Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh

4 min read

Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh

Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Ovivipar, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh


Perkembangbiakan hewan dengan metode bertelur (ovipar) serta pula beranak/melahirkan (vivipar). Contoh kecil dari hewan/fauna yang termasuk ke dalam jenis Ovovivipar ini semacam, ikan hiu, kadal, sampai ular.

Untuk permasalahan pembuahannya itu sendiri pula terjadi di dalam badan dari si betina. Sehabis terjadi sesuatu pembuahan, maka di dalam badan dari si betina tersebut nantinya hendak tercipta telur.

Zigot berkembang jadi embrio yang terdapat di dalam telur itu. Proses inilah yang dinamakan dengan kehamilan.

Nantinya, setelah embrio tersebut sukses berkembang dengan sempurna di dalam telur, maka induk hendak mengeluarkannya sebagai generasi yang baru.

Terkadang, anak yang dikeluarkan ini masih terbungkus di dalam cangkang telur.

Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh


Pengertian Hewan Ovovivipar

Ovivipar ialah jenis perkembangbiakan dengan metode bertelur (ovipar) ataupun beranak (vivipar).

Dikala perkembangbiakan, pembuahan terjadi pada betina sampai terbentuklah suatu telur. Dalam telur hendak berkembang embrio yang hendak tumbuh jadi generasi.

Proses ini biasa diusebut dengan kehamilan. Cadangan makanan didapatkan langsung dari embrio telur tersebut bukan badan induknya.

Kala betina menghasilkan keturunannya, akan bisa langsung berupa spesies yang belum rusak serta keluar dengan wujud terbungkus dalam cangkang telur.

Tetapi pada jangka waktu tertentu, telur tersebut hendak rusak serta menghasilkan anaknya. Tiap hewan mempunyai masa kehamilan yang berbeda-beda bergantung dari jenisnya.


Ciri-Ciri Hewan Ovovivipar

  • Hewan Ovovivipar tidak mempunyai ciri khusus, yang membedakannya cumalah, diawali dari proses pembuahan, jadi Telur sampai menetas terjadi di dalam badan induk, kemudian setelah itu dikeluarkan ataupun melahirkan anak.
  • Ciri khas fauna ovovivipar ialah pada embrionya yang berkembangbiak serta berkembang di dalam telur, setelah itu setelah cukup usia telur tersebut hendak menetas anak hewan keluar dari badan induknya. Cadangan makanan yang diperoleh embrio berasal dari dalam telur tersebut, jadi bukan dari badan induknya.
  • Salah satu metode berkembangbiaknya hewan ialah dengan metode bertelur serta beranak, embrionya tumbuh di dalam telur, serta telur selalu terletak di dalam badan induknya hingga telur menetas. Sehabis telur menetas, individu baru tersebut keluar dari badan induknya.
  • Produksi individu baru dari hewan ovovivipar dilakukan secara generatif/intim. Hasil dari pembuatan secara generatif/intim hendak menciptakan zigot. Setelah itu zigot jadi betina terjadi dikala mani jantan serta ovum betina berjumpa. Setelah itu terjadi pembuahan sehingga membentuk telur. Setelah itu dalam telur, embrio berkembang dengan sempurna sebab terdapat cadangan makanan.
  • Hewan ovovivipar yang lain merupakan individu baik bertelur serta menetas di luar badan induknya. Masa bertelur dalam badan induknya sama semacam perkembangan embrio pada contoh hewan vivipar. Masa embrio pada contoh hewan ovovivipar bergantung pada keadaan lingkungan yang terdapat di dalam badan induknya. Sebaliknya waktu yang diperlukan individu baru bergantung pada keadaan lingkungan yang terdapat diluar, sebab telur pada hewan ovovivipar sudah tidak terletak lagi di dalam induknya.

Contoh Hewan Ovovivipar

Terdapat banyak jenis hewan yang termasuk dalam kalangan hewan ovovivipar. Berikut merupakan sebagiannya antara lain:

  • Ikan hiu

Ikan hiu termasuk dalam contoh hewan ovovivipar yang hidup dalam ekosistem perairan. Perkembangbiakan yang dilakukan Hiu merupakan dengan menaruh telur hasil pembuahannya di dalam tubuh.

Sehabis telur tersebut menetas setelah itu Hiu hendak melahirkannya bila perkembangan embrio telah mencapai titik optimal.

Embrio Hiu tidaklah mempunyai ari-ari, sehingga embrio Hiu berkembang dengan cadangan makanan dari dalam telurnya.

  • Ikan Pari

Contoh hewan ovovivipar berikutnya merupakan ikan pari yang masih dari ekosistem perairan.

Ikan pari merupakan hewan ovovivipar yang metode perkembangbiakannya dengan metode bertelur, tetapi telur itu tidak dikeluarkan selagi belum menetas.

Embrio ikan pari tersebut berkembang serta tumbuh dengan meresap isi nutrisi yang terdapat di dalam kuning telur.

Induk betina ikan pari baru hendak menghasilkan anakannya apabila perkembangan embrionya sudah mencapai titik optimal. Dalam sekali berbadan dua, ikan pari dapat memiliki antara 5-13 anakan.

  • Kadal

Secara umum, sesungguhnya kadal berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Tetapi, ada diantara sebagian jenis kadal di dunia yang terkategori sebagai hewan ovovivipar. Kadal jenis ovovivipar menaruh telurnya di dalam badannya.

Telur yang terdapat di dalam badannya berkembang serta tumbuh dengan menggunakan kuning telur ataupun yolk sebagai nutrisi buat berkembangbiaknya.

Sehabis embrio berkembang dengan sempurna sebagai individu baru induk kadal hendak melahirkannya.

  • Bunglon

Semacam halnya kadal, perkembangbiakkan bunglon biasanya pula dengan metode bertelur.

Tetapi terdapat sebagian jenis diantara bunglon di dunia yang perkembangbiakkannya dengan metode menaruh telurnya di dalam badan induknya.

Induk itu hendak melahirkan balita bunglonnya sehabis telur yang di milikinya menetas di kemudian hari.

  • Platyipus

Platypus sesungguhnya berkembangbiak dengan metode bertelur semacam halnya kelas aves yang lain.

Tetapi nehnya, hewan ini mempunyai kelenjar susu dan mempunyai kerutinan menyusui bayi-bayinya yang sudah menetas sama seperti mamalia.

Dengan ketidaklaziman ini membuat para pakar biologi menyebutnya sebagai hewan peralihan dari evolusi yang lagi berlangsung dari kelas burung ke kelas mamalia.

Platypus merupakan hewan endemik yang berasal dari Australia.

  • Kuda Laut

Contoh hewan ovovivipar berikutnya merupakan kuda laut. Kuda laut ialah hewan yang tidak umum bila dibanding dengan hewan-hewan lain yang ada di dunia.

Pada biasanya kerutinan berbadan dua serta melahirkan kerap terjadi pada badan si betina, namun kuda laut tidak. Kerutinan berbadan dua dari kuda laut malah terjadi pada si jantan.

Kantung pengemaran yang dipunyai oleh kuda laut si jantan. Dapat buat menaruh serta pula mengerami sel telur yang ada pada badannya.

Kuda laut memiliki badan yang sangat bermacam-macam, dari ukuran 16 milimeter hingga 35 centimeter. Kuda laut dapat ditemui dalam perairan tropis sampai menengah yang terdapat dipenjuru dunia.

Dari beberapa spesies kuda laut tersebut memiliki warna transparan pada sebagian badannya. Sehingga kuda laut itu susah untuk nampak ataupun ditemui.

Populasi dari kuda laut dikala ini telah mulai terancam sebab banyaknya penangkapan yang kelewatan.


  • Ikan Guppy

Ikan guppy merupakan satu hewan yang termasuk ke dalam hewan ovovivipar. Ikan guppy ialah salah satu ikan yang sangat gampang sekali buat berkembangbiak.

Masa kehamilan dari ikan guppy hampit antara 20 hari hingga 30 hari serta tergantung pada temperatur air. Ikan guppy ini memiliki serta pula melahirkan anaknya.

Induk ikan guppy dapat menghasilkan anak di antara 2 hingga 100 ekor dalam tiap kehamilanya.

Sehabis keluar dari perut induknya anak-anak guppy dapat hidup sendiri dari berenang, mencari makanan serta menjauh dari musuhnya.

Panjang dari ikan guppy yang betina antara 4 hingga 6 centimeter. Berbeda dengan ukuran badan si jantan yang ukuran badannya lebih kecil.

Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang terpopuler di dunia. Ikan guppy tidak hendak kesulitan buat membiasakan diri serta tumbuh biak.

Pada tahun 1920an silam, ikan guppy masuk ke Indonesia sebagai ikan hias ataupun ikan aquarium.

Saat ini ikan guppy telah sangat luas ke berbagai tempat yang terletak di daerah Indonesia. Di Jawa serta Bali ikan guppy telah sangat melimpah saat ini.

  • Salamander

Salamander merupakan contoh hewan ovovivipar yang bertelur sekaligus pula beranak. Salamander merupakan makhluk vertebrata yang unik, sebab salamander dapat meningkatkan kembali badan yang terpotong ataupun lenyap.

Salamander merupakan nama umum buat hampir sebanyak 550 spesies amfibi. Ciri dari penampilan salamander mirip kadal, dengan wujud badan yang ramping, ekor yang panjang serta hidung pendek.

Salamander memiliki kulit yang lembab. Sehingga lebih bahagia tinggal pada habitat di air ataupun didekat air, serta seringkali pada lahan yang basah.

  • Iguana

Iguana ialah salah satu jenis kadal yang hidup di wilayah tropis Amerika Selatan, Amerika Tengah serta pula Karibia. Iguana berkembangbiak dengan metode ovovivipar.

Iguana mempunyai penglihatan yang sangat bagus. Serta pula melihat wujud, warna, bayangan serta pula gerakan yang terdapat didalam jarak yang cukup jauh.

Mata yang dipunyai iguana mempunyai penglihatan yang sangat baik digunakan buat menciptakan santapan serta mengarungi hutan yang rimbun.

Mata yang tajam ini tidak digunakan buat mencari makanan saja. Matanya pula digunakan buat berbicara dengan anggota spesies iguana yang sama.

Warna dari badannya yang hijau sangat membantu buat bersembunyi dari si predator yang hendak memangsa iguana.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Ovivipar, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Ovivipar : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contoh Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca