Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Rukun-Rukun Haji – Ihram, Wukuf, Thawaf, Sa’I, Bercukur dan Amalan Sunahnya

2 min read

Tidak lama lagi musim haji akan segera tiba, dan akan banyak jamaah haji yang berangkat ke tanah suci untuk menjalankan rukun islam yang kelima ini, karena kita telah memasuki bulan sawal bahkan sekarangn sudah tanggal 11 syawal, artinya bulan Dzhulhizah kira-kira tinggal 1,5 bulan lagi.

Biasanya dari bulan syawal ini para calon jamaah Haji sudah mulai melakukan manasyik haji, namun sepertinya tahun ini akan sedikit berbeda, karena pandemic  akibat dari wabah yang sedang menyebar yaitu Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia, akibat covid-19 belum ada kepastian  tentang pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Bahkan mentri agama telah mengatakan kemungkin nan besar Indonesia tidak akan memberangkatkan Jemaah haji tahun ini.

Namun demikian hanya sekedar mengingatkan, dan kita sama-sama belajar mengenai rukun/ wajib haji. Semoga bermamfaat buat kita semua, berikut ini adalah hal-hal yang wajib dikerjakan saat melaksanakan ibadah haji (Rukun Wajib Haji)

Rukun Haji

Rukun haji merupakan syarat yang wajib dilakukan ketika kita melaksakan haji. Berikut ini 5 rukun wajib haji & Umroh beserta Urutannya

  1. Ihram,
  2. Wukuf di Arofah,
  3. Thawaf,
  4. Sa’I,
  5. Bercukur atau Tahalul,

 

Berikut penjelasan ke-5 rukun Haji tersebut.

Ihram

niat untuk menjalankan ibadah Haji disebut ihram. Berniat atau Ihram pada waktu akan melaksanakan ibadah haji dan Umroh wajib seperti kita akan melaksanakan sholat. Dengan kata lain Ihram ini hukumnya wajib.

Niatnya adalah sebagai berikut:

Wukuf di Arofah.

Wukuf di Arofah artinya adalah berdiam diri , dan memperbanyak zikir dan istifar, kepada-Nya. Ini dimulai pada waktu telah memasuki Zuhur pada tanggal 9 Zhulhizah, wukuf  ini akan berahir ketika terbit matahari atau pada subuh ditanggal 10 zhulhizahnya, disini jamaah haji boleh mengambil waktu pada siang dan sampai magribnya, atau pada malam hari sampai menjelang subuh harinya tanggal 10 zhulhizah tersebut. Dan bila jamaah melaksanakan ukuf diarafah ini diluar watu yang telah di tentukan maka sama halnya jamaah tersebut tidak (belum) melakukan wukuf. Inihar pendapat dari pada Jumhur Ulama, (mayoritas ulama).

Thawaf

Ziarah atau tawaf  ini terdapat pada al-quran  Surat ke 22 yaitu al-hajj ayat ke 29 yang artinya:

Dari ayat al-hajj tersebut jumhur ulama berpendapat  dansepakat itumerupakan perintah melakukan thawaf.

Tawaf yang artinya mengelilingi kakbah ini,d, an ketika tawaf jamaah diwajibkan mengelilingi kakbah sebanyak 7 kali putaran dengangan keadaan atau syarat : suci atau bersih dari haddas dan najis, tubuh dan pakaian yang dikenakan saat thawaf,  lalu syarat berikutnya adalah menutup aurat. Hendaknya putaran ini dimulai oleh para jamaah haji dari arah Hajar Aswad. Dengan kata lain jamaah haji memutari kakbah melawan arah jarum jam.

Sa’i

Sa’I yaitu berlari-lari kecil dari bukit safa kebukit marwah, dan dimulai dari bukit safa terlebih dahulu, dan ini dilakukan sebanyak 7 kali pulang pergi dari bukit safa ke bukit marwah, dan ini berahir pada bukit marwah. Berikut haddits yang berkenaan dengan sa’i. “Lakukanlah Sa’i Sungguh Alloh Telah Mewajibkan Sa’i atas Kalian”.

Bercukur atau Tahalul

Yang dimaksud bercukur atau tahalul disini adalah menggunting rambut pada kepala para jamaah haji,dan paling sedikit 3 helai rambut, ini semua dilakukan setelah semua rangkaian ibadah haji telah dikerjakan atau di laksanakan,

Tertib

Tertib maksudnya adalah ke-5 rukun  haji diatas dilakukan sesuia urutannya. Yakni dengan melakukan Ihram teerlebih dahulu dari pada rukun yang lainnya, wukuf, tawaf dan seterusnya.

Wajib Haji.

Wajib Haji adalah melaksanakan aktipitas yang harus dikerjakan saat para jamaah melaksakan ibadah Haji. Dan jika para jamaah haji ini terlupakan untuk melakukan yang termasuk dalam wajib haji ini maka para jamaah dikenakan denda (diwajibkan membayar Dam).

Berikut Hadits yang berkaitan dengan wajib haji.

Berikut ini adalah hal-hal yang termauk kedalam Wajib Haji menuru 4 Imam mazhab:

Sunnah-sunnah  dalam Ibadah Haji

Sunah atau amalan yang tidak di wajibkan dalam ibadah haji yang dapat menambah pahala jamaah haji saat melakukan rangkain ibadah haji. Amalan-amalan ini merupakan pelengkap saja, yang jika tidak dikerjakan juga atak apa-apa karena tidak akan menggugur kan haji seseorang atau dengan arti tidak akan dikenakan Dam seperti pada rukun wajib haji.

Berikut amalan-amalan sunnah tersebut:

  1. Mandi Janabah (mandi wajib) sebelum jamaah melakukan niat dan memakai Ihram.
  2. Memakai farfum (minyak wangi), bagi lki-laki.
  3. Mengucapkan Talbiyah berkali-kali
  4. Berdoa ketika memasuki kota makkah
  5. Hendakna berdoa kala melihat ka’bah,
  6. Melaksakan pengganti shalat tahyatul masjid atau thawaf kudum,
  7. Tarwiyah saad berada di mina
  8. Menciyum hajar aswad.
  9. Shalat di hijir ismail
  10. Meminum air zam-zam
  11. Dan melaksanakan towaf-towap sunnah selama berada di makkah.

Demikianlah artikel tentang rukun rukun haji beserta amalan sunnahnya. semoga bisa menambah wawasan kita semua.

 

Artikel Lainnya :

 

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Rukun-Rukun Haji – Ihram, Wukuf, Thawaf, Sa’I, Bercukur dan Amalan Sunahnya Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca