Teori Masuknya Agama Hindu Budha Di Indonesia

4 min read

Rumusguru.com – Teori Masuknya Agama Hindu Budha Di Indonesia merupakan beberapa pendapat yang mengemukakan sejarah penyebaran kedua Kepercayaan tersebut. Setidaknya ada lima macam hipotesis mengenai hal ini menurut ahlinya masing masing.

Bagaimanakah Teori Masuknya Agama Hindu Budha Di Indonesia? Anda dapat menyimak penjelasannya secara lengkap berikut ini.

Review

Anda tentunya sudah sangat mengenal terhadap Candi Borobudur, Candi Prambanan dan artefak lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi daya tarik wisata utama. Ini menjadi bukti bahwa pengaruh agama Hindu dan Budha di Indonesia sangat besar dan merupakan salah satu keberagaman bangsa.

Pengaruh Hindu dan Budha di Indonesia sendiri sudah ada selama lebih dari 10 tahun. Setidaknya ada sejumlah teori tentang maraknya agama Hindu di Indonesia. Kedua Agama ini dibawa oleh Pedagang India.

Itu Artinya Hindu dan Budha dibawa ke Indonesia pada abad ke 2 dan ke 4 M ketika pedagang India datang ke Sumatera, Jawa dan Sulawesi dengan membawa agama mereka tersebut.

Berikut ini beberapa hipotesis yang menjelaskan bagaimana Kepercayaan Hindu Budha dapat menyebar di Kepulauan Indonesia pada masanya.

5 Macam Teori Masuknya Agama Hindu Budha Ke indonesia

1. Teori Brahmana Oleh JC. Van Leur

Teori Brahmana adalah pernyataan bahwa Hindu Budha menyebar di Indonesia dibawa oleh pemuka agama atau Brahmana yang diundang oleh raja-raja untuk penobatan mereka menjadi raja-raja di Nusantara. Dengan kata lain, agama Hindu diperkenalkan melalui para brahmana yang secara khusus mengembangkan agama.

Teori tersebut didasarkan pada tulisan-tulisan atau prasasti kerajaan Hindu dan Budha di Indonesia pada masa lalu. Banyak prasasti Indonesia menggunakan huruf Pallawa dalam bahasa Sanskerta. Di India saja, hanya brahmana yang menguasai dan bisa melakukannya.

Teori Brahmana juga diperkuat oleh agama Hindu yang menempatkan brahmana sebagai satu-satunya kekuatan dalam agama Hindu. Oleh karena itu, hanya brahmana yang memahami kebenaran dan ajaran Hindu, maka berhak menyebarkan ajaran Hindu.

Menurut teori ini, kepala suku telah memanggil para brahmana ke Nusantara untuk menyebarkan ajaran dan kepercayaan mereka kepada orang Indonesia yang memegang kepercayaan tradisional, seperti sihir dan supranatural (Animisme dan Dinamisme).

2. Teori Waisya Oleh N.J Krom

Teori Waisya adalah penjelasan bahwa agama Hindu Budha masuk ke Indonesia adalah hasil dari para pedagang yang berniaga di Nusantara untuk menyebarkan agamanya. Artinya Agama Buddha dan Hindu dibawa oleh pedagang yang berinteraksi dengan orang Indonesia pada saat itu.

Menurut teori ini, para pedagang India meneruskan ajaran Hindu dan Budha serta budayanya kepada masyarakat setempat. Hal itu terjadi ketika mereka menetap di pulau-pulau untuk berniaga, karena pada saat itu pelayan masih bergantung pada musim angin, sehingga untuk sementara waktu mereka tinggal di pulau-pulau di Indonesia hingga angin laut membawa mereka kembali ke India.

3. Teori Ksatria Oleh C.C Berg, Mookerji, Dan J.C Moens

Teori Ksatriya adalah penjelasan bahwa agama Hindu dan Budha masuk dibawa oleh para Raja yang kalah dalam berperang lalau melarikan diri ke kepulauan Nusantara pada saat itu. Dengan kata lain Raja yang melarikan diri membawa dan menyebarkan Agama mereka di Indonesia.

Teori Ksatria ini mengklaim bahwa para Raja atau Pejuang dari India membawa dan menyebarkan pengaruh Hindu dan Budha di Indonesia. Sejarah penyebaran agama Hindu-Budha di pulau-pulau tersebut tidak lepas dari sejarah kebudayaan India pada saat yang bersamaan.

Sebagaimana kita ketahui, pada awal abad kedua Masehi kerajaan India menghadapi krisis perebutan kekuasaan. Penguasa militer di kerajaan yang kalah perang pada saat itu diperkirakan telah melarikan diri ke Indonesia dan kemudian mendirikan wilayah dan kerajaan baru yang bergaya Hindu-Budha.

Wilayah Indonesia dipilih karena pada saat itu mengikuti jalur perdagangan antara India dan Indonesia. Seiring perkembangannya mereka menyebarkan ajaran dan budaya kedua agama tersebut ke seluruh Indonesia.

4. Teori Sudra Oleh Van Faber

Teori Sudra adalah pernyataan bahwa masuknya agama Hinduda Budha diprakarsai oleh kaum Sudra yang bermigrasi ke pulau-pulau Nusantara. Itu artinya Umat Buddha serta Hindu dibawa oleh orang yang diasingkan dari kerajaan mereka dan pergi kewilayah Nusantara saat itu.

5. Teori Arus Balik Arus Balik Oleh F.D.K Bosch

Teori Arus Balik adalah yang menjelaskan bahwa masuknya agama Hindu disebabkan oleh orang Indonesia yang belajar di India setelah kembali merekapun menyebarkannya di Indonesia. Atau dengan istilah lainnya ini adalah teori mengenai pendidikan Buddha dan Hindu.

Teori ini yang mengatakan bahwa penyebaran agama Hindu dan Budha di Indonesia disebabkan oleh orang Indonesia. Asal muasal pengaruh Hindu dan Budha adalah gagasan dari orang India atau pendeta, tetapi yang menyebar adalah orang Indonesia yang diutus oleh raja ke pulau-pulau untuk mempelajari agama dan budaya para pendeta India di tanah mereka.

Begitu para utusan ini telah mengetahui keyakinan agamanya, mereka kembali ke Indonesia dan menyatakannya kepada kaisar. Kemudian raja meminta utusan untuk menyebarkan dan mengajarkan apa yang telah mereka pelajari kepada warga atau keluarga kerajaan. Hal ini mempengaruhi perkembangan Hindu dan Budha, serta pembentukan kerajaan dengan tradisi Hindu dan Budha di pulau-pulau tersebut.

Tahun Masuknya Agama Hindu Budha

Hindu dan Budha diketahui masuk Indonesia sekitar pada abad ke 5 Masehi. Kerajaan Buddha pertama di pulau itu adalah kerajaan Sriwijaya yang didirikan pada abad ke 7 hingga 1377-an.

Indonesia mulai berkembang di masa Kerajaan Budha dan Hindu sebagai hasil dari hubungan perdagangan dengan negara tetangga seperti India, Cina dan Timur Tengah. Mereka berspekulasi bahwa agama Hindu menginvasi Indonesia pada tahun-tahun awal dan diperkenalkan oleh peziarah dari India, antara lain yakni Maha Resi Agastya, yang dikenal di Jawa dengan sebutan Batara Guru atau Dwipayana, serta peziarah dari Tiongkok, penganut Buddha Pahyien Buddha.

Di Jawa Barat pada abad keempat ada dinasti Budha, kerajaan Tarumanagara. Kemudian abad ke 16 dilanjutkan dengan Kerajaan Sunda. Saat itu juga muncul dua kerajaan besar, yaitu Sriwijaya dan Majapahit. Abad ke 7 – 14, kerajaan Buddha yaitu Sriwijaya diketahui berkembang dengan pesat di wilayah kepulauan Sumatera.

Penjelajah Cina I-tsing mengunjungi ibu kota Palembang sekitar tahun 670. Setelah banyak kemajuan, Sriwijaya menguasai wilayah-wilayah hingga Jawa Tengah dan Kamboja. Pada abad ke-14 juga terjadi kebangkitan kerajaan Hindu di Jawa Timur (Majapahit).

Patih Majapahit antara tahun 1331 dan 1364, Gajah Mada berhasil menguasai wilayah yang saat ini merupakan sebagian besar wilayah Indonesia dan hampir seluruh wilayah Semenanjung Malaya. Asal mula era Gajah Mada antara lain terbentuknya sistem hukum dan pembentukan budaya Jawa, seperti yang kita saksikan dalam kisah Ramayana.

Munculnya ajaran Agama Islam sekitar abad ke-13 M membawa kerajaan ke dalam Islam, seperti Samudera Pasai di Sumatera dan Demak di Jawa. Dengan munculnya kerajaan-kerajaan tersebut, kesuksesan Sriwijaya dan Majapahita berangsur-angsur selesai, dan berakhirlah masa ini.

Perkembangan Agama Hindu Budha Di Indonesia

Masuknya agama Hindu dan Buddha ke pulau-pulau Nusantara pada saat itu mengalami perkembangan yang pesat. Penduduk pulau, yang pertama kali mengadopsi anisme pada abad ke-3, belajar dan beralih ke Hindu.

Penyebaran agama Hindu dan Budha tidak terlepas dari berdirinya biara-biara Hindu Budha di berbagai bagian pulau. Keberadaan kerajaan-kerajaan ini mempengaruhi kehidupan orang-orang di berbagai tempat.

Dalam History of Politics and Power (2019) yang ditulis oleh Tappil Rambe and Friends, hubungan internasional Indonesia dimulai pada abad pertama Masehi. Mereka memiliki koneksi, perdagangan, dan pernikahan dengan orang India. Pernikahan itu memaksa orang India untuk menetap di pulau-pulau itu dan mulai berubah.

Berbagai Macam Kerajaan Hindu Dan Buddha

1. Kerajaan Hindu Dan Budha di Kalimantan

Kerajaan Kutai, kerajaan tertua Hindu di Indonesia. Terletak di Kalimanan Timur, di hulu sungai Mahakam.
Kerajaan Bakulapura
Kerajaan Brunei Buddha
Kerajaan Sribangun (Buddha)
Kerajaan Wijayapura
Kerajaan Negara Daha
Kerajaan Kuripan
Kerajaan Negara Dipa

 

2. Kerajaan Hindu Dan Budha di Jawa

Kerajaan Mataram Hindu
Kerajaan Kahuripan
Kerajaan Janggala
Kerajaan Salakanagara (150-362)
Kerajaan Tarumanegara (358-669)
Kerajaan Sunda Galuh (669-1482)
Kerajaan Kadiri (1042 – 1222)
Kerajaan Singasari (1222-1292)
Kerajaan Majapahit (1292-1527)
Kerajaan Kalingga
Kerajaan Kanjuruhan

 

3. Kerajaan Hindu Dan Budha Di Sumatra

Kerajaan Sriwijaya (600-1300)
Kerajaan Malayu Dharmasraya (1183-1347)

 

Akhir Kata

Demikianlah penjelasan tentang Teori Masuknya Agama Hindu Budha Di Indonesia yang telah secara lengkap kami informasikan kepada Anda semua yang sedang mencari rujukan mengenai hal terkait dengan ini.

Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel kami yang menarik lainnya dengan berbagai pembahasan pendidikan dan info tokoh terkenal. Tentunya telah kami sajikan dengan cara dan pembacaan yang menarik dalam web https://rumusguru.com/. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Teori Masuknya Agama Hindu Budha Di Indonesia Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca

Iklim Junghuhn

Ami Alhasani
3 min read

Klasifikasi Awan

Ami Alhasani
2 min read