Pengertian Teks Editorial – Fungsi, Struktur, Tujuan, Dan Ciri Cirinya

3 min read

Rumusguru.com – Pengertian Teks Editorial ialah sebuah susunan artikel dalam surat kabar yang dapat berupa pandangan pada suatu hal yang akan diberitakan. Dalam hal ini mencakup tentang Isu Sosial, Politik, Ekonomi, dan sebagainya yang terkait dengan Politik.

Pengertian Teks Editorial ini akan kami ulas secara lengkap dalam artikel kali ini, agar tak penasaran silahkan Anda baca sampai selesai.

Pengertian Teks Editorial

 

 

Tahukah Anda bahwa Teks Editorial ini akan konsisten muncul pada majalah atau koran. Dapat diartiken juga bahwa Tek Editorial adalah sebuah pendapat ataupun opini, yang mana akan ditulis oleh berbagai media yang memuat Isu Aktual pada kalangan tertentu.

Kmeudian pendapat yang dimuat atau ditulis akan menjadi pandangan resmi dari penerbit pada laman tersebut. yang perlu digaris bawahi adalah, bahwa Teks Editorial ini meskipun berupa sebuah pendapat atau opini, namun penulisannya harus berdasarkan dengan bukti, fakta, serta argumen yang real dan logis.

Pengertian Teks Editorial Menurut Ahli

Adapun beberapa pandangan atau pengertian dari para Ahli untuk Teks Editorial ialah sebagai berikut:

Menurut pendapat seorang ahli yaitu Dja’far H Assegaf (1991), dalam buku yang diberi judul “jurnalistik masa kini” dan diketahui ini dikutip dari Lyle Spencer pada “editoril writing”. Bahwa yang disebut dengan tajuk rencana adalah pernyataan tentang sebuah fakta secara singkat, menarik, dan logis.

Kemudian ini mesti ditinjau dalam hal penulisan yang memuat tentang maksud dan tujuan guna memberikan pengaruh untuk pendapat atau memberikan sebuah interpretasi pada suatu informasi maupun berita yang sebegitu rupa bagi pembaca yang akan menyimak pentingnya arti.

Maksud Teks Editorial

Kemudian Teks Editorial ini juga mengandung tujuan atau maksud, yaitu:

  1. Mengajak pembaca untuk berpikir tentang isu yang terjadi.
  2. Untuk memberikan pandangan redaksi kepada pembaca terhadap isu yang berkembang.

Manfaat Teks Editorial

Adapun beberapa fungsi dari Teks Editorial adalah:

  1. Untuk menjelaskan berita serta akibatnya pada pembaca.
  2. Memuat latar belakang dari berita pada fakta sosial dan faktor yang mempengaruhi.
  3. Memuat analisis guna mempersiapkan masyarakat akan akibat yang diprediksi terjadi.
  4. Guna meneruskan nilai moral yang terkandung dalam berita tersebut.

Ciri Ciri Teks Editorial

Dibawah ini adalah ciri ciri dari teks opini/ editorial:

  1. Pembahasan atau topik pada tulisan selalu update dan hangat.
  2. Bersifat faktual dan aktual.
  3. Memiliki sifat logis dan sistematis.
  4. Merupakan opini atau pendapat yang argumentatif.
  5. Menarik saat dibaca.
  6. Memuat dan menggunakan kalimat pada tulisan yang jelas, singkat dan padat.

Struktur Penyusun Pada Teks Opini/  Editorial

Struktur teks opini adalah:

  1. Pernyataan Opini atau Tesis, dimana ini memuat sudut pandang sang penulis tentang hal yang menjadi pembahasan yang biasanya berisi teori dan dikuatkan oleh argumen.
  2. Argumentasi, yang merupakan alasan dan bukti untuk memperkuat penyetaan Tesis. Ini berupa pertanyaan atau data umum hasil analisa berdasarkan fakta dan referensi terpercaya.
  3. Pernyataan Atau Reiteration ( Penegasan Pendapat), yang memuat mengenai penegasan pendapat dan didukung oleh fakta untuk memperkuat. Ini biasanya ditempatkan pada bagian akhir teks opini.

Kaidah Kebahasaan Teks Opini

Kaidah Kebahasaan teks editorial adalah sebagai berikut:

  1. Adverbia, bertujuan agar pembaca meyakini pembahasan menggunakan keterangan, misalnya: sering, kadang-kadang, selalu dan sebagainya.
  2. Konjungsi, ialah kata penghubung contohnya : bahkan dan lain lain.
  3. Verba Material, ialah yang menunjukan peristiwa.
  4. Verba Rasional, adalah yang menunjukan hubungan intensitas dan milik.
  5. Verba Mental, ialah yang menunjukan persepsi, afeksi, dan kognisi.

Ragam Teks Opini

Ragam Teks editorial dibagi menjadi 3, yakni:

  • Interpretaive Editorial = menjelaskan isu untuk pengetahuan.
  • Controversial Editorial = meyakinkan pembaca menumbuhkan kepercayaan terhadap apa yang terjadi.
  • Explantory editorial = menyajikan isu agar dinilai oleh pembaca.

Contoh Teks Editorial

Contoh I

Kematian Pahlawan untuk Kemanusiaan Jumlah staf rumah sakit yang meninggal saat bekerja menanggulangi Covid-19 terus bertambah. Mereka bekerja keras untuk melawan pandemi ini, dan mengisolasi kepentingan mereka sendiri.

Kematian para profesional medis dikaitkan dengan kebijakan pemerintah dan kebijakan kesehatan. Hingga Kamis 15 Oktober 2020, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah mendaftarkan seluruhnya 136 dokter yang meninggal dunia karena Covid-19. Terdiri dari 71 dokter spesialis, 63 dokter spesialis dan dua dokter.

Ini menyebar ke 18 provinsi dan 66 kota. Hingga 10 November 2020, 323 paramedis telah meninggal dunia. Jika kesehatan tenaga medis terus menurun, menghadapi pandemi menjadi semakin sulit.

Korban dari petugas kesehatan terus meningkat, menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat tidak berempati dengan perjuangan mereka. Jika peraturan tidak ditegakkan dan pelanggaran terus saja berlanjut, berapa banyak profesional medis yang akan meninggal kemudian.

  • Kalimat fakta: terdapat dalam data-data dari IDI, dalam paragraf kedua.
  • Kalimat opini: terdapat dalam kalimat di paragraf akhir.

Contoh II

Ricuh terhadap vaksin Covid-19 SATGAS Covid-19, pemerintah dan peneliti harus lebih terkoordinasi dalam mendefinisikan masyarakat. Pertengahan tahun yang lalu, kita telah mendengar informasi bahwa pemerintah sudah menjanjikan vaksin akan diluncurkan pada bulan November di tahun 2020 ini.

Sementara itu, penelitian dan pengujian vaksin sedang berlangsung, dan penggunaannya belum dapat dipastikan. Hingga saat ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan vaksinasi karena penelitian vaksin belum tuntas.

Hal itu dibenarkan jubir Satgas Covid-19, Iku Adisasmito. Ia meminta masyarakat untuk bersabar sambil menunggu vaksin Covid-19. Pemerintah bermaksud baik, berjanji tentang vaksinasi agar masyarakat tidak takut.

Namun, pengiriman informasi atau janji kepada publik tetap harus didasarkan pada fakta yang ada. Ketidaksepakatan antara pemerintah dan anggota staf serta peneliti menyoroti kurangnya koordinasi dan komunikasi.

  • Kalimat fakta: ditunjukkan pada paragraf pertama “pemerintah menjanjikan vaksin November 2020, WHO, dan Jubir Covid-19.
  • Kalimat opini: terdapat pada paragraf pertama kalimat pertama dan paragraf tiga.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Teks Editorial yang telah secara rinci kami jelaskan untuk Anda sebagai rujukan. Jangan lupa untuk terus mengikuti update artikel kami setiap harinya dengan berbagai pembahasan menarik dan ringkas. Semoga ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Pengertian Teks Editorial – Fungsi, Struktur, Tujuan, Dan Ciri Cirinya Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Mimpi Baju Hanyut

Faranggi
2 min read

Contoh Akulturasi

Ami Alhasani
4 min read

Mimpi Menjemur Pakaian

Faranggi
3 min read