Perbedaan Batuan Beku Intrusif dan Ekstrusif

Apa Perbedaan Batuan Beku Intrusif dan Ekstrusif? Apa itu batuan beku? Nah, mengenai hal ini langsung saja simak penjelasan kami mengenai Materi Makalah Perbedaan Batuan Beku Intrusif dan Ekstrusif Lengkap di bawah ini.

Perbedaan Batuan Beku Intrusif dan Ekstrusif

Halo teman-teman, kali ini kami akan menjelaskan tentang perbedaan antara batuan beku intrusif dan ekstrusif. Batuan beku adalah batuan yang dibentuk oleh kristalisasi magma.

Batuan beku yaitu ialah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang membeku. Batuan magmatik ini juga disebut batuan Ignesius. Magma beku ini adalah magma dingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, yang terjadi baik sebagai jenis batuan bawah permukaan intrusi atau plutonik atau sebagai jenis batuan ekstrusif atau vulkanik di permukaan.

Batuan beku bisa membeku di dalam bumi atau di luar permukaan bumi. Perbedaan dalam lingkungan pendinginan ini menyebabkan perbedaan jenis batuan. Ada dua jenis batuan beku, yaitu batuan beku intrusif dan ekstrusif.

Batuan beku intrusi atau plutonik

Jika magma tidak mencapai permukaan bumi dan mendingin, pembobolan dan pembekuan dapat terjadi, yang disebut plutonik. Manifestasi plutonik ini seperti ambang, tanggul atau laccolith.

Berdasarkan kandungan silika, batuan beku intrusif dibagi lagi menjadi gabro, diorit, granit, dan pegmatit. Dalam hal jumlah batu, ini adalah yang paling umum.

Bagian terbesar dari magma sebenarnya jarang mencapai permukaan bumi, hanya di beberapa tempat. Batuan magmatik intrusi mengalami pembekuan lambat, sehingga cenderung memiliki tekstur butiran kasar atau kasar.

Batuan beku ekstrusif atau vulkanik

Ketika magma mencapai permukaan bumi melalui letusan, ia dapat membeku dan disebut batuan beku ekstrusif.

Tergantung pada kandungan silika, batuan beku ekstrusif dibagi menjadi basal, andesit, damar, diorit, apung dan obsidian.

Karena sifat pembekuan yang cepat, batuan beku ekstrusif cenderung bersifat afanitik atau berbutir halus.

Jenis Jenis Batuan Beku

Klasifikasi tau pembagian batuan beku paling banyak menggunakan indikator kandungan silikat (SiO₂) yaitu diantaranya :

Weight % of SiO2Plitonic rock typeVolcanic rock equivalent
45-53GabroBasalt
53-63DioriteAndesite
63-68GranodiroiteDacite
68-75GraniteRhyolite

Gabbro

Gabbro ialah batuan beku intrusif yang halus, licin dan secara kimiawi mirip dengan basal. Sifatnya kasar, gelap dan mengandung feldspar, augite, dan terkadang juga mengandung olivine.

Diorit

Diorit adalah batuan beku/ magmatik intrusif yang terdiri dari mineral silikat plagioklas feldspar, biotit, hornblende, dan piroksen.

Komposisi kimia diorit di tengah gabbro dan granit. Sama halnya seperti andesit yang mendingin cepat ketika erupsi terjadi.

Granodorit

Granodiorit adalah batuan magmatik yang mengandung komposisi medium antara diorit dan granit. Batuan ini mengandung> 20 vol.% Kuarsa, kisaran plagioklat kaya natrium dan kalsium, sejumlah kecil muskovit mika, biotit dan amfibol sebagai mineral gelap. Batuan vulkanik, yang sesuai dengan granodiorit, adalah Dacit.

Granit

Granit identik dengan rhyolite dan merupakan jenis batuan magmatik yang paling umum. Granit mengandung> 68% dan berbutir kasar. Mineral utamanya adalah feldspar, kuarsa dan mika. Granit didominasi putih, merah muda dan abu-abu.

Baca Juga : Klasifikasi Batuan Sedimen

Apa itu batuan beku Granodiorit ?

Granodiorit adalah batuan magmatik yang mengandung komposisi medium antara diorit dan granit. Batuan ini mengandung> 20 vol.% Kuarsa, kisaran plagioklat kaya natrium dan kalsium, sejumlah kecil muskovit mika, biotit dan amfibol sebagai mineral gelap. Batuan vulkanik, yang sesuai dengan granodiorit, adalah Dacit.

Apa itu Diorit

Diorit adalah batuan beku/ magmatik intrusif yang terdiri dari mineral silikat plagioklas feldspar, biotit, hornblende, dan piroksen.
Komposisi kimia diorit di tengah gabbro dan granit. Sama halnya seperti andesit yang mendingin cepat ketika erupsi terjadi.

Apa itu batuan beku?

Batuan beku yaitu ialah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang membeku. Batuan magmatik ini juga disebut batuan Ignesius. Magma beku ini adalah magma dingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, yang terjadi baik sebagai jenis batuan bawah permukaan intrusi atau plutonik atau sebagai jenis batuan ekstrusif atau vulkanik di permukaan.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Makalah Perbedaan Batuan Beku Intrusif dan Ekstrusif Lengkap. Baca juga Perbedaan Kerak Samudra dan Kerak Benua. Semoga bermanfaat.