Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Sejarah Kerajaan Majapahit

3 min read

Sejarah Kerajaan Majapahit

Indonesia mulanya merupakan sebuah tanah yang dikuasai oleh banyak kerajaan yang dibangun oleh leluhur kita. Mulanya Kerajaan di Indonesia dipengaruhi oleh agama Hindu yang dibawa oleh India, hingga akhirnya masuk pengaruh agama Budha dan kemudian pedagang dari Persia dan Arab masuk ke Indonesia untuk membawa agama Islam.

Seperti yang sahabat Belajar ketahui kalau Indonesia memiliki sejarah yang bercorak hindu yang cukup banyak di daerah yang terbilang luas ini. Tentu saja kerajaan kerajaan Hindu di Indonesia juga cukup banyak bukan, untuk kali ini Sahabat Belajar tidak akan membahas semua tapi Kita mebahas Sejarah Kerajaan Majapahit.

Kerajaan Majapahit sendiri merupakan kerajaan Hindu – Budha yang berada di tanah Jawa, dan tak hanya menguasai tanah Jawa saja, kerajaan ini bahkan dianggap sebagai kerajaan terbesar dan paling berpengaruh di Nusantara pada zamannya.

Kerajaan ini bahkan hingga dikenal di seluruh Asia Tenggara sebagai salah satu kerajaan terkuat dan paling berpengaruh dari tanah Jawa. Salah satu nama yang paling terkenal dari Kerajaan ini adalah Gajah Mada yang merupakan seorang Mahapatih atau panglima perang paling hebat dalam sejarah Kerajaan Majapahit atau seluruh kerajaan di Tanah Jawa.

Nama Gajah Mada bahkan terkenal hingga seantero Nusantara dan Asia Tenggara, hingga kini nama Gajah Mada bahkan masih dikenang sebagai prajurit terhebat dan terbaik yang pernah ada dengan semboyannya yang sangat terkenal dan masih dijadikan sebagai pedoman hingga sekarang.

Mau tahu, lebih lengkap mengenai Gajah Mada, apa semboyannya, dan bagaimana Kerajaan Majapahit didirikan hingga mencapai kejayaan hingga sekarang, maka kamu bisa membaca ulasannya di bawah ini mengenai sejarah lengkap tentang Kerajaan Majapahit mulai dari sejarah hingga perjalanannya hingga menjadi salah satu Kerajaan terkuat di Nusantara bahkan di Asia Tenggara.

Langsung saja simak sejarahnya di bawah ini :

Sejarah

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan islam yang dulu berdiri pada sekitar tahun 1293 hingga 1500 M di daerah Jawa Timur yang awalnya berpusat di Mojokerto, Indonesia. Kerajaaan Majapahit berdiri dari tahun 1293 sampai tahun 1527, dengan bentuk pemerintahan Monarki, agama Siwa-Buddha atau di sebut Hindu Budha, Kejawen dan Animisme.

Pada tahun 1350 sampai 1389 yaitu pada kekuasaan Hayam Wuruk atau Rajasanagara kerajaan ini mengalami masa  puncak kejayaannya, juga karena berkat dukungan dari Maha Patuh Gajah Mada dengan menguasai wilayah yang cukup luas di Nusantara.

Awal mula Kerajaan Majapahit menjadi kerajaan yang terkuat pada saat itu terusir nya Kerajaan Sriwijaya  dari Jawa oleh Singasari, Kubilai Khan yaitu seorang pengusaha dari Dinasti Yuan yang ada di tiongkok tertarik perhatiannya sehingga ia langsung mengirimkan Meng Chi sebagai utusannya untuk menuntut pajak yang di kirimkan untuk Kubilai Kha, ke Singasari. Pajak tersebut biasa disebut Upeti.

Tetapi Singasari tidak mau membayar pajak sehingga Kubilai murka dan memberangkatkan ekspedisi yang cuku besar ke Jawa di tahun 1293. Kartanegara terbunuh oleh Jyakatwang dan Adi Pati kedir atas saran daru Aria Wirarajai, Raden Wijaya yaitu menantu dari Kartanegara datang untuk menyerahkan diri dan diberikan pengampunan oleh Jayakatwang.

Hingga akhirna Raden Wijaya diberikan Hutan sebagai tempatnya, Hutan ini sendiri bernama Hutan Tarikdan. Di sinilah Raden Wijaya akhirnya membangun sebuah desa baru. Desa ini diberi nama dengan nama desa Majapahit. Dari sini sudah dapat ditebak bukan jika Desa ini merupakan asal muasal dari Kerajaan Majapahit yang ada di Indonesia.

Lalu Raden Wijaya bersekutu dengan pasukan mongolia untuk bertempur melawan Jayakatwang, dan Raden Wijaya balik menyerang sekutu Mongolia memaksa mereka untuk menarik pulang pasukan – pasukannya. Sehingga pada 10 November 1293  dinyatakan sebaga hari penobatan Raden Wijaya dengan nama Kertarajasa Jayawardhana.

Keakuratan wilayah kekuasaan kerajaan ini masih dalam diperdebatkan oleh orang jawa. Namun terdapat perbedaan mengenai peta wilayah kekuasaan Kerjaan Majapahit jika berdasarkan pada Kitab Nagarakertagama. Pada buku ini dijelaskan jika kekuasaan dari kerjaan ini tak hanya meliputi tanah Jawa saja, namun juga Pulau Bali, Sumatra, Kalimantan. Hingga ke bagian Indonesia Timur yakni sebagian dari Maluku  dan juga Sulawesi. Dan juga tercatat ada sekitar 98 kerajaan yang bernaung di bawah Kerajaan Majapahit.

Mata uang yang digunakan pada masa Kerajaan Majapahit adalah beberapa mata uang koin seperti koin emas, koin perak, koin kepeng koin perunggu hasil diimpor dari Tiongkok, koin gobog

Kerajaan ini memiliki Semboyan Mitreka Satata dipakai oleh Mahapatih Gajah Mada. Semboyan yang sangat terkenal hingga saat ini pun dijadikan sebagai landasan guna menjalankan politik luar negeri dari Kerajaan Majapahit. Landasan ini berdasarkan pada sifat kekerabatan serta hidup secara berdampingan dan damai bersama dengan Negara – Negara yang berada pada kawasan Asia Tenggara.

Semboyan Majapahit berbahasa jawa kuno, jika di artikan ke bahasa indonesia adalah “Persaudaraan yang satu dengan dasar persamaan derajat”. Talasokrasi atau Kemaharajaan Bahari  adalah sebutan untuk Angkatan Laut Majapahit yang pada saat itu sangat kuat.

Bagian negeri – negei tetangga seperti Filipina, Thailand, Tumasik di singapura, semenanjung Malaya di Malaysia dan Brunei sampai terpengaruh dan Ekspanasi kerajaan Majapahit

Menyatukan wilayah – wilayah yang ada di nusantara di dalam naungan Majapahit adalah sumpahnya Gajah Mada saat itu, maka dari itu salah satu Faktor penyebab melemahnya kekuasaan Majapahit yaitu ,di tandai dengan Wafatnya Gajah Mada di tahun 1364.  Posisi nya tidak digantikan oleh siapapun karena sangat menghomati Sosok penasihatnya

Sri Maharaja Kerajaan Majapahit :

– 1293-1309 Kertarajasa Jayawardhana

– 1309-1328 Sri Jayanagara

– 1328-1350 Sri Tribhuwanottunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani

– 1350-1389 Sri Rajasanagara

– 1389-1429 Bhra Hyang Wisesa Aji Wikrama

– 1429-1447 Dyah Ayu Kencana Wungu

– 1447-1451 Brawijaya I

– 1451-1453 Brawijaya II

– 1453-1466 Brawijaya III

– 1466-1468 Brawijaya IV

– 1468-1478 Brawijaya V

 

Rakryan Mantri ri Pakira-kiran Kerajaan Majapahit

– 1294 – 1316 Mahapatih Nambi

– 1316 – 1323 Mahapatih Dyah Halayudha

– 1323 – 1334 Mahapatih Arya Tadah

– 1334 – 1364 Mahapatih Gajah Mada

– 1367 – 1394 Mahapatih Gajah Enggon

– 1394 – 1398 Mahapatih Gajah Manguri

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Karena setelah Kerajaan Majapahit hancur, Indonesia dikuasai oleh kerajaan – kerajaan yang dipengaruhi oleh Agama Islam. Karena pada masa ini, Islam sudah mulai masuk ke Tanah Jawa bahkan hingga ke Nusantara.

Tapi meski begitu Kerajaan Majapahit tetap dianggap sebagai salah satu kerajaan terhebat yang pernah ada di Nusantara dan dikenang hingga sekarang. Terutama karena adanya nama sang Mahapatih Gajah Mada yang menjadi salah satu ujung tombak dari kerajaan ini dan merupakan panglima perang yang sangat berjasa dalam membuat kerajaan Majapahit mengalami masa kejayaan hingga namanya dikenal di antara kerajaan – kerajaan yang ada Asia Tenggara.

 

Nah, itu dia sejarah kerajaan Majapahit yang mungkin saja sangat menarik untuk kamu ketahui sebab sejarah dari Nusantara adalah bagian dari sejarah Indonesia yang tidak bisa dilepaskan begitu saja sehingga wajib untuk kamu ketahui dan kamu pahami, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya di artikel menarik yang lainnya.

Artikel Lainnya :

Konjungsi Antar Paragraf

Contoh Kalimat Konjungsi Antar Paragraf

Kata Sandang

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Sejarah Kerajaan Majapahit Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca