Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Terbentuknya Kepulauan Indonesia

2 min read

Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Indonesia sudah ada sejak lama, tetapi kapan kepulauan itu terbentuk? Apakah kalian tahu bahwa pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan dipersatukan, lalu Papua dan Australia juga dipersatukan. Nah, untuk lebih jelasnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Makalah Terbentuknya Kepulauan Indonesia Lengkap Proses Terbentuknya Pulau Pulau Utama yang ada di Indonesia di bawah ini.

Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Indonesia sudah ada sejak lama, tetapi kapan kepulauan itu terbentuk? Apakah kalian tahu bahwa pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan dipersatukan, lalu Papua dan Australia juga dipersatukan. Kondisi alam di Indonesia saat ini sangat berbeda dengan kondisi ribuan tahun terakhir. Perpaduan antara tenaga endogen dan eksogen membentuk kepulauan Indonesia dari masa ke masa.

Kondisi alam yang stabil yang terjadi di Indonesia, kecuali Indonesia bagian timur, terjadi ketika memasuki masa Pleistosen selama Zaman Es atau selama zaman es yang diketahui. Zaman Es (glasial) adalah waktu ketika es kutub sering mengembang, memberikan permukaan terluas di bumi.

Glasial terjadi karena suhu bumi, yang tidak diatur. Penurunan suhu yang tiba-tiba menyebabkan perluasan permukaan es, sehingga bagian barat Indonesia bergabung dengan Asia dan bagian timur Indonesia dengan Australia.

Namun, ketika suhu naik, es mencair, menyebabkan tanah koneksi tenggelam dan paparan Sahul dan Sunda muncul. Perubahan geografis ini dapat mempengaruhi perkembangan flora dan fauna di Indonesia.

Mengangkat, aktivitas vulkanik, dan menenggelamkan permukaan laut selama Zaman Es menyebabkan perubahan bentuk kepulauan Indonesia.

Kepulauan Indonesia terletak di daerah tropis, menyebabkan Indonesia mengalami dua musim, musim hujan dan musim kemarau.

Musim hujan pertama di era Pleistocene diikuti dengan pembentukan hutan di Semenanjung Melayu, di Kalimantan, di Filipina dan di Sulawesi Utara.

Berdasarkan geologi (studi tentang bumi) sejarah awal asal usul bumi dibagi menjadi empat periode, yaitu sebagai berikut.

  1. Masa Arkikum (sekitar 2.500 juta tahun yang lalu)
    Selama Archaicum, suhu bumi masih panas bahkan tidak ada tanda-tanda kehidupan.
  2. Paleozoikum (sekitar 340 juta tahun yang lalu)
    Pada saat ini, kondisi iklim masih tidak stabil, curah hujan masih tinggi, ganggang dan lumut terjadi, yang ditemukan pada organisme bersel tunggal, hewan kecil tanpa tulang belakang, amfibi dan reptil.
  3. Mesozoikum (sekitar 140 juta tahun yang lalu)
    Pada saat itu, iklim mulai stabil dan muncul reptil dengan bentuk yang besar, seperti dinosaurus.
  4. Neozoic (Kenozoikum)
    a. Tersier (sekitar 60 juta tahun yang lalu)
    Ditandai dengan munculnya monyet/kera, yang merupakan tipe primata.
    b. Diluvium kuarter (Pleistocene) (sekitar 600.000 tahun yang lalu)
    Ditandai dengan munculnya hewan-hewan yang memiliki bulu yang tebal, seperti gajah purba mammoth.
    c. Alluvium (sekitar 20.000 tahun yang lalu)
    Munculnya Homo Sapiens di Bumi.

Baca Juga : Faktor Perkembangan Kota di Indonesia

Proses Pembentukan Pulau Utama di Indonesia

  • Pulau-pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok hingga Kepulauan Nusa Tenggara

Pulau-pulau seperti di atas dapat terbentuk di bawah permukaan bumi karena aktivitas vulkanik. Hasil yang bisa dirasakan di permukaan bumi adalah adanya lava (larutan cairan fluorescent yang mengalir dari bumi). Seiring waktu, lava membeku menjadi busur pulau. Proses ini juga dikenal sebagai Island Arc.

  • Pulau Sulawesi

Pulau Sulawesi terbentuk sebagai hasil dari pertemuan lempeng Filipina, Indo-Australia, Eurasia dan lainnya di wilayah tersebut.

  • Pulau Papua dan Kalimantan

Keduanya terbentuk dari super-benua dalam pembentukan awal permukaan bumi. Teori lempeng tektonik ini menyatakan bahwa seluruh daratan di muka bumi ini dulunya adalah negara yang sangat besar bernama Pangaea.

Kemudian induk dari benua ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Godwana (di utara) dan Laurasia (di selatan). Seiring berjalannya waktu, kedua lempeng besar itu hancur/ terpecah dan kemudian menjadi benua benua seperti yang ada pada saat ini

  • Pulau – Pulau kecil

Proses pembentukan pulau-pulau kecil ini lebih sederhana daripada yang lain, yakni erasal dari endapan pecahan kerang, koral dan hewan laut lainnya. Seiring berjalanya waktu kian semakin besar dan akhirnya terbentuklah sebuah pulau baru.

Baca Juga : Perbedaan Rotasi dan Revolusi Bumi

Apa itu kepulauan?

Kepulauan adalah rantai atau gugus kumpulan dari pulau-pulau, kepulauan terbentuk tektonik. Kata kepulauan berasal dari Yunani ἄρχι yang artinya ialah (“kepala”) dan πέλαγος – yang artinya (“laut”) yang berasal dari rekonstruksi linguistik bahasa Yunani pada abad pertengahan ἀρχιπέλαγος tepatnya, nama untuk Laut Aegea dan, kemudian, dalam penggunaannya bergeser dan merujuk pada Kepulauan Aegean atau merujuk terhadap jumlah kumpulan yang besar pulau-pulau.

Bagaimana proses terbentuknya pulau utam di indonesia?

Pulau-pulau seperti di atas dapat terbentuk di bawah permukaan bumi karena aktivitas vulkanik. Hasil yang bisa dirasakan di permukaan bumi adalah adanya lava (larutan cairan fluorescent yang mengalir dari bumi). Seiring waktu, lava membeku menjadi busur pulau. Proses ini juga dikenal sebagai Island Arc.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Makalah Terbentuknya Kepulauan Indonesia. Baca juga Tahapan Perkembangan Wilayah. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Terbentuknya Kepulauan Indonesia Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca