waipu.
  5. Musim semi akan dirayakan dengan digelarnya Spring Festival Food yang laksanakan secara bersamaan dengan Lantern Festival. Ada berbagai macam makanan khas Tiongkok yang akan di sajikan di berbagai macam kedai serta restoran, pangsit merupakan menu utama dalam acara ini.
  6. Musim semi biasanya disambut dengan menggelar acara musik yang meriah. Graz’s Spring Festival diselenggarakan di kota Styria dan acara ini sudah menjadi acaraa yang tidak akan dilewatkan oleh turis yang dari berbagai negara di Eropa.
  7. Negara ini merayakan musim semi dengan menyelenggarakan Festival Bulan April dan akan diadakan di Seville. Di kota ini akan diwarnai berbagai macam dekorasi penuh warna dan musik tradisional yang ceria.
Sebutkan ciri musim semi?

1. Tumbuhan akan memunculkan tunas – tunas daun nya yang sebelumnya rontok keyika musim gugur.
2. Suhu musim semi sekitar 40 terasa dingin dan 60% terasa panas
3. Banyak fauna yang keluar dari tempat persembunyian nya dan mulai melakukan aktivitas, salah satunya beruang.

Apa itu musim semi?

Musim semi adalah periode antara titik balik musim semi dan titik balik matahari musim panas menurut para astronom.

Sebutkan negara negara yang mengalami musim semi?

Negara yang terkenal akan keindahan bunga sakura nya dan hanya akan bisa dilihat ketika musim semi tiba. Tempat yang pas untuk menyasikan indahnya bunga sakura yaitu Taman Nasional Shinjuku Gyoen, Tokyo.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Musim Semi. Baca juga artikel lainnya Faktor Perbedaan Perkembangan Negara Kaya dan Miskin. Semoga bermanfaat.

Ilham Zulfikar Bangkit, mulailah melangkah untuk mencapai cita-citamu yang indah dan jangan lupa senangkanlah dirimu !
Musim Semi Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca