Peninggalan Masa Pra Aksara

4 min read

Peninggalan Pra Aksara

Rumusguru.com – Peninggalan Masa Pra Aksara adalah berbagai bentuk peninggalan benda atau disebut Artefak yang ditemukan dari masa Prasejarah atau Zaman Kuno. Dimana pada zaman tersebut diketahui bahwa manusia belum mengenal tulisan atau aksara.

Berbagai Artefak tersebut dapat dijadikan petunjuk yang menjelaskan bahwa manusia pada zaman pra aksara mampu bertahan hidup dengan peralatan yang ada. Mereka menggunakan peralatan yang dibuat untuk berburu dan mengolah makanan dari sumber daya alam disekitarnya.

Apasajakah Peninggalan Masa Pra Aksara yang dimaksud? Silahkan baca ulasan berikut ini sampai selesai!

 

Apa Itu Masa Prasejarah Atau Pra Aksara?

Masa Pra Aksara adalah masa disaat Manusia belum mengenal tulisan. Kemudian hal ini menjadi Era Bersejarah dengan perbedaan periode atau bukan dalam waktu yang sama. Ini disebut juga dengan Zaman Nirleka (Era Penulisan Belum Ditemukan).

Masa pra aksara, manusia diketahui membuat peralatan atau Artefak dengan memanfaatkan kekayaan Alam. Umumnya mereka menggunakan Batu, Perunggu, dan tanah liat dengan berbagai bentuk alat sesuai kegunaan dan fungsinya.

Sementara pada masa pra aksara, jenis manusia terdapat tiga jenis yang disebut dengan Pithecanthropus Erectus, Meganthropus Palaeojavanicus, dan Homo Sapiens. Yang mana jenis manusia ini ditemukan oleh seorang Geologis dan Paleontologis asal Jerman bernama Gustav Heinrich Ralph Von Koenigswald ditahun 1936 hingga 1941.

 

Definisi Jenis Manusia Purba

Manusia Purba dibagi menjadi 3 jenis sesuai dengan bentuk Fosil yang ditemukan diberbagai daerah seperti Lembah Bengawan Solo, Jawa Tengah dan Lembah Sungai Brantas, Jawa Timur. Berikut penjelasannya:

1. Pithecanthropus Erectus

Adalah jenis Manusia Purba yang hidup pada masa praaksara dan disebut dengan Manusia kera yang berjalan tegak. Cirikhas dari manusia jenis ini yaitu bertubuh tegak dan memiliki tinggi 165 sampai 180 cm. Manusia masa pra aksara ini (Pithecanthropus Erectus) ditemukan di daerah Kedungtrubus, Mojokerto (Trinil dekat Sungai Bengawan Solo) oleh Eugene Dubois.

 

2. Meganthropus Palaeojavanicus

Merupakan Jenis manusia Purba yang hidup di masa pra aksara paling tua di daerah Jawa. Dengan cirikhas tubuh yang kekar dan berotot yang kemudian menjadi penilaian bahwa manusia jenis ini adalah yang tertua dari jenis lainnya.

Megantrhopus Paleojavanicus juga memiliki karakter Tulang yang tebal dan tubuh besar di masa pra aksara. Selain itu mereka mempunyai ciri lain seperti Rahang besar, serta alis yang tebal dan menonjol. Diketahui manusia jenis ini hidup 2 juta dimasa sebelum masehi dengan memakan tanaman dan tergolong Spesies (Homo Hobilis)

 

3. Homo Sapiens

Homo diartikan juga Manusia yang termasuk Manusia Pura yang hidup pada masa Pra Aksara dengan karakteristik yang lebih sempura dari jenis sebelumnya yaitu Pithecantropus Erectus serta Meganthropus Paleojavanicus.

 

Jenis Peninggalan Masa Pra Aksara

Ada berbagai jenis peninggalan yang berhasil ditemukan dari masa pra aksara, antara lain adalah:

  1. Kapak Sumatera

Disebut juga dengan Kapak Kerikil yang dibuat dari bahan belahan batu besar menggunakan tangan. Artefak jenis ini banyak ditemukan diwilayah pantai timur Sumatera (emdan dan Aceh) dan terletak di Kjokkenmoddinger.

 

  1. Kapak Genggam

Diketahui bahwa jenis Artefak ini sangat mirip dengan Perancah serta kapak namun dengan ukuran yang lebih kecil. Alat ini difungsikan untuk menggali, memotong, mencincang, memotong kayu, dan lain lain guna bertahan hidup pada masa itu.

 

  1. Kapak Pendek

Merupakan jenis Artefak dengan bentuk Kapak Genggam setengah lingkaran serta memiliki sisi yang tajam untuk memotong sesuatu dengan mudah.

 

  1. Kapak Berimbas

Artefak ini terbuat dari batu berimbas batang dan digunakan dengan cara mencengkram. Kapak berimbas difungsikan untuk memotong binatang kulit, kayu, dan mematahkan tulang binatang. Artefak jenis ini ditemukan di daerah di berbagai daerah Indonesia.

 

  1. Sarkofagus

Disebut juga dengan Bentuk Warisan Tidak Kompeten. Artefak ini merupakan Peti Mati yang dibuat dari Batu pada seluruh bentuknya dan atasnya langit langit yang banyak ditemukan di daerah Bali, Indonesia.

 

  1. Nekara

Ini adalah Artefak jenis perunggu yang memiliki bentuk sangkar dengan tinggi sepinggang dan memiliki selaput logam (nada perunggu) ditengahnya. Benda ini termasuk benda suci di masa pra aksara dan difungsikan untuk mas kawin dll. Benda ini ditemukan diwilayah Maluku, Nusa Tenggara, Irian, Bali, dan  Selayar.

 

  1. Dolmen

Ini merupakan Artefak yang memiliki kemiripan dengan menhir dan digunakan untuk penyembahan leluhur di masa pra aksara. Dengan bentuk Meja Batu alat ini kemudian banyak ditemukan di Jawwa Timur dengan nama Pandhusa.

 

  1. Menhir

Adalah jenis peninggalan masa pra aksara yang berkaitan dengan kepercayaan Manusia Purba dizaman Kuno. Dengan bentuk mirip Pilar dan Kolom Batu tegak berdiri ditanah yang difungsikan untuk penyembahan leluhur mereka ( Manusia Purba ). Menhir ini banyak sekali ditemukan diwilayah Bengkulu, Palembang, Ngada, Gunung Kidul, Sungai talang, Rembang, dan lain lain.

 

  1. Pisisan

Adalah sebuah Artefak yang terbuat dari batu dengan fungsi untuk Penggilingan Berfondasi. Bentuk dari alat ini mirip dengan Ulkus yang biasa digunakan menggiling Biji – Bijian dengan kencing rata serta halus. Selain untuk menggiling Biji – Bijian alat ini juga berguna untuk menghaluskan pewarna yang terbuat dari Tanah merah untuk ritual saat upacara keagamaan.

 

  1. Kapak Lonjong

Artefak ini berbentuk Oval yang beralas lebar serta runcing. Bahan untuk membuat kapak lonjong ini adalah batu berwarna hitam dengan ukuran bermacam macam dari yang kecil hingga yang besar. Alat ini ditemukan diwilayah timur Indonesia seperti Papua, dan Minahasa.

 

  1. Alat Serpih

Merupakan Pecahan Batu sisa dari membuat Kapak Genggam yang ditajamkan. Alat Serpih ini berguna untuk Gurdi, Serut, Pisau serta Penusuk. Artefak jenis ini juga banyak ditemukan di daerah Sangiran, Ngandong Lembah bengawan Solo, Punung, Lahat, Gombong Jawa Tegah, dan Flores NTT.

 

  1. Beliung Persegi

Ini merupakan Artefak yang memiliki permukaan panjang dengan bentuk segi empat. Beliung Pesegi ini memiliki ukuran yang besar dan difungsikan untuk cangkul pada masa pra aksara. Artefak ini banyak ditemukan didaerah Jawa, Bali, Lombok, Sumatera, dan Sulawesi.

 

  1. Mata Panah

Peninggalan Artefak Mata Panah ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk berburu. Bentuk dari alat ini bergerigi dan banyak difungsikan untuk menangkap Ikan. Alat ini ditemukan diwilayah Gua Gede, Gua Petpuruh, Gua Lawa, Gua Cakondo, Gua Tomatoa Kacicang, dan Sulawesi Selatan Gua Saripa.

 

  1. Alat Tanah Liat

Peralatan yang dibuat dari tanah liat ini seperti Gerabah dengan bentuk yang sederhana. Kemudian dimasa Perundagian alat ini telah mengalami kemajuan dalam tehnik pembuatannya.

 

  1. Bangunan Megalitik

Merupakan bangunan pada masa par aksara yang dibuat dari batu batu dengan ukuran yang besar. Bangunan Megalitik ini dibangun dan berfungsi untu keperluan kepercayaan.

 

Alat Zaman Pra Aksara Dibagi Menjadi Dua

Tahukah Anda bahwa pada masa pra aksara ini peralatan dibagi menjadi dua macam, yakni Zaman Logam (alat terbuat dari besi serta perunggu) Dan Zaman batu (peralatan dibuat dari batu dengan dua kategori batu serpihan dan batu inti). Kebudayaan Masa Praaksara Dasarnya Dibagi Menjadi:

1. Masa Berburu Dan Meramu (tingkat awal)

Dimasa ini banyak ditemukan Artefak seperti:

  • Alat Batu Inti

Adalah alat yang dibuat dari bidang bidang batu serpihan, misalnya Perimbas, Kapak, Pahat, Kapak Genggam, dan Penetak.

  • Alat Tulang Serta Tanduk

Merupakan peralatan yang dijadikan sebagai ujung tombak dengan fungsi untuk menggali umbi dan lain lain dari tanah.

 

2. Masa Berburu Dan Meramu (tingkat lanjut)

Dimasa ini banyak ditemukan Artefak seperti:

  • Kapak Sumateralis
  • Alat Serpih Toala
  • Alat Tulang Sampung
  • Mata Panah Batu

 

3. Peninggalan Masa Bercocok Tanam

Peninggalan masa bercocok tanam seperti:

  • Kapak persegu (bellung persegi)
  • Kapak lonjong
  • Mata panah
  • Gerabah

 

4. Peninggalan Masa Pertukangan/ Perundagian

Dimasa Perundagian ini Manusia Zaman Kuno telah mengenal alat kerja dan pertukangan. Selain itu mereka telah dapat membuat alat lainnya untuk digunakan dalam kehidupan sehari hari seperti bahan Besi dan perunggu. Seperti dibawah ini:

  • Jenis dari besi = beliung atau cangkul, mata tombak, mata pisau, dan sabit.
  • Gerabah = dari tanah dan masih sederhana.
  • Pakaian = dari kulit kayu dan kain tekstik ditenun.
  • Perhiasan
  • Nekara
  • Kapak Perunggu

 

Akhir Kata

Demikianlah ulasan lengkap mengenai Peninggalan Masa Pra Aksara yang dapat Anda jadikan referensi apabila menemukan pembahasan semacam ini. Tak bosan kami selalu mengingatkan pada Anda untuk terus mengikuti pembaruan Artikel dari https://rumusguru.com/ dengan berbagai pembelajaran menarik. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Peninggalan Masa Pra Aksara Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca