Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu

Karakteristik Wilayah Perairan Indonesia

3 min read

Wilayah Perairan Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan besar yang dihubungkan oleh laut yang sempit. Perairan Indonesia memiliki potensi pengembangan yang besar. Nah, untuk lebih lengkapnya lagi simaklah penjelasan kami mengenai Materi Makalah Karakteristik Wilayah Perairan Indonesia Lengkap di bawah ini.

Wilayah Perairan Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan besar yang dihubungkan oleh laut yang sempit. Perairan Indonesia memiliki potensi pengembangan yang besar.

Perairan teritorial adalah bagian dari permukaan bumi, yang digenangi air. Wilayah Indonesia memiliki perairan luas yang melebihi luas daratan dan membentuk 2/3 dari total wilayah Indonesia, yaitu 3.257.483 km². Ini adalah modal Indonesia sebagai poros global/ poros maritim dunia.

1. Danau

Danau adalah permukaan bumi dalam bentuk cekungan besar di darat dan dikelilingi oleh air, yang dibanjiri daratan. Berdasarkan proses pengembangan, danau di Indonesia dikelompokkan sebagai berikut:

  • Danau tektonik adalah danau yang dibentuk oleh aktivitas tektonik seperti patahan/ sesar. Misalnya Danau Singkarak, Danau Poso, Danau Tempe, Danau Towuti, dan Danau Takengon.
  • Danau vulkanik adalah danau yang terbentuk oleh aktivitas gunung berapi. Misalnya, Danau Kalimutu, Danau Batur, Danau Warna dan Danau Kerinci.
  • Danau Tektovulkanik, misalnya Danau Toba
  • Danau Karst, misalnya Lokd Bengdogede di daerah Gunung Kidul.

Danau terbesar di Indonesia adalah Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara. Danau terletak 905 meter di atas permukaan laut. Danau Toba adalah danau terdalam ke-9 di dunia.

Danau ini adalah danau vulkanik terbesar di dunia. Danau terdalam di dunia adalah Danau Matano di Sulawesi. Danau ini dibentuk oleh patahan tektonik di Pliosen. Danau Matano adalah danau terdalam di Asia Tenggara dan kedelapan, menurut WWF.

2. Sungai

Sungai adalah bagian dari permukaan bumi yang rendah dan aliran air yang mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah dan mengalir ke laut.

Sungai di awal ukuran kecil berasal dari daerah pegunungan. Sementara ini mengalir ke titik yang lebih dalam, akhirnya mengalir ke danau / laut. Semakin dekat ke laut, semakin luas.

Sungai ini digunakan oleh pemerintah kota sebagai tempat budidaya ikan dan irigasi sawah. Selain itu, ini berfungsi sebagai alat transportasi yang menghubungkan daerah, sumber daya, memancing, olahraga dan rekreasi, mengangkut kayu dari penebangan dan pasar terapung.

Baca Juga : Perbedaan Rotasi dan Revolusi Bumi

3. Laut

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), laut merupakan kumpulan air asin (dalam jumlah besar) yang membanjiri dan membagi daratan melintasi benua atau pulau.

Wilayah Indonesia yang sekitar dua pertiganya adalah samudra, tetapi negaranya tidak dilestarikan, sehingga mudah untuk mengidentifikasi bahaya perselisihan tentang batas-batas wilayah.

Untuk landas kontinen, negara kita berhak atas semua sumber daya alam yang terkandung di laut hingga kedalaman 200 meter.

Perbatasan laut teritorial hingga 12 mil dari garis dasar lurus dan batas laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) hingga 200 mil dari dasar laut. Kedalaman laut di Indonesia bervariasi, ada yang dalam dan dangkal. Biasanya mencapai 1.000 kaki atau lebih.

Air laut memiliki rasa yang asin karena mengandung garam. Di laut, ada banyak makhluk, termasuk tanaman laut, kerang dan berbagai jenis ikan yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan.

Lautan Indonesia dikelompokkan menjadi 18 ekoregion. Menurut UU No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan, ekoregion adalah wilayah geografis dengan karakteristik yang sama untuk iklim, tanah, air, flora dan fauna asli, serta pola interaksi manusia dengan alam yang menunjukkan integritas sistem alam dan lingkungan ,

Delapan belas ekoregion adalah Samudra Hindia di sebelah barat Sumatra, Samudra Hindia di selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Selat Makassar, perairan Bali dan Nusa Tenggara, Selat Malaka, Laut Natuna, Selat Karimata, Tomini Teluk, Laut Halmahera dan Laut Banda di sebelah timur Sulawesi, Danau Seram dan Teluk Bintuni, Laut Banda, Laut Banda di selatan Sulawesi, Pasifik Utara Papua, Teluk Cendrawasih dan Danau Arafuru.

4. Teluk

Teluk adalah badan air yang mencapai daratan dan dibatasi pada tiga sisi oleh tanah. Karena lokasinya yang strategis, teluk ini sering digunakan sebagai pelabuhan.

Teluk adalah kebalikan dari tanjung dan biasanya keduanya berada di pantai yang sama. Karena Indonesia memiliki puluhan ribu pulau, Indonesia memiliki banyak teluk.

5. Selat

Selat adalah laut yang sempit dan membawa arus utama dan memisahkan mereka di antara pulau-pulau.

Selat itu akan digunakan untuk transportasi laut dan bahkan akan menjadi titik akses atau masuk strategis ke laut terbuka untuk negara-negara kunci untuk mendistribusikan hasil sumber daya di seluruh dunia.

Untuk negara Indonesia, yang dikenal negara maritim, selat ini digunakan sebagai rute transportasi antar pulau. Sarana transportasi yang paling umum digunakan adalah feri, yang merupakan kapal penumpang.

6. Samudera

Samudera ialah laut yang memiliki ukuran yang sangat luas. Samudera secara langsung berhubungan dengan kedua kutub bumi, yaitu kutub utara (Arktik) dan kutub selatan (Antartika). Menurut National Geographic, samudera adalah tubuh perairan asin yang menutupi sebagian besar planet bumi. Samudera menutupi hampir 3/4 bagian bumi. Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Baca Juga : Tahapan Perkembangan Wilayah

Apa itu samudera?

Samudera ialah laut yang memiliki ukuran yang sangat luas. Samudera secara langsung berhubungan dengan kedua kutub bumi, yaitu kutub utara (Arktik) dan kutub selatan (Antartika). Menurut National Geographic, samudera adalah tubuh perairan asin yang menutupi sebagian besar planet bumi. Samudera menutupi hampir 3/4 bagian bumi. Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia

Apa itu teluk?

Teluk adalah badan air yang mencapai daratan dan dibatasi pada tiga sisi oleh tanah. Karena lokasinya yang strategis, teluk ini sering digunakan sebagai pelabuhan.
Teluk adalah kebalikan dari tanjung dan biasanya keduanya berada di pantai yang sama. Karena Indonesia memiliki puluhan ribu pulau, Indonesia memiliki banyak teluk.

Apa itu selat?

Selat adalah laut yang sempit dan membawa arus utama dan memisahkan mereka di antara pulau-pulau.
Selat itu akan digunakan untuk transportasi laut dan bahkan akan menjadi titik akses atau masuk strategis ke laut terbuka untuk negara-negara kunci untuk mendistribusikan hasil sumber daya di seluruh dunia.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Karakteristik Wilayah Perairan Indonesia. Baca juga Terbentuknya Kepulauan Indonesia. Semoga bermanfaat.

Ami Alhasani Jika menginginkan dunia raihlah dengan ilmu, Jika menginginkan akhirat raihlah dengan ilmu, jika ingin keduanya raihlah dengan ilmu
Karakteristik Wilayah Perairan Indonesia Rating: 5 Diposkan Oleh: Pembaca