Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh

3 min read

Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh

Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Perusahaan Perorangan, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh


Pengertian Badan Usaha Perseorangan

Bila kita mangulas tentang Bdan Usaha Perseorangan tidak terlepas dari industri itu sendiri.

Perusahaan perseorangan ialah bisnis yang dimiliki oleh owner tunggal serta sebaliknya seorang pengusaha perseorangan yakni owner dari perusahaaan perseorangan tersebut.

Seseorang dapat membuat suatu badan usaha perseorangan yang dibuat tanpa adat izin dan tata cara yang khusus.

Hampir semua orang bebas berkembang membuat bisnis personal tanpa membuat batas sebagai modal mendirikannya.

Dilihat dari segi pemodalan seorang yang memiliki suatu industri ataupun industri perseorangan dapat dengan gampang memperoleh suatu pinjaman dari para kreditor.

Sebagai operasional industri, tetapi tidak sama dengan pinjaman itu dengan fakta kepemilikan lain dari seseorang itu sendiri.

Dampaknya ada utang owner yang wajib bertanggung jawab secara langsung dalam pelunasan utang itu, dan bila terdapat perihal yang tidak kita sangka-sangka seperti keuntungan, maka industri tidak perlu membaginya kepada kreditor.

Deskripsi Badan Usaha Perseorangan

Dengan uraian diatas bisa disimpulkan kalau badan usaha kepemilikannya yang dipunyai satu orang, maka bisa membuat badan usaha perseorangan tanpa adaizin dan tata cara yang berbelit belit.

Seluruh orang bisa dengan leluasa untuk membuat personal tanpa adanya batas buat mendirikannya.

Umumnya industri perseorangan bermodal paspasan (kecil), terbatasnya jenis serta jumlah dari produksi itu sendiri.

Perseorangan yang memiliki tenaga kerja (buruh) yang tidak banyak dan pemakaiaan alat produksi teknologi simpel.

Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh


Pengertian Industri Perseorangan Bagi Para Ahli

  • Murti Sumarai serta Jhon Suprianto

Murti Sumarai serta Jhon Suprianto, pengertian industri perseorangan merupakan badan usaha/industri yang dimiliki, dikelola, serta dipandu oleh individu.

Dimana tanggungjawab atas kegiatan serta resiko industri ditanggung oleh individu tersebut.

  • Basswasta

Basswasta, pengertian industri perseorangan merupakan wujud usaha yang dipunyai serta dijalankan oleh seseorang, dimana orang tersebut bertanggungjawaab penuh terhadap seluruh aktivitas serta resiko industri.

  • Hatta

Hatta, pengertian industri perseorangan merupakan suatu badan usaha yang didirikan serta dikelola oleh seorang pengusaha.

  • Wikipedia

Wikipedia, definisi industri perseorangan merupakan sesuatu industri/bisnis yang dipunyai oleh owner tunggal, sebaliknya pengusaha perorangan ialah owner dari suatu industri perseorangan tersebut.

  • Undang-Undang Republik Indonesia

Pengertian industri perseorangan bagi Undang-Undang (UU) Republik Indonesia merupakan suatu badan usaha dimana segala modalnya dipunyai oleh satu orang, serta konsekuensi tanggung jawabnya pula dibebankan kepada orang tersebut.


Syarat Mendirikan Industri Perseorangan

Untuk mendirikan suatu industri perseorangan, ada izin yang diberikan dengan relatif bisa disebut lebih ringan serta simpel persyaratan bila dibanding dengan  jenis industri yang lain.

Selama ini pemerintah tidak memastikan jenis khusus tentang wujud usaha ini, bila tidak terdapat pembelahan secara hukum antara industri serta kepentingan individu.

Segala urusan industri jadi satu dengan urusan individu dari pemiliki industri. Bila seseorang hendak mendirikan suatu industri, dengan opsi jenis usaha yang berisiko perusahan yang tidak besar.

Kapital sendiri dari industri yang didirikan tidak memerlukan lebih banyak serta bila pengusaha benar mau mengurus serta mengetuai sendiri serta pula mau bertanggung jawab.

Akibat hukum yang dapat saja terjadi tanpa dorongan orang lain merupakan opsi yang pas mau membentuk badan usaha perseorangan.

Ada pula syarat-syarat mendirikan industri perseorangan merupakan sebagai berikut:

Syarat dalam mendirikan suatu industri perseorangan bisa dikelompokkan jadi 3 aspek penting, antara lain modal, pembukuan serta pula pembayaran pajak.

  • Pemilik sebagai entrepreneur wajib menciptakan sumber modal yang sesuai. Owner bisa memikirkan tabungan individu, pinjaman dari keluarga ataupun sahabat, pinjaman bank serta lain sebagainya. Jumlah modal yang diperlukan pula wajib dihitung dengan akurat.
  • Untuk menyusun pembukuan, pemilik industri perseorangan wajib mencantumkan poin-poin dibawah ini:
    • Kondisi kekayaan perusahaan
    • Kebutuhan perusahaan
    • Pernjanjian kerja
    • Pesan, dokumen, korespondensi yang masuk serta keluar
    • Laporan perperiode (perbulan, kuartal, tahun)
    • Arsip
  • Pembayaran pajak pula wajib jadi perhatian, jenis-jenis pajak yang dibayarkan kepada Negara merupakan:
    • Pajak penghasilan
    • Pajak pertambahan nilai benda serta jasa
    • Pajak penjualan atas benda mewah
    • Pajak bumi serta bangunan

Saat ini pemerintah lebih memerhatikan suatu pengimbangan usaha perusahaan-perusahaan kecil sebagai salah satu strategi pembangunan.

  • Memperbanyk keahlian produktif dari sumber daya manusia, sebab mereka belajar pada tempat mereka bekerja
  • Meningkatkan industri kecil yang dapat mengaitkan beberapa besar sumber daya alam
  • Dalam jangka pendek bisa memberikan pemecahan dari permasalahan pembagian pemasukan serta permasalahan pengangguran
  • Meningkatkan kecepatan pergantian struktur ekonomi di seluruh wilayah, serta pula penyebaran kegiatan ekonomi secara geografik

Ciri-Ciri Perusahaan Perseorangan

Terdapat beberapa ciri perusahan perseorangan yang mempermudah kita buat mengidentifikasinya, antara lain merupakan:

  • Proses pendiriannya relatif gampang, begitu pula pembubarannya
  • Owner industri merupakan individu ataupun keluarga
  • Tugas serta tanggungjawab tidak terbatas
  • Permodalan industri perseorangan umumnya tidak sangat besar serta dapat mengaitkan harta pribadi
  • Keberlangsungan usaha tersebut bergantung pada pemiliknya
  • Sistem ataupun metode mengelola usahanya sederhana
  • Nilai tambah ataupun nilai penjualan usahanya relatif kecil
  • Industri perseorangan bisa dipindah tangankan sewaktu-waktu

Jenis Industri Persorangan

Industri perseorangan dipecah atas 2 ialah:

  • Usaha perseorangan berizin

Mempunyai izin operasional dari departemen teknis. Misalnya apabila industri perseorangan bergerak dalam bidang perdagangan.

Maka bisa mempunyai izin seperti Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP), Surat Izin Usaha Perdagangan( SIUP).

  • Usaha Perseorangan Yang Tidak mempunyai Izin

Misalnya usaha perseorangan yang dilakukan para orang pedagang kaki 5, toko barang kelontong, dll.

    • Kebaikan Industri Perseorangan
      • Mudah dibangun serta dibubarkan
      • Bekerja dengan sederhana
      • Pengelolaanya sederhana
      • Tidak perlu kebijaksanaan pembagian laba
    • Kelemahan Industri perseorangan
      • Tanggung jawab tidak terbatas
      • Keahlian manajemen terbatas
      • Susah mengikuti pesatnya pertumbuhan perusahaan
      • Sumber dana cuma terbatas pada pemilik
      • Resiko Kegiatan industri ditanggung sendiri

Contoh Perusahaan Perorangan

Pada nyatanya, kita tentu sangat kerap menjumpai industri ini. Sebab lokasinya pula tidak jauh dari masyarakat konsumen.

Berikut merupakan beberapa contoh perusahaan perorangan yang terdapat di indonesia atau bahkan lingkungan dekat kamu.

  • Industri yang menjual beberapa barang kerajinan tangan (Handmade/Homemade)
  • Salon kecantikan
  • Industri yang menyediakan jasa mencuci mobil
  • Usaha makanan khas serta unik
  • Bengkel
  • Laundry kiloan
  • Bisnis Waralaba
  • Serta lain-lain

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Perusahaan Perorangan, semoga bisa bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Perusahaan Perorangan : Pengertian, Deskripsi, Syarat, Jenis Dan Contoh Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca