Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal

2 min read

Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal

Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Rumus Daya, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal


Pengertian Daya

Daya ialah Laju Energi yang dihantarkan selama melakukan usaha dalam periode waktu tertentu. Satuan Sang (Satuan Internasional) untuk Energi ialah Joule/Sekon (J/s)= Watt (W).

Satuan Watt dipakai buat penghormatan kepada seseorang ilmuan penemu mesin uap yang bernama James Watt.

Satuan Daya yang lain yang kerap dipakai ialah Daya Kuda ataupun Horse Power (hp), 1 hp= 746 Watt. Energi merupakan Besaran Skalar, sebab Daya cuma memiliki nilai, tidak mempunyai arah.

Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal


Rumus serta Satuan Daya

Dalam Fisika, Daya disimbolkan dengan Persamaan Berikut:

  • P= W/t

Dari Persamaan diatas maka kita pula dapat mengganti rumus Daya jadi:

  • P=( F.s)/t
  • P= F.v

Hasil tersebut didapatkan sebab Rumus Usaha (W)= gaya (F) dikali Jarak (s) dipecah Waktu (t)

Serta Rumus Kecepata (v)= jarak (s) dipecah waktu (t)

Keterangan :

  • P= Daya (satuannya J/s ataupun Watt)
  • W= Usaha (Satuannya Joule [J])
  • t= Waktu (satuannya sekon [s])
  • F= Gaya (Satuannya Newton [N])
  • s= Jarak (satuannya Meter [M)
  • v= Kecepatan(satuannya Meter/Sekon [m/s])

Dengan bersumber pada persamaan fisika diatas, maka dapat disimpulkan kalau terus menjadi besar laju usaha, maka terus menjadi besar pula laju Daya.

Sebaliknya bila terus menjadi lama waktunya hingga laju Daya hendak terus menjadi kecil.


Bersumber pada Persamaan Tersebut

Pemakaian rumus ini dapat digunakan dalam usaha serta waktu yang telah diketahui. Contohnya pada suatu microwave yang melakukan usaha 10.000 joule dalam waktu 50 detik.

Daya yang diperlukan microwave juga merupakan: P=W/t= 10.000 J/50 s= 200 J/s ataupun 200 Watt.

Perlu kamu tahu kalau di dalam ilmu fisika, Daya disimbolkan dengan huruf P serta memerlukan pergantian usaha (W) serta waktu (s) yang lebih khusus kala pergantian itu tampil.

Perihal ini hendak berbeda dengan konsep kerja yang umumnya cuma mengukur adanya pergantian pada keadaan suatu barang.

Konsep ini bisa dipaparkan pada contoh kerja yang dicoba oleh seseorang dikala mengangkut barang ke atas, serta tidak heran baik itu berlari ataupun berjalan. Sebab kerja yang diperlukan selalu sama.

Namun apabila orang itu berlari pasti Daya yang diperlukan pula jadi lebih besar, sebab kerja tersebut dilakukan dalam waktu yang lebih pendek dikala dilakukan sembari berlari.


Perbedaan Daya serta Energi

Selama ini, banyak yang membandingkan antara pengertian energi serta pula tenaga. Tetapi sesungguhnya keduanya ialah perihal yang berbeda.

Kemampuan dalam melakukan aktivitas tidak cuma dibatasi oleh total energi yang dipunyai oleh badan, tetapi pula dibatas oleh Daya kemampuan badan.

Bagaikan contoh: seorang dapat berjalan memutari lapangan sampai total Dayanya habis, dan dia sanggup melakukan sampai 35 kali putaran.

Tetapi keesokan harinya, kala dia berupaya buat berlari, dia cuma sanggup menuntaskan dalam waktu 30 kali putaran.

Perihal tersebut diakibatkan badan orang tersebut dibatasi dengan adanya Daya yang dia miliki kala berlari, ialah laju tenaga kimia yang dipunyai buat mengubahnya jadi suatu tenaga mekanik.

Perbandingan Daya serta Usaha

Daya serta Usaha sering kali dibahas secara bersamaan di dalam pelajaran fisika dalam perkara mekanika.

Sesungguhnya, keduanya ialah perihal yang tidak sama. Perihal tersebut cukup jelas bila dibanding dengan pengertian mereka masing-masing, ialah:

  • Daya merupakan Laju Energi yang diteruskan selama melakukan usaha dalam periode waktu tertentu.
  • Usaha ialah Jumlah Tenaga yang diteruskan oleh gaya dalam jarak tertentu.
  • Perbandingan yang mendasar antara Daya serta Usaha ialah Daya merupakan Laju tenaga, sedangkan Usaha merupakan jumlah tenaga yang dihantarkan ataupun diteruskan.
  • Perbandingan yang lain ialah Usaha diukur lewat Joule sedangkan Daya diukur lewat Watt.

Contoh Soal

Seorang anak melakukan usaha sebesar 900 J supaya bisa memindahkan balok selama 10 menit. Berapakah Daya dari anak tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:

  • W= 900 J
  • t= 10 menit= 10×60s= 600 s

Ditanyakan P?

Jawab:

  • P= W/t
  • P= 900/ 600
  • P= 1,5 watt

Sehingga, energi yang dipunyai oleh anak tersebut ialah sebesar 1,5 watt.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Rumus Daya, semoga bisa bermanfaat.

Rumus Daya : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca