Penyebab Bumi Berotasi dan Berevolusi

Apa Penyebab Bumi Berotasi dan Berevolusi? Apa dampaknya? Nah, mengenai hal ini simaklah penjelasan kami mengenai Materi Makalah Penyebab Bumi Berotasi dan Berevolusi

Penyebab Bumi Berotasi dan Berevolusi

Sebelum kita masuk pada pembahasan pokok, terlebih dahulu kita membahas mengenai apa itu gravitasi bumi dan gravitasi matahari. Lalu apa yang di maksud dengan kedua gravitasi tersebut, berikut ini penjelasannya ;

Gravitasi bumi, yang dilambangkan oleh g, ialah suatu akselerasi bersih benda-benda akibat aksi gravitasi dan gaya sentrifugal. Dalam satuan SI, akselerasi ini diukur dalam meter persegi per detik atau setara dengan Newton per kilogram.

Sedangkan gaya gravitasi matahari yaitu ialah gaya tarik yang berasal dari matahari dan biasanyagravitasi matahari ditandai oleh planet planet di tata surya yang melingkari matahari

Anda pasti berpikir, mengapa bumi berputar padahal ia memiliki massa yang begitu besar?

Adakah hukum yang dapat menjelaskan penyebab rotasi dan revolusi bumi? Ada dua faktor yang menyebabkannya, yaitu gravitasi bumi dan gravitasi matahari.

Gravitasi matahari

Tata surya yakni di ibaratkan sebagai mesin besar yang tidak membutuhkan energi eksternal untuk bergerak. Tidak seperti mesin lain, seperti mobil dan motor, yang membutuhkan bahan bakar, tata surya memiliki mekanisme otomatis yang luar biasa.

Keberadaan kekuatan pendorong alami di tata surya ditunjukkan oleh Issac Newton pada abad ke-17 dan ia melihat bahwa planet-planet berputar mengelilingi matahari melalui orbitnya masing-masing.

Sirkulasi / peredaran, yang terus menerus dan terjadi secara teratur, hanya mungkin terjadi jika ada kekuatan yang mengaturnya.

Dan yang mengaturnya yaitu ialah gravitasi benda-benda langit di dalamnya. Daya tarik ini disebut Hukum Gravitasi Newton.

Selanjutnya, Newton menjelaskan bahwa nilai gravitasi antara dua massa berbanding lurus dengan produk dua massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat-pusat dua massa.

Ketika gravitasi disebut K dan dua massa M1 dan M2 (dalam gram) dan jarak antara dua massa adalah r (dalam cm), sebuah persamaan muncul:

Angka ini merupakan pengembangan dari hukum Newton. Singkatnya, semakin besar massa, semakin besar gaya gravitasi. Semakin besar jarak antara dua benda, semakin rendah gaya gravitasi.

Ini juga terjadi dengan matahari dan planet-planet, di mana matahari memiliki massa lebih besar dari semua planet. Karena itu, matahari selalu berusaha menarik planet ke arahnya.

Tetapi planet ini berusaha mempertahankan gerakan lurusnya sendiri. Hasil dari tarikan matahari dan gerakan lurus planet ini membuat planet-planet bersirkulasi mengelilingi matahari.

Baca Juga : Dampak Perubahan Iklim

Gravitasi bumi

Gaya gravitasi Bumi mengatur pergerakan planet-planet di tata surya, tetapi benda-benda yang berada di dekat Bumi diatur oleh Bumi.

Sebuah benda seperti meteor yang jatuh di bumi sebenarnya adalah perjalanan sebuah benda ke pusat bumi. Daya tarik bumi dianggap sebagai penyebab beratnya.

Jadi, jika kita mengukur berat suatu benda yang diukur sebenarnya ialah gaya tarik bumi pada benda itu.

Gaya tarik inilah yang menahan manusia dan benda-benda lain tetap berada di atas permukaan Bumi. Bobot suatbu enda di kutub juga lebih besar, yakni lebih besar 0,5% dibanding dengan bobot di khatulistiwa karena jarak ke pusat bumi lebih besar dari khatulistiwa dibandingkan dengan kutub. Maka, kalau kalian mau terlihat langsing, pindahlah ke daerah khatulistiwa.

Baca Juga : Faktor Perbedaan Cuaca dan Iklim Suatu Wilayah

Apa itu gravitasi bumi?

Gravitasi bumi, yang dilambangkan oleh g, ialah suatu akselerasi bersih benda-benda akibat aksi gravitasi dan gaya sentrifugal. Dalam satuan SI, akselerasi ini diukur dalam meter persegi per detik atau setara dengan Newton per kilogram.

Apa itu gravitasi matahari?

Sedangkan gaya gravitasi matahari yaitu ialah gaya tarik yang berasal dari matahari dan biasanyagravitasi matahari ditandai oleh planet planet di tata surya yang melingkari matahari

Apa itu rotasi bumi?


Rotasi Bumi lebih mengacu pada gerakan berputar dari planet Bumi pada sumbunya. Bumi berotasi ke arah timur, atau bila dilihat dari utara, layaknya melawan arah jarum jam. Dampak dari pergerakan pada sumbunya, setiap daerah di bumi terjadi atau akan mengalami siang dan malam, meskipun dengan panjang siang dan malam yang berbeda-beda.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Makalah Penyebab Bumi Berotasi dan Berevolusi. Baca juga Kulminasi Matahari Beserta Dampaknya. Semoga artikel ini bermanfaat.