Terumbu Karang – Pengertian, Jenis dan Cara Melestarikan

3 min read

Terumbu Karang

RumusGuru.com – Terumbu Karang memiliki banyak sekali manfaat tidak hanya untuk manusia saja, namun juga untuk lingkungan dan makhluk hidup di bumi kita ini.

Nah, di sini kita akan membahas lebih lengkap mengenai terumbu karang, jadi mari kita simak ya!

 

Pengertian Terumbu Karang

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem laut dangkal yang ada pada perairan tropis dan memiliki struktur paling kompleks dan juga produktif. Bisa dibilang terumbu karang ini sangatlah rentan pada perubahan kecil yang ada di lingkungannya.

Perubahan lingkungan biasanya terjadi akibat aktivitas yang dilakukan di area pesisir pantai.

Terumbu karang sendiri adalah habitat alami untuk banyak sekali spesies laut, sehingga terumbu karang acapkali dianggap mempunyai nilai ekonomis yang tinggi bagi sejumlah spesies penting.

Pada saat ini terumbu karang dijadikan sebagai salah satu sumber penting untuk dijadikan sebagai bahan bioaktif yang sangat dibutuhkan dalam berbagai macam bidang. Salah satunya bidang farmasi.

 

Ciri-ciri Terumbu Karang

Terumbu karang memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini :

1.) Terumbu karang biasanya hidup di dalam perairan dengan temperatur lebih dari 20 derajat celcius.

2.) Terumbu karang akan hidup di perairan dengan kadar garam yang tinggi.

3.) Terumbu karang hidup di wilayah dengan intensitas cahaya tinggi.

4.) Terumbu karang bisa hidup di iklim dan cuaca yang stabil dan arus yang terus bergerak.

5.) Terumbu karang terbentuk karena adanya ribuan hewan polip.

6.) Terumbu karang menghasilkan CACO3.

7.) Di dalam terumbu karang terdapat banyak organisme laut.

 

 

Jenis-jenis Terumbu Karang

Terumbu karang memiliki banyak sekali jenis dan berikut ini adalah jenis jenis terumbu karang beserta dengan penjelasannya :

 

Terumbu Karang Jika Berdasarkan pada Letaknya

Jika berdasarkan letaknya, maka terumbu karang dibagi ke dalam jenis berikut ini :

1.) Fringing Reefs atau Terumbu Karang Tepi

Terumbu karang jenis ini sebagian besar berkembang di pesisir pantai yang ada di pulau pulau besar. Mereka dapat tumbuh di kedalaman 40 meter dengan tumbuh menuju ke atas atau menuju ke laut lepas.

 

2.) Barrier Reefs atau Terumbu Karang Penghalang

Terumbu karang penghalang biasa bisa ditemukan cukup jauh dari pulau, yakni pada 0.52 km menuju ke lautan lepas. Dan biasanya akan dibatasi dengan perairan yang memiliki kedalaman kurang lebih hingga 75 meter.

Tak jarang juga sekelompok terumbu karang ini akan membentuk kolam air atau bisa disebut juga dengan lagoon yang bisa mencapai lebar hingga puluhan kilometer.

 

3.) Atolls atau Terumbu Karang Cincin

Terumbu karang ini memiliki bentuk cincin dan biasanya bentuknya mengelilingi batas pulau pulau vulkanik yang tenggelam dan tidak memiliki perbatasan dengan daratan. Terumbu karang cincin bisa berada pada kedalaman hingga 45 meter.

 

4.) Patch Reefs atau Terumbu Karang Datar

Terumbu karang datar biasa disebut juga dengan flat island dan terumbu karang ini tumbuh dari bawah hingga ke permukaan air. Dalam jangka waktu yang panjang, terumbu karang ini bisa membentuk sebuah pulau datar.

Biasanya terumbu karang ini tumbuh secara vertikal dengan kedalaman yang cukup dangkal.

 

 

Terumbu Karang jika Berdasarkan Zonasi

Jika berdasarkan zonasi maka berikut ini adalah jenis jenis terumbu karang :

1.) Windward Reef atau Terumbu Karang Menghadap Angin

Karang ini memiliki sisi yang selalu menghadap ke arah datangnya angin dengan lereng terumbu yang menghadap pada laut lepas. Dan di lereng inilah terdapat kehidupan karang yang kaya hingga di kedalaman 50 meter.

Sebagian besar terumbu karang ini didominasi oleh karang lunak.

 

2.) Leeward Reef Terumbu Karang Membelakangi Angin

Terumbu karang ini bagian sisinya akan terus membelakangi arah angin dengan zona yang mempunyai hamparan terumbu karang yang sangat sempit. Namun memiliki bentangan goba atau lagoon yang lebih lebar.

 

 

Terumbu Karang Jika Berdasarkan Kemampuan Memproduksi Kapur

Jika berdasarkan pada kemampuannya untuk memproduksi kapur maka berikut ini adalah jenis jenisnya :

1.) Terumbu Karang Hermatipik

Terumbu karang ini mampu membentuk bangunan karang yang dapat menghasilkan mau pun menyebarkan karang dan bisa ditemukan pada daerah tropis. Sifatna yang unik karena memiliki sifat perpaduan hewan dan tumbuhan sehingga memiliki arah bertumbuhan yang fototeopik positif.

 

2.) Karang Ahermatipik

Karang ini tidak mampu menghasilkan terumbu karang namun karang ini bisa kalian temukan di seluruh dunia. Karang ini memiliki hubungan simbiosis mutualisme dengan karang hermatipik.

 

 

Manfaat Terumbu Karang

Terumbu karang sendiri dikenal memiliki banyak sekali manfaat yang tidak hanya bagi manusia namun bagi lingkungan hingga makhluk lainnya yang ada di muka bumi ini.

1.) Sebagai sumber makanan makhluk lain.

2.) Berguna sebagai pelindung makhluk lain, bahkan terumbu karang mampu melindungi daratan dari adanya gelombang besar dan tsunami.

3.) Dijadikan sebagai habitat asli dari biota laut.

4.) Bentuknya yang indah dan unik acapkali digunakan sebagai objek wisata.

5.) Digunakan sebagai sumber obat-obatan.

6.) Digunakan sebagai bahan baku untuk membuat perhiasan.

 

 

Faktor Perusak Terumbu Karang

Terumbu karang memang memiliki kondisi yang sangat rentan dan mudah rusak. Apalagi kerusakan yang terjadi pada terumbu karang seringkali dikarenakan oleh tangan tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kerusakan terumbu karang :

1.) Uji coba peledakan nuklir.

2.) Endapan kapur yang terjadi sebab adanya erosi.

3.) Pencemaran air tawar yang berasal dari limbah industri.

4.) Menangkap ikan dengan menggunakan racun dan peledak.

5.) Limbah sampah yang dibuang ke laut.

6.) Penambangan dan pengambilan karang laut dalam jumlah yang banyak.

7.) Bencana alam seperti Tsunami, gempa dan gelombang besar.

 

 

Cara Melestarikan Terumbu Karang

Sudah tidak terbantahkan jika terumbu karang memiliki banyak manfaat tidak hanya pada manusia namun juga pada makhluk hidup lainnya. Dan apa saja ya, upaya yang bisa kita lakukan untuk melestarikan terumbu karang?

Simak di bawah ini beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk melestarikan terumbu karang :

1.) Membangun kawasan konservasi laut.

2.) Mengelola wilayah perairan laut agar tidak dieksploitasi secara berlebihan.

3.) Menegakkan peraturan untuk menjaga lingkungan laut seperti melarang membuang limbah sampah dan limbah produksi pabrik ke laut.

4.) Menanamkan pendidikan tentang pentingnya ekosistem laut dan terumbu karang pada generasi muda.

 

 

Nah, jika terumbu karang rusak maka kita tidak hanya akan kehilangan banyak manfaatnya namun ekosistem laut pun akan menjadi tidak seimbang. Jadi harus kita jaga ya!

 

Baca Artikel Pembelajaran Lainnya :

  1. Fauna Oriental
  2. Tipe Tipe Hujan
  3. Pengertian Benua dan Samudra
Terumbu Karang – Pengertian, Jenis dan Cara Melestarikan Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca