Paragraf Induktif dan Deduktif

3 min read

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai paragraf Induktif dan deduktif secara lengkap beserta dengan penjelasan dan contoh kalimatnya khusus untuk kalian semua, mari simak ulasan lengkap mengenai paragraf Induktif dan deduktif di bawah ini.

Paragraf Induktif

Jika dilihat dari pengertiannya, paragraf Induktif sendiri merupakan sebuah paragraf yang secara khusus dikembangkan dengan menggunakan pola induksi. Nah, pola induksi ini sendiri adalah pola yang digunakan untuk memaparkan beberapa hal secara khusus. Yang kemudian akan disimpulkan dengan menggunakan cara yang lebih mudah dan lebih umu.

Sehingga bisa dilihat dari sini bahwa paragraf Induktif merupakan sebuah paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf sedangkan untuk pola pengembangannya sendiri, paragraf Induktif ini bisa menggunakan cara sebab-akibat, akibat-sebab, generalisasi dan juga analogi.

Ciri – Ciri Paragraf Induktif

Paragraf Induktif deduktif akan diawali dengan menggunakan penjelasan – penjelasan khusus. Penjelasan ini akan digeneralisasikan untuk diubah menjadi sebuah kesimpulan yang diletakkan pada akhir paragraf. Terdapat kalimat penjelas yang ada sebelum kalimat utama dan merupakan sebuah fakta, rincian khusus, contoh serta bukti pendukung dari pernyataan yang ada pada akhir kalimat.

Berikut ini adalah pola yang digunakan di dalam paragraf Induktif :

  1. Pola pengembangan generalisasi merupakan sebuah pola yang digunakan untuk mengembangkan kalimat dengan menggunakan pernyataan khusus. Pernyataan yang digunakan pada kalimat ini, sangatlah mirip dengan kalimat utamanya.
  2. Pola pengembangan sebab-akibat atau kausalitas merupakan sebuah pola pengembangan yang memanfaatkan fakta untuk digunakan mempertegas kesimpulan.
  3. Pola pengembangan analogi digunakan untuk memberikan perbandingan pada dua hal yang hampir sama.

Contoh Paragraf Induktif

1.) Contoh Paragraf Induktif Pola Generalisasi

Begitu banjir sudah mulai surut, anak-anak yang berhasil diselamatkan dua hari lalu mulai diantarkan ke pelayanan medis darurat untuk dilakukan pemeriksaan pada mereka. Karena ada banyak sekali kasus penyakit yang terjadi pada anak-anak yang menjadi korban banjir tersebut. Karena di antara anak-anak tersebut ada 15 anak yang mengalami diare akut, 2 anak dinyatakan menderita penyakit kulit yang cukup serius sedangkan 4 anak dinyatakan menunjukkan gejala deman berdarah. Bisa dibilang banjir yang menimpa Jakarta pada beberapa hari lalu memberikan banyak dampak buruk, khususnya bagi kesehatan anak-anak yang menjadi korban banjir.

2.) Contoh Paragraf Induktif Pola Analogi

Sebagai saudara kembar, kedua anak itu sangat kompak. Keduanya bahkan bekerja di rumah sakit yang sama, jika Ega bekerja sebagai dokter ahli bedah maka Egi bekerja sebagai staf Unit Emergency. Sejak kecil mereka berdua selalu melakukan semua kegiatan bersama, sekolah di tempat yang sama hingga ikut karnaval bersama. Ega dan Egi selalu menggunakan kostum dokter. Sejak kecil keduanya memang ingin sekali menjadi dokter ketika sudah besar nanti. Berkat dukungan dari kedua orang tuanya, mereka berdua akhirnya meneruskan pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia, apalagi Ega dan Egi termasuk siswa berprestasi sejak sekolah dasar. Selain bekerja di rumah sakit yang sama, keduanya juga memiliki kesukaan dan kebiasaan yang sama. Wajah mereka pun bagaikan pinang dibelah dua, saking miripnya.

3.) Contoh Paragraf Induktif Pola Kausalitas

Musim pancaroba atau peralihan musim dari musim panas ke musim penghujan memang merupakan waktu yang sangat rentan terjadi bencana alam. Karena sudah lama panas dan tiba-tiba hujan terjadi di berbagai daerah dengan volume yang tinggi membuat beberapa wilayah mengalami banjir. Kota-kota besar seperti Jakarta menjadi langganan dari banjir, sedangkan wilayah lain juga mengalami banjir bandang yang tidak kalah parah. Beberapa daerah bahkan mengalami tanah longsor yang membuat beberapa rumah di beberapa desa mengalami kerusakan parah. Umumnya banjir yang terjadi di kota besar dikarenakan sampah yang menggunung, sedangkan banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah diakibatkan oleh penebangan liar yang terjadi di kaki gunung.

4.) Contoh Paragraf Induktif

Kanker paru-paru adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mengancam kesehatan, tak jarang penyakit ini juga mengakibatkan kematian. Kanker ini biasnaya menyerang kesehatan para perokok, baik mereka yang perokok aktif mau pun hanya perokok pasif. Asap rokok sendiri mengandung daroi yang berasal dari proses merokok. Di dalamnya terdapat kandungan zat kimia seperti tar dan nikotin yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Tidak hanya bagi perokok aktif saja, bahkan perokok pasif dianggap lebih berbahaya bagi kesehatan. Padahal perokok pasif ini hanya mereka yang berada di sekitar orang yang sedang merokok dan menghirup asapnya secara tidak sengaja. Jadi rokok tidak hanya berbahaya bagi orang yang merokok saja ya, tapi juga berbahaya bagi semua orang.

Paragraf Deduktif

Paragraf ini merupakan jenis kalimat atau paragraf yang berkembang dengan cara menggunakan pola deduksi. Pola yang digunakan pada kalimat ini berasal dari pemaparan hal hal yang sifatnya umum. Lalu pemaparan tersebut akan disebarkan menjadi hal hal yang khusus. Paragraph deduktif sendiri bisa dilihat dari letak kalimat utamanya yang berbeda-beda pada awal alinea.

Ciri – Ciri Paragraf Deduktif

Kalimat ini memiliki ide pokok yang diletakkan pada awal kamimat. Ide pokok ini biasanya tersusun dari beberapa penyataan umum. Sedangkan pertanyaan tersebut biasanya akan diikuti juga dengan penjelasan yang memiliki sifat khusus.

Contoh Paragraf Deduktif

Contoh 1

Macet merupakan sebuah fenomena yang biasa terjadi di kota kota besar yang ada di Indonesia. Sebut saja seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya yang sering mengalami kemacetan. Penyebab utama dari macet ini biasanya adalah volume kendaraan yang sangat tinggi dan melebihi dari ketersediaan jalan raya dan kapasitasnya. Macet juga terjadi karena tingkat kesadaran masyarakatnya yang terbilang sangat rendah dan jauh dari kata disiplin. Banyak orang yang tidak suka mentaati peraturan lalu lintas dan terbilang suka melanggar meski ada aparat yang bertuga atau pun tidak. Salah satu contohnya adalah dengan menerobos lampu lalu lintas.

Contoh 2

Internet merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan di era modern saat ini dan semua orang membutuhkan internet karena manfaatnya yang tidak terbatas. Dengan adanya kebebasan untuk mengakses jaringan internet, semua orang bisa dengan mudah mengetahui apa saja informasi yang terdapat di seluruh dunia dengan cepat dan tanpa ada batasan. Internet juga menjadi alat komunikasi yang dapat digunakan oleh semua orang dan jangkauannya sangat luas. Hal ini membuat semua orang semakin mudah dalam hal komunikasi. Kini setiap orang dapat menghubungi orang lain yang jaranya sangat jauh dengan sangat cepat dan mudah. Tak hanya bisa berkomunikasi melalaui pesan teks dan suara, kini semua orang bisa melalukan panggilan video dengan orang lain. Jadi sama saja dengan berbincang-bincang atau bertatap muka meski terpisah jarak yang jauh.

Contoh 3

Ibu adalah salah satu sosok yang sangat penting bagi keluarga dan anak. Ibu adalah guru pertama yang dimiliki oleh seorang anak dan ibu juga bertanggung jawab untuk menyiapkan segala sesuatu untuk anggota keluarga lainnya. Bisa dibilang tidak ada yang bisa menggantikan peran ibu dengan mudah, sehingga kita harus selalu mengingat kebaikan dan jasa ibu kita.

Nah itu dia penjelasan lengkap mengenai paragraf Induktif dan deduktif secara jelas dan lengkap, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :

Paragraf Induktif dan Deduktif Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca
SELAMAT DATANG
Hai Sobat Rumusguru.Com. Untuk Masukan, Saran, Kerja Sama dan Pertanyaan Silahkan Hubungi Kami Melalui Email Ini Ya Sobat admin@rumusguru.com