Tarian Adat Daerah Indonesia

3 min read

Tarian Adat Dari Beberapa Daerah Indonesia

Tarian Adat Daerah Indonesia – Pada kesempatan ini rumusguru.com akan memberikan penjelasan tentang Tarian Adat, yuk lihat penjelasannya dibawah ini :


Tarian Adat Daerah Indonesia


Negara indonesia memanglah dibilang banyak sekali aneka macam bahasa, suku serta adat istiadat.

Dan salah satunya tarian tradisonal di indonesia, Perihal ini ialah nilai-nilai budaya negara indonesia yang sangat berharga.

Kita adalah penerus bangsa indonesia ini wajib senantiasa melindungi serta melestarikannya jangan sampai lenyap ataupun punah ditelan era atau apalagi diakui oleh negara lain sebagai budaya miliknya.

Tarian Adat Dari Beberapa Daerah Indonesia


Tarian Daerah Dari Berbagai Provinsi di Indonseia

  • Tari Saman (Aceh)

Tari Saman merupakan tari yang berasal dari Suku Gayo. Tarian Saman umumnya di tampilkan buat memeringati hari-hari penting adat warga Aceh.

Tari saman pula ditampilkan buat memperingati kelahiran Nabi Muhamad SAW. Beberapa literatur mengatakan kalau tari Saman dibesarkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tengggara.

Tari Saman telah sangat dikenal dunia, apalagi UNESCO sudah menetapkan tari wilayah ini sebagai “ Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity” pada tahun 2011.

Tarian ini dibawakan oleh sekelompok penari yang berjumlah ganjil. Keunikan tarian ini terletak pada suara yang berasal dari gerakan tangan para penari.

Berbeda dengan gerakan tari lain dengan penarinya yang bergerak bebas, tari saman dibawakan oleh penarinya yang duduk.

  • Tari Kecak (Bali)

Tidak hanya populer dengan keelokan alamnya, Bali pula dikenal dengan keragaman budayanya. Salah satunya merupakan tari Kecak.

Tari kecak tercantum jenis seni drama khas dari Bali. Tarian Kecak mengilustrasikan cerita tokoh Pewayang-an yang ber-nama Ramayana.

Tarian wilayah yang asal mula dari Bali ini umumnya disebut sebagai tari Sanghyang yang dipertunjukkan dikala upacara keagamaan.

Tarian ini dimainkan oleh sekelompok penari yang berjumlah 70 orang yang berbaris melingkar.

Keunikan tarian ini nampak dari para penarinya yang terbakar api, tetapi masih kebal serta tidak dibakar. Para penari pria meriakan kata “cak cak cak”. Dari situlah nama tari Kecak diambil.

  • Tari Jaipong (Jawa Barat)

Tari Jaipong merupakan salah satu tarian wilayah yang berasal dari Jawa Barat. Tarian Jaipong ialah peleburan dari beberapa tradisional seperti pencak silat, ketuk tilu, wayang golek serta lain-lain.

Tarian ini telah jadi ikon kesenian wilayah Jawa Barat. Jaipong lahir dari wujud seniman kreatif serta bertangan dingin H Suanda pada tahun 1976 di Karawang, Jawa Barat.

Tarian ini kerap dipertontonkan buat menjamu tamu mancanegera yang berkunjung ke Jawa Barat. Gerakannya yang erotis serta vulgar memunculkan tarian ini jadi pembicaraan hangat di awal kemunculannnya.


  • Tari Sekapur Sirih (Jambi)

Tari Sekapur Sirih ialah tari tradisional asal Indonesia yang berasal dari Provinsi Jambi, Kepulauan Riau serta Riau.

Tarian ini umumnya jadi tarian selamat datang guna menjamu para tamu-tamu besar yang datang di suatu kegiatan.

Menggambarkan ungkapan rasa putih hati warga dalam menjamu tamu, salah satu tarian dari beberapa tari tradisional asal Indonesia.

Ini umumnya ditarikan oleh 9 orang penari wanita, 3 orang penari pria, 1 orang yang bertugas bawa payung, dan 2 orang pengawal.

  • Tari Reog Ponorogo (JaTim)

Tari Reog Ponorogo ialah tarian wilayah asal mula dari Jawa Timur bagian Barat-laut serta Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog itu sesungguhnya.

Maka dari itu, di gerbang kota Ponorogo kalian hendak dapat memandang hiasan wujud warok serta gemblak yang ialah 2 wujud yang turut tampak pada saat tari Reog dipertunjukan.

Reog ialah salah satu dari beberapa tari tradisional asal Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistis dan ilmu kebatinan yang kuat.

Ada 5 tipe cerita yang berkembang, tetapi yang sangat populer merupakan cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu.

Dikisahkan kalau Ki Ageng Kutu ialah seseorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi pada abad ke-15.

Dia melakukan pemberontakan sebab murka hendak pemerintahan raja yang korup serta terbawa-bawa kuasa oleh istri raja Majapahit yang berasal dari Tiongkok.

Setelah itu dia juga wafatkan si raja serta mendirikan akademi bela diri. Tetapi, dia juga sadar kalau pasukannya masih sangat kecil apabila melawan pasukan kerajaan.

Maka dari itu, dia juga membuat pertunjukan seni Reog yang jadi sindiran buat raja Kertabhumi serta kerajaannya.

  • Tari Poco-poco

Tidak seperti tarian tradisional yang telah kita sebutkan sebelumnya, Tari Poco-poco malah lahir di era yang telah modern. Apalagi, orang awam juga dapat mengikuti gerakan dari tarian ini dalam waktu yang cenderung pendek.

Pada awal mulanya, tarian ini cuma dikenal di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Polri sebagai gerakan buat senam pagi saja.

Tetapi, sepertinya tarian ini mulai memperoleh hati di warga kala stasiun tv TVRI Jakarta mulai menyiarkan program dengan nama Dansa Yo Dansa.


  • Tari Andun (Bengkulu)

Tarian Andun merupakan salah satu tarian tradisional dari wilayah Bengkulu. Tarian Andun umumnya dilakukan selama perkawinan, pertempuran, ataupun kegiatan tradisional yang lain.

Tarian ini umumnya dilakukan di acara perkawinan, ialah dikala menjamu pengantin perempuan.

Tetapi, pada masa muda tarian ini masih sangat umum sebab pada kegiatan perkawinan pertunjukan musik umumnya lebih di inginkan daripada mempertahankan adat mereka sendiri.

Seperti itu sebabnya tarian tradisional yang satu ini punah di golongan anak muda. Tarian ini diiringi oleh perlengkapan musik tradisional, ialah kolintang serta redap.

Tidak sembarang orang dapat menari tarian ini, terdapat kriteria tertentu yang digunakan.

Misalnya, dalam acara-acara tradisional, kala menari berpasangan, penari yang dipilih wajib lajang serta wanita ataupun belum menikah serta tidak terkait dengan darah ataupun saudara.

Bila terdapat orang yang menyembunyikan status kekerabatannya, hendak terdapat hukum adat yang berbicara.

  • Tari Topeng Betawi (DKI Jakarta)

Tarian Topeng Betawi ialah tari tradisional warga Betawi diJakarta yang memakai topeng untuk ciri khasnya.

Tarian ini ialah campuran antara tarian, musik serta nyanyian. Semacam pertunjukan teater ataupun opera, penari menari dengan suara musik serta nyanyian.

Tarian Topeng Betawi lebih bersifat teatrikal serta komunikatif lewat gerakan. Tari Topeng Betawi pada awal mulanya dilakukan oleh seniman.

Mereka umumnya diundang sebagai penghibur dalam acara-acara semacam perkawinan, sunat, serta yang lain. Bagi keyakinan orang Betawi, tarian ini bisa menjauhkan diri dari musibah.

Tetapi bersamaan dengan pertumbuhan era, keyakinan mulai memudar serta menjadikan tarian ini cuma hiburan di kegiatan tersebut.

Namun walaupun kepercayaannya mulai menghilang, tarian ini diadakan buat memeriahkan acara ataupun kegiatan tradisional.

  • Tari Serimpi( Jawa Tengah)

Srimpi ialah presentasi tarian Jawa klasik dari tradisi istana Kesultanan Mataram serta terus dipertahankan serta dibesarkan sampai saat ini oleh 4 istana pewaris di Jawa Tengah (Surakarta) serta Yogyakarta.

Penyajian tarian panggung ditandai oleh 4 penari yang melakukan gerakan anggun yang menggambarkan kerendahan hati, kehalusan, serta kelembutan yang ditunjukkan dari gerakan lelet serta anggun diiringi oleh musik gamelan.

Srimpi dianggap mempunyai posisi sosial yang mirip dengan tarian Pakarena dari Makassar, yang bisa dilihat dari kelembutan gerakan penari serta bagaikan tarian istana.

Baca Juga :

Demikianlah penjelasan rumusguru.com mengenai Tarian Adat, semoga bisa bermanfaat.

Tarian Adat Daerah Indonesia Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca